Webinar Pembukaan Konektivitas Laut Sangihe-Filipina, Bupati Paparkan Potensi dan Peluang Investasi Komoditi Daerah

oleh -1320 Dilihat
oleh
image_pdfimage_print

SANGIHE,GN- KJRI Davao City Filipina menggelar webinar dalam rangka meningkatkan kerjasama ekonomi dalam kerangka bilateral maupun kerjasama sub-regional BIMP-EAGA antara Indonesia dengan Filipina,selasa (19/5/2021).

Kegiatan Webinar diikuti KJRI Davao City,Pejabat Kementrian,Pejabat KBRI Manila,Kakanwil Bea cukai Manado,dan para peserta Webinar.

Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME memaparkan materi dengan tema potensi,peluang,investasi ,dan menjadikan pemasaran komoditi di kabupaten Sangihe.

Pada kesempatan itu Gaghana menyampaikan potensi yang ada di kabupaten Sangihe yaitu,potensi perikanan,pertanian,dan perkebunan.

” Potensi yang ada pada kami adalah potensi perikanan,pertanian dan perkebunan,kami ada di 15 kecamatan,22 kelurahan ,dan 145 kampung,”jelas Gaghana.

Baca juga:  Meski Libur, Personil Satgas Opster Kodim 1301/Sangihe Tetap Semangat

Terkait dengan potensi perikanan Bupati menyampaikan beberapa potensi jenis-jenis ikan di Sangihe diantaranya,ikan kakap merah,tongkol,pragis kecil,pragis besar,cakalang,barakuda,udang,kepitingb bakau,ikan hias,tuna yang menjadi primadona Kabupaten Sangihe serta jenis ikan lainnya.

Dari sektor pariwisata Jabes mengatakan merupakan potensi primadona di Kabuaten Sangihe yaitu, terdapat gunung api dibawah laut di Pulau Mahengetang bisa dinikmati untuk snorkling dan diving.selain itu ada shipwrek atau kapal karang,lost City Maselihe,Pulau Bukide Kasaraeng dan potensi-potensi wisata yang lain.

Sementara dari sektor pertanian JEG menyampaikan potensi yaitu,tanaman cabai,tomat,bawang merah,sayur caisin,terong,kacang panjang,ubi kayu,ubi jalar,talas dan lain-lain yang memiliki potensi yang luar biasa,”imbuh Bupati JEG.

Baca juga:  Tamuntuan : Kekayaan Budaya Masyarakat Sangihe Jadi Pesona Wisatawan

” Begitu juga dari sektor perkebunan kami ada kelapa hibrida luasnya 305,50 hektar,produksi 497,96 ton,kelapa dalam 25.171,10 hektar dan menghasilkan 23.457,64 ton,tanaman pala 5865,75 hektar dengan hasil produksi 4285,50 ton,cengkih 4158,38 hektar dengan hasil 1878,73 ton,ini salah satu produk holtikultura selama ini memberikan topangan dukungan terhadap pertumbuhan masyarakat,” Jelas Bupati Gaghana.(ROBIN)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.