DPRD Dan Pemerintah Kota Manado Gelar Rapat Paripurna Penandatanganan Rancangan Awal RPJMD

DPRD Dan Pemerintah Kota Manado Gelar Rapat Paripurna Penandatanganan Rancangan Awal RPJMD
image_pdfimage_print

MANADO, GN – Pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Tahun 2021 – 2026 berlangsung lancar, hal itu terlihat saat Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Manado tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal (RPJMD) Kota Manado Tahun 2021-2026.

 

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Manado Dra. Altje Dondokambey M.Kes. Apt. Dilanjutkan pembacaan Laporan Panitia Khusus tentang Rancangan Awal RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 oleh Ketua Pansus Ibu Rosalita Manday.

Adapun agenda Rapat Paripurna kali ini adalah;
1. Laporan Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2021 -2026.
2. Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado Tahun 2021-2026 antara DPRD Kota Manado dengan Pemerintah Kota Manado.
3. Sambutan Walikota Manado terhadap RPJMD Kota Manado tahun

Selesai Laporan dari Panitia Khusus dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026 dimulai dari Sekretaris Kota Manado, Ibu Ketua DPRD dan para Wakil Ketua DPRD serta Walikota Manado. Dilanjutkan dengan penyerahan Nota Kesepakatan dari Ketua DPRD Kota Manado kepada Walikota Manado.

Ketika diberikan kesempatan menyampaikan sambutannya sehubungan dengan Rancangan Awal RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 ini, Walikota menyampaikan banyak terima kasih karena telah membahas RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026.

“Ini akan dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi dan nantinya Pemerintah Kota akan membuat Rancangan Perda RPJMD untuk kedepannya,” kata Walikota.

Walikota memaparkan beberapa contoh yang akan dituntaskan seperti soal air bersih. “Dari sekarang sudah terlayani baru 30 persen untuk air bersih dan nantinya akan ditingkatkan hingga mencapai 100 persen pada tahun 2026,” tambah Walikota.

Hal lain juga disampaikan soal Pendidikan, infrastruktur jalan, drainase dan penataan sektor perdagangan seperti pedagang kaki lima terutama yang berada di trotoar-trotoar. Juga soal revitalisasi pasar-pasar ikut dikemukakan Walikota soal pelaksanaannya.

Tempat Pemakaman Umum (TPU) ikut ditanggapi Walikota dengan memprioritaskan pengadaannya di lokasi aset Pemkot di Kima Atas.

Soal BPJS Kesehatan, Walikota berharap agar seluruh masyarakat Kota Manado terutama yang tidak mampu nantinya akan tercover dengan BPJS.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh unsur Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD yang terhormat. Hadir juga Sekot Manado Micler C.S. Lakat, Sekretaris Deawan Zainal Abidin, pejabat eselon lainnya

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga rapat paripurna ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Vovid-19.

Bagi anggota DPRD dan para Kadis dan Kaban yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing. (**/dfy)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.