Penutupan Kegiatan Orientasi Diklat PPDS, Berikut Pesan Dirut Prof Starry Rampengan

oleh -436 Dilihat
image_pdfimage_print

Manado,GN– Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry H Rampengan,SpJP(K), FIHA,MARS,MH.Kes secara resmi menutup kegiatan orientasi, pendidikan dan pelatihan peserta PPDS, Selasa (15/09/2026) di Aula lantai 2 RSUP Kandou Manado.

Acara penutupan turut dihadiri Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou, dr. Yune Laukati, MARS, Dekan FK Unsrat, Dr. dr. Billy J. Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP, Wakil Dekan I FK Unsrat Dr. dr. Nurdjanah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven.

Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas PPDS dan Perjanjian Penyelenggaraan Pembelajaran Klinik antara RSUP Kandou dan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (FK Unsrat).

Dekan mengatakan penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol kesanggupan semua pihak untuk menjalankan proses pendidikan secara bertanggung jawab. Peserta PPDS kata Dekan, nantinya tidak hanya menghadapi persoalan akademik dan klinis, tetapi juga berbagai aspek non akademis ketika berada di lingkungan pelayanan rumah sakit.

Baca juga:  Dirut Prof Starry Rampengan Buka Pelaksanaan Perdana SPECT- MPI RSUP Kandou Manado

“Tidak semua profesi ada pakta integritas. Ini penting karena aspek klinis maupun non klinis harus diantisipasi saat saudara terjun dalam pelayanan sebagai residen PPDS,” ujar Dekan.

Lanjut kata Dekan proses pendidikan yang akan dijalani selama kurang lebih empat tahun harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada Pakta Integritas yang telah ditandatangani.

Sementara itu, Dirut Prof Starry menegaskan dengan berakhirnya orientasi dan pelatihan menjadi tanda bahwa peserta didik telah siap memasuki pendidikan klinis. “Hari ini penutupan pelatihan. Itu tandanya peserta didik siap memulai dengan pendidikan klinis,” terang Dirut.

Baca juga:  Menkes RI Kunjungi RSUP Kandou Manado, Bangga Kinerja Cepat Plt Dirut dan Jajaran

Dirut berpesan agar belajar dengan sungguh-sungguh, melayani dengan hati, dan memperlakukan semua orang dengan rasa hormat. “Jangan membeda-bedakan. Apakah tenaga kesehatan ini atau itu, cleaning service, tenaga kesehatan lainnya, maupun bagian administrasi. Semua harus kita perlakukan dengan rasa hormat,” ucapnya.

Dengan berakhirnya rangkaian orientasi dan pelatihan tersebut, para peserta PPDS selanjutnya menjalani proses pendidikan klinis di RSUP Kandou dengan bekal pengetahuan mengenai keselamatan pasien, mutu pelayanan, pencegahan infeksi, keselamatan kerja, pelayanan prima serta ketahanan mental. (sisco)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.