SANGIHE,GN – Bertempat di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Sabtu, 31 Mei 2025, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E, M.M di dampingi Kadis PMD, Plt. Kadis Koperasi dan Kabag Hukum, Menghadiri kegiatan Rakor Daerah Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) Desa/Kelurahan.

Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, Wamendes, Ahmad Riza Patria, Wamen Koperasi Ferry Juliantono, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kasan, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ode Ahmad Pidana Bolombo, Direktur Produksi dan Distribusi Alat Kesehata, dede mulyadi, Gubernur Sulut, Sekretaris Daerah Sulut, Bupati Walikota Dan Kepala Desa/Lurah Se Sulut.
Gubernur Sulut dalam sambutannya menyampaikan , ada 1.839 desa/kelurahan yang Telah malaksanakan Musyawarah 1.701 desa.
” Mudahan-mudahan Sulut menjadi propinsi urutan 1 se Indonesia,”Kata Gubernur.
Untuk Kabupaten Kepulauan sangihe Sudah diangka 88, 6% desa/kelurahan yang sudah melaksanakan Musyawarah Kelurahan.
Peluncuran pembentukan koperasi Merah putih (MP) ditandai dengan pemukulan tatengkoren oleh Menteri Desa dan Pembagunan Daerah Tertinggal RI. Serta dalam sambutannya menteri menyampaikan, terima kasih kepada Gubernur Sulut dalam dukungan pembentukan KMP.
” Saya berharap Sulut sudah bisa 100%, dan Sulut menjadi KMP yg terbaik dan sebagai contoh karena merupakan kampung halamannya Pak presiden. Harus ada Simpan pinjam, Koperasi yang cacat administrasi akan di coret, tidak boleh asal jadi. Biaya akta notaris boleh diambil dari BTT atau Dana Desa sejumlah 2.5 jt. Akhir Juni ditargetkan se indonesia sudah selsai badan hukumnya.”Ucap Menteri.(RB)


