Berikut Penjelasan RSUP Kandou Manado Terkait Video Yang Viral Di Medsos

oleh -552 Dilihat
oleh
image_pdfimage_print

 

Manado,GN- RSUP Kandou Manado langsung merespon dan memberikan penjelasan dengan menggelar konferensi pers Selasa (27/10/2020) terkait beredarnya video yang viral di Media sosial (Medsos) bahwa Pasien yang meninggal sengaja di Covidkan.

Dijelaskan Direktur RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD, yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Hanry Takasenseran,  bahwa pasien baru masuk di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Prof Kandou ditangani sesuai prosedur triase untuk menentukan penanganan dengan layanan Covid-19 atau non Covid-19. Berlaku untuk pasien baru atau rujukan dari rumah sakit lain.

Lanjutnya, dokter pemeriksa akan melakukan diagnosa untuk melihat indikasi penyakit yang diderita pasien tersebut, seperti pemeriksaan rontgen paru maupun pengambilan sampel darah.

“Untuk penetapan diagnosa penyakit mutlak ada pada dokter pemeriksa sesuai kompetensi. Manajemen RSUP Kandou tidak ikut campur dalam hal penetapan diagnosa pasien, termasuk apakah pasien tersebut dikategorikan Covid-19,Karena dokter yang bersangkutan yang akan mempertanggung jawabkannya secara moral kepada Tuhan, secara ilmiah atau akademik, maupun secara hukum,” jelas takasenseran.

Baca juga:  Lantik PNS Baru, Walikota Minta Baktikan Kerja Untuk Masyarakat

Lebih jauh dikatakannya bahwa layanan RSUP Prof Kandou sama sekali tidak berorientasi untuk mengcovidkan pasien. Apalagi pemeriksaan secara lengkap dilakukan oleh setiap dokter untuk mengetahui diagnosa penyakit.

“Meski demiikian jika seorang pasien menunjukkan indikasi untuk dikategorikan sebagai pasien Covid-19, maka dokter maupun perawat akan memberi edukasi kepada keluarga pasien terkait konsekuensi yang harus dihadapi karena akan dirawat di ruang isolasi,” terangnya.

Apakah itu pasien terdiagnosa suspek Covid-19 atau probable Covid-19 sembari menunggu hasil swab test. Sebagaimana screening wajib di masa wabah atau pandemi saat ini.

Baca juga:  RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Buka Layanan Rapid Test Antigen Drive Thru

Pihaknya menyadari tugas mengedukasi keluarga pasien tidak mudah dan harus menyesuaikan kondisi keluarga pasien bersangkutan. Termasuk memberikan edukasi kepada keluarga ketika ada pasien yang meninggal dunia masih di IGD atau sebelum keluar hasil pemeriksaan swab.

RSUP Kandou Manado hingga kini terus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui Gugus Tugas maupun pihak kepolisian. “Jika ada jenazah Covid-19 yang akan dimakamkan maka pemulasaran dilakukan sepenuhnya oleh tim RSUP Kandou di Ruang Pemulasaran Jenazah Irina F Isolasi dan akan diantar dengan ambulans khusus,” tutup takasenseran. (framu/sisco)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.