Sulut,GN- Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membuka lahan,untuk penanaman bibit jagung di kompleks agrowisata Tampusu pekan lalu.

Hal ini sampaikan oleh Kepala Distanak Sulut Ir Novly Wowiling melalui Kabid PSP Ir Berns Runtuwene kepada awak media ini.
” Program ini merupakan program unggulan guna menunjang program ODSK. Program ini juga sebagai gerakan modernisasi Pertanian yang sementara di galakan di Kabupaten,” ujar Runtuwene.
Lebih lanjut dikatakannya, kompleks agrowisata Tampusu merupakan lokasi percontohan mekanisme Pertanian. “Program ini adalah yang pertama kali dilaksanakan. Ada sekitar 50 hektar di targetkan ke bidang PSP di kompleks argowisata Tampusu dan sekitar 3 hektar dibuka lahan untuk penanaman bibit jagung,” ungkapnya.
Sementara, untuk penanaman jagung menurut Runtuwene melibatkan kelompok tani di desa Tampusu. “Melibatkan kelompok tani di Tampusu. Memang dulunya lokasi ini di manfaatkan untuk ternak sapi, tapi sekarang di gunakan untuk tanaman holtikultura, jagung dan ternak sapi,” tutupnya.(sisco)


