Pemkab Sangihe Gelar Rakor Percepatan Vaksinasi Covid 19

oleh -448 Dilihat
oleh
image_pdfimage_print

SANGIHE,GN- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat koordinasi (Rakor),untuk percepatan vaksinasi covid 19 di Kabupaten Sangihe bertempat di Papanuhung Tampungang Lawo senin (19/9/2021).Peserta rakor adalah para Camat,Lurah,Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan.

Rakor langsung dipimpin oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME yang didampingi Sekda Melanchton Harry Wolff,ST,ME.dan Kadis Kesehatan Yoppy Thungari,dan turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD.

Dalam arahannya Bupati Gaghana terlebih dahulu bersyukur karena diakhir-akhir ini kasus covid 19 di Sangihe mengalami penurunan.

” Siaran Pers dari Propinsi dengan hasil PCR yang di krim ke Propinsi akhir zero kasus,kita berharap ini kita pertahankan,”ucap Bupati.

Meski demikian Gaghana mengatakan covid 19 belum hilang dari Kabupaten Sangihe dan masih ada di sekeliling dan untuk mampu bertahan dengan kondisi tersebut salah satu solusi adalah untuk menjaga imun,menjaga diri supaya vaksin menjadi target pekerjaan dalam jangka pendek,”ujar Gaghana.

Baca juga:  Tamuntuan Terima SK Mendagri RI, Perpanjangan Masa Jabatan Penjabat Bupati Sangihe

Lanjut Gaghana bahwa target untuk pencapaian vaksinasi di Kabupaten Sangihe adalah 70% sementara yang terealisasi untuk vaksin yang pertama yaitu,27,59% dan vaksin yang kedua 12, 47 %dan yang dihitung yaitu vaksin kedua,sehingga masih butuh sekitar 60% 113.631 sasaran

Lebih jauh Bupati mengatakan Untuk mencapai target tersebut diperlukan sinergitas semua pihak.

” Kita berharapa sinergitas kita semua,teman-teman Camat,lurah,Kapitalaung dan seluruh petugas kesehatan di wilayah masing-masing dapat mengambil langkah-langkah terobosan terhadap pelaksanaan vaksin ini,”harap Bupati Jabes.

Lebih jauh ditambahkan Bupati pilihan rakyat ini bahwa,target vaksinasi dikejar sampai bulan desember rampung 70%,dan meskipun kasus di Sangihe menurun tetapi vaksin menjadi target karena masih situasi pandemi,karena Pemerintah belum mencabut pandemi ini menjadi endemi.

Baca juga:  Wujud Kepedulian Babinsa Bantu Pembangunan Rumah Korban Banjir

” Terhadap kasus ini kita harus memberikan sosialisasi yang jelas kepada masyarakat kita bahwa mumpun ini masih status pandemi,vaksin gratis,tetapi kalau sudah dicabut kasus ini dari pandemi menjadi endemi maka vaksin itu sudah dibayar,sehingga Saya berharap agar masyarakat dapat bersedia divaksin untuk menjaga imun dan kekebalan tubuh,”kunci Bupati JEG.(ROBIN)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.