Tomohon,GN – Sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal, Panitia Penyusunan sejarah Wanua Kinilow bekerjasama dengan Pemerintah Kelurahan Kinilow dan Kinilow Satu akan menyelenggarakan Seminar Budaya dengan tema ‘Wongken Wo Werun’ yang bertujuan menentukan tahun berdirinya Wanua Kinilow. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 1 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Kelurahan Kinilow.

Wladimer Pangalila Selaku Ketua Harian 2 Panitia Penyusunan sejarah Wanua Kinilow menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penyusunan dan penerbitan buku sejarah Wanua Kinilow. Seminar akan dihadiri oleh berbagai tokoh budaya dan masyarakat setempat.
“Pelaksanaan seminar Budaya ini sangat penting sebagai langkah awal dalam menentukan tanggal, bulan, dan tahun berdirinya Wanua Kinilow, yang dikenal sebagai negeri tertua di Minahasa dan sebagai wanua ibu suku Tombulu. Dengan penetapan sejarah ini, diharapkan setiap tahun, Wanua Kinilow dapat menggelar acara syukur Hari Ulang Tahun (HUT) dalam bentuk pesta budaya rakyat wanua Kinilow,” ujar Wladimer Pangalila didampingi Jeffrie Montolalu selaku ketua harian 1 panitia penyusunan sejarah Wanua, Senin pagi (29/6).
Wladimer Pangalila selaku selaku Ketua Harian 2 Panitia Penyusunan Sejarah juga mengatakan, kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus “Majelis Kebudayaan Minahasa (MKM) Wanua Kinilow dan Wanua Kinilow Satu”.
Sebagai bagian dari upaya penguatan pelestarian budaya dan identitas masyarakat. Narasumber lain yang turut hadir dalam kegiatan ini antaranya Prof. Dr. Benny Pinontoan. M.Sc. (tim misi 6 Gubernur Sulut) Sonny Moningka (Sejarawan/budayawan), Judie Turambi (Penulis buku) bahkan ada dari FMIPA Unsrat (Materi Digitalisasi budaya) serta sosialisasi dari Bank SulutGo.
Sekretaris Panitia Febry Kaunang dan Alain Pusung sebagai bendara pantia memberikan penjelasan mengenai proses penyusunan sejarah dan pentingnya momen pengukuhan pengurus sebagai bagian dari langkah strategis dalam memajukan budaya daerah.
“Kelompok Kawasaran, Group Kolintang dan kelompok musik lainnya yang akan tampil menyajikan pertunjukan musik khas Minahasa sebagai penambah semarak acara ujar Kaunang didampingi Pusung.
Rangkaian kegiatan ini direncanakan akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Pemerintah Kota Tomohon, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.
Seminar dan pengukuhan ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya masyarakat Wanua Kinilow serta menjadi momentum penting dalam meneguhkan sejarah dan tradisi daerah yang telah ada sejak lama. (Nag/*)





