Hari Penglihatan Sedunia, Promkes RSUP Kandou Gelar Penyuluhan Katarak

oleh -26 views
image_pdfimage_print

Manado,GN- RSUP Kandou Manado menggelar Penyuluhan tentang Deteksi Dini Katarak pada Anak dan Dewasa, Kamis (08/10/2020) di ruang tunggu pasien Poliklinik Bedah.

Kegiatan ini di laksanakan dalam rangka Peringati Hari Penglihatan sedunia yang digelar setiap tahun bulan Oktober, minggu kedua. Untuk tahun ini mengangkat tema global Hope In Sight sedangkan tema Nasional adalah Mata Sehat, Indonesia Maju.

Materi penyuluhan menyampaikan tentang Deteksi Dini Katarak pada Anak dan Dewasa disampaikan dr Andrew Chitra, SpM. Menjelaskan dimana Katarak merupakan penyakit mata yang ditandai dengan mengeruhnya lensa mata, sehingga membuat penglihatan kabur. Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia. Meski demikian, katarak pada usia muda atau bahkan anak-anak juga bisa terjadi. Dikatakan bahwa Katarak pada anak kadang-kadang sulit dikenali gejalanya dan bahkan tidak mempengaruhi penglihatan. “Katarak tidak hanya dapat muncul pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak dan bayi,” jelasnya.

Baca juga:  Pesan Walikota Di Hari Santri, Contohilah Gus Dur

Lanjut dikatakannya, Katarak pada anak yang muncul sejak lahir disebut dengan istilah katarak kongenital. Namun, katarak kongenital merupakan suatu kondisi yang jarang terjadi. Katarak pada anak bisa terjadi pada salah satu mata saja atau bahkan keduanya. Oleh karena dr. Andrew mengajak dan menghimau kepada peserta penyuluhan bila merasakan sesuatu gangguan pada mata, agar sebaiknya memeriksakan mata ke poliklinik mata agar bisa di deteksi sejak dini bila terjadi Katarak.

Sementara itu, Dr Neni Ekawardani Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Kandou menjelaskan tujuan peringatan Hari Penglihatan Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mata.

Baca juga:  Legislator DPRD Manado : Kota Ini Aman dan Nyaman

Selain itu, Peringatan Hari Penglihatan Sedunia bertujuan untuk mengedukasi tentang pencegahan kebutaan sekaligus sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan Vision 2020. Dr Neni mengingatkan kepada seluruh peserta penyuluhan agar senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. ” Mari kita senantiasa memperhatikan protokol kesehatan dengan 3M yakni Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga jarak,” tutupnya. (Framu)

No More Posts Available.

No more pages to load.