Agung Laksono Buka Kegiatan Orientama Kader Kosgoro 1957 Wilayah Timur II Indonesia

oleh -27 views
image_pdfimage_print

Sulut,GN- DR H Agung Laksono selaku ketua MPO PPK Kesatuan Organisasi Serba Guna Gotong royong (Kosgoro) 1957, meminta seluruh jajaran Kosgoro 1957 di Indonesia untuk membantu pemerintah dalam memutuskan mata rantai covid-19.

Hal tersebut disampaikannya pada Orientasi dan tatap muka (Orientama) kader Kosgoro 1957 wilayah timur II Indonesia yang digelar di Novotel Grand Kawanua Kairagi Manado, Rabu ( 24/2/2021).

Agung Laksono Buka Kegiatan Orientama Dan Tatap Muka Kosgoro 1957 Wilayah  Timur II Indonesia (foto : ist)

“Untuk kepentingan masa depan, kita bukan hanya bicara politik tapi sektor ekonomi, kesehatan, pertanian, pariwisata bahkan menjadi warga negara yang baik yang membayar pajak pun merupakan cita-cita kita, ” kata Agung.

Baca juga:  Komisi IV Gelar RDP Bersama Mitra Kerja Dinas Dikda Sulut, Ketua Komisi IV : Kami Akan Meninjau Beberapa Sekolah

Lanjutnya mengatakan Kosgoro merupakan organisasi yang dihimpun memiliki cita-cita karena miliki historis sejara bangsa, yang harus mampu melebihi organisasi yang lain. Harus berpikir masa depan bangsa yaitu bermakna dan menjadi berkat bagi organisasi, partai, masyarakat, negara dan bangsa.

Turut Hadir Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut Rasky Mokodompit (foto : ist)

“Kita harus melakukan sesuatu agar pandemi bisa berakhir. Walau sederhana tapi penting. Karena organisasi bukan hanya nostalgia tapi mempunyai kewenangan dan kewajiban untuk mengirim kader-kader dan Pimpinan terbaik agar dapat di manfaatkan untuk kepentingan negara, partai dan organisasi sebagai partai besar golongan karya,” pungkasnya.

Baca juga:  Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara Mengucapkan Dirgahayu RI ke 78 Tahun

Turut hadir Wakil menteri perdagangan Jerry Sambuaga, Ketua PPK Kosgoro 1957 Zulkarnain MS, Ketua fraksi Golkar DPRD Sulut Rasky Mokodompit, Kosgoro 1957 Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku utara, Gorontalo dan Sulawesi utara. (sisco)

No More Posts Available.

No more pages to load.