SANGIHE,GN- Satu bulan lamanya kebakaran terjadi di Gunung Awu telah menghanguskan sekitar 1100 sekian hektar lahan terbakar.Pada peristiwa kebakaran tersebut Pemerintah daerah, Para Relawan,TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan,Pemerintah Kelurahan,Pemerintah Kampung dan masyarakat dan semua pihak telah bekerja keras untuk memadamkan api, sehingga api dinyatakan padam.

Hal ini ditandai dengan digelarnya apel Penutupan Operasi Karhutlah yang dilaksanakan di lapangan Santiago Tahuna kamis (15/10/2026).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Wandu Ch. Labesi, S.Sos, kepada media menyampaikan bahwa, kebakaran hutan di Gunung awu apinya dinyatakan sudah padam.
” Api di kawasan Gunung awu itu sudah dinyatakan padam, itu semua karena upaya yang dilakukan oleh Para relawan,TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan Kendahe dan Tabukan Utara ,Pemerintah Kampung dan masyarakat,serta sempat turun hujan beberapa kali,” kata Labesi.
Labesi pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat pada upaya pemadaman api di kawasan hutan gunung awu.
” Atas nama Pemerintah Daerah Kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para relawan,TNI/Polri,Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kampung dan semua pihak yang telah berupaya membantu memadamkan api di kawasan hutan gunung awu,” ucap Kaban BPBD Sangihe ini.(RB)




