Rapat Banggar DPRD Bersama TAPD Provinsi Sulut, Louis Schramm Soroti Kinerja DLHD Sulut

oleh -727 Dilihat
image_pdfimage_print

Sulut,GN-  Anggota Badan Anggaran DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Louis Schramm menyoroti kinerja dari salah satu mitra komisi IV yakni Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Sulut.

Rapat Banggar DPRD Sulut Bersama TAPD Provinsi Sulut (foto : Gemparnews)

Sorotan ini disampaikannya pada saat Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026 yang di pimpin oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen, SpB-KBD, Kamis (13/11/2025) di ruang Paripurna DPRD Sulut.

Ketua Fraksi Gerindra ini, menyampaikan kondisi kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut yang dinilainya belum optimal dalam menangani berbagai persoalan pencemaran lingkungan di Kota Manado dan sekitarnya.

Baca juga:  Komisi II DPRD Sangihe Sambangi DLHD Sulut, Pangemangen : Kami Menanyakan Terkait Aturan Dan Regulasi Penanganan Sampah

“Saya ingin menyoroti mitra kerja kami, yakni Dinas Lingkungan Hidup. Akhir-akhir ini, terjadi tren peningkatan pelanggaran terkait pencemaran lingkungan, baik pencemaran udara, sungai, maupun kebisingan,” ujar Louis saat rapat di hadiri Sekretaris Provinsi Sulut, Thalis Galang, dan jajarannya.

Louis menyinggung kasus pabrik kecap di Kota Manado yang membuang limbah ke saluran air yang digunakan oleh warga masyarakat. Selain itu, Louis menyoroti berbagai kasus seperti di PT FUTAI Bitung yang diduga telah mencemari lingkungan secara serius.

“Saya ingin bertanya kepada Kepala Dinas, mengapa hal ini bisa terjadi? DLH seolah hanya menjadi pemadam kebakaran. Padahal di instansi tersebut ada penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) yang seharusnya bisa melakukan penyelidikan bila terjadi pencemaran,” tegas Louis.

Baca juga:  Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Utara Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam1445 H

Namun, lanjut Louis memahami kerja dan tugas serta keberadaan PPNS tersebut tidak berjalan optimal karena keterbatasan anggaran. (sisco)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.