Perdana di Sulut, RSUP Kandou Manado Berhasil Lakukan tindakan First Pulsed Field Ablation (PFA) Cases Bagi 4 Pasien

oleh -455 Dilihat
image_pdfimage_print

Manado,GN -Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado adalah satu – satunya rumahsakit perdana di Sulawesi Utara, sukses melakukan tindakan First Pulsed Field Ablation (PFA) Cases, berkolaborasi dengan Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS), Jumat (30/04/2026).

Tindakan medis ini dilakukan kepada empat pasien dengan rentang usia yang cukup lebar, mulai dari remaja berusia 13 tahun hingga dewasa berusia 50 tahun, di Gedung CVBC RSUP Kandou Manado

Untuk tiga pasien dilakukan tindakan Kamis 30 April 2026, sementara satu pasien lainnya dijadwalkan tindakan medis Jumat 01 Mei 2026.

Metode PFA merupakan teknologi terbaru dalam dunia medis untuk menangani aritmia atau gangguan irama jantung.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou  Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MKes, saat konferensi pers dengan sejumlah media mengatakan, terobosan ini menandai babak baru penanganan jantung yang lebih efisien dan modern di Sulawesi Utara.

Baca juga:  Peringati HUT RI Ke- 79, RSUP Kandou Manado Gelar Sejumlah Kegiatan Lomba

“Minggu ini kami melakukan tindakan ablasi dengan metode tercanggih. Alatnya sudah diadakan, namanya Pulsed Field Ablation. Ini adalah kali pertama metode tersebut diterapkan di Sulawesi Utara,” ujar Prof Starry.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia dari InaHRS, dr. Erika Maharani, Sp.JP(K), menjelaskan bahwa masyarakat sering kali menyepelekan gejala jantung berdebar. Padahal, gangguan irama jantung, baik terlalu lambat maupun terlalu cepat, memerlukan penanganan serius.

Untuk itu, Dia menjelaskan, selama ini jumlah spesialis aritmia di Indonesia memang masih sangat terbatas.Di seluruh Pulau Sulawesi saja, tercatat hanya ada sekitar lima spesialis.

“Sulut harus berbangga karena memiliki satu spesialis di antaranya, dr. Benny Setiadi, Sp.JP(K), bahkan, dalam waktu dekat bisa bertambah satu lagi spesialis,” jelasnya.

Dengan kehadiran teknologi PFA di RSUP Kandou tentu diharapkan membawa harapan baru bagi warga Sulawesi Utara dan sekitarnya.Metode terbaru ini jauh lebih efisien dan cepat. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi dan tingkat keamanannya bagi pasien sangat terjaga.

Baca juga:  Wakili Dirut RSUP Kandou Manado, Manager Diklat Buka Kegiatan Orientasi Mahasiswa D3 Keperawatan Poltekes Manado

Untuk diketahui, dalam tindakan perdana ini, dr. Benny Setiadi, Sp.JP(K), menjadi satu-satunya spesialis aritmia di Sulawesi Utara yang melakukan tindakan Pulsed Field Ablation.Dengan dukungan penuh dari para ahli di InaHRS bersama timnya, tindakan kali ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat layanan aritmia di Sulawesi Utara.

“Saya berterima kasih karena mendapat dukungan dari RSUP Kandou, khususnya Dirut Starry, dan juga dari perhimpunan InaHRS,” ucap dr Benny. (sisco)
Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.