Sulut,GN- Ketua Komisi II DPRD Sulut Cindy Wurangian menegaskan pihaknya akan memanggil hearing Pertamina dan Biro Perekonomian terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa Solar.Hal ini di sampaikanya saat Badan Anggaran DPRD Sulut bersama TAPD Provinsi melakukan pembahasan terkait APBD Induk tahun 2022.

” Saya melihat saat ini terjadi kelangkaan solar dan terjadi anterian panjang. Untuk itu, pekan depan komisi dua akan memanggil instansi terkait dan sesuai juga dengan disposisi ketua DPRD Sulut, di tujukan kepada kami komisi dua untuk menindak lanjuti laporan warga masyarakat,” tegasnya Kamis (4/10/2021).
Menanggapi itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen mengatakan bahwa biasanya terjadi kelangkaan BBM karena di pengaruhi oleh beberapa faktor misalnya kapal belum sampai di tujuan karena faktor cuaca atau juga belum bisa berlabuh di pelabuhan tujuan. ” Biasa seperti itu, terjadi kelangkaan dikarenakan kapal masih dalam perjalanan atau belum bisa sandar di pelabuhan,” jelasnya.
Sekprov mengapresiasi pertanyaan anggota Banggar Cindy Wurangian tersebut dengan memerintahkan agar hal ini di telusuri mengapa sampai terjadi kelangkaan solar. “Jadi kami memerintahkan agar Biro Perekonomian menindak lanjuti dan menelusuri kelangkaan ini, kalau dalam Hearing juga di tanyakan ini,” terangnya.
Di ketahui rapat Banggar tersebut di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus A Silangen,SpB-KBD di dampingi Wakil Ketua dan anggota Banggar lainnya. (sisco)


