SANGIHE,GN- Kamis 17 september sampai dengan jumat 18 september Kabupaten Sangihe di guyur hujan sehingga mengakibatkan terjadinya longsor di jalan Tahuna- Manganitu (jalan Pedine).selain itu longsor juga terjadi di Kelurahan Lesa Kecamatan Tahuna Timur dan menimpa salah satu rumah warga milik keluarga Sahabaeng-Luminda.

Kronologisnya sekitar pukul 02.30 wita ketika sedang hujan dan angin bertiup pemilik rumah yaitu hanya suami-istri tinggal di rumah ini bangun dari tempat tidur ,karena mereka mendengar ada bebatuan kecil jatuh di rumah mereka,sehingga Suami langsung melihat keluar rumah sementara istrinya sedang berdoa,dan setelah istrinya selesai berdoa Bapak sebagai kepala rumah tangga ini langsung menarik tangannya untuk pindah ke dapur.
Kepada gemparnewa.com warga ini menceritakan Saat mereka pindah di dapur longsor langsung menimpa rumah mereka bagian depan,tempat tidur dan kios.
” sekitar stenga tiga pas angin batiup deng hujan torang dua ada bangun,qt ada lia diluar,maitua ada berdoa pas dia habis berdoa langsung qt tarik depe tangan supaya cepat pindah kedapur,pas torang dua pindah di dapur langsung talongsor,kalau talama sadiki begini torang dua takena deng longsor,jadi semua ini karena pertolongan dan penyertaan Tuhan,”tutur warga ini.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,namu kerugian diperkirakan sekitar 20 juta.Untuk membantu membersihkan matarial tanah dan bebatuan di lokasi longsor dan jalan raya Pemerintah Kelurahan,RT,Kaling,LPM dan Masyarakat Kelurahan Lesa bersama-sama melakukan gotong royong.(ROBIN)


