Menjelang Pemilu 2024, KPU Manado Berkoordinasi Dengan Pemkot Manado

oleh -688 Dilihat
oleh
image_pdfimage_print

 

MANADO,GN – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak Tahun 2024, semua lembaga Pelaksana Pemilu mulai melakukan persiapan untuk tahapan kedepan. KPUD Kota Manado mulai melakukan tahapan itu, dengan berkoordinasi bersama Pemkot Kota Manado. Seluruh Komisioner KPUD Manado  diterima oleh Walikota Manado Andrei Angouw diruang
kerjanya, Senin (12/07/21).

Materi yang dibahas dan dikoordinasikan mengenai kesiapan menghadapi Pesta Demokrasi 2024 nanti. Seperti yang disampaikan Ketua KPUD Manado Yusuf Wowor, bahwa Tahapannya akan dimulai Maret Tahun depan 2022 sehingga perlu adanya kesiapan KPUD terkait partisipasi dan data pemilih.

Untuk Pemutahiran Data Pemilih sedang dilaksanakan oleh KPUD. Meraka berharap mendapatkan Data Pemilih yang berkualitas dan adanya kerjasama yang baik dengan pemerintah teristimewa jajaran pemerintahan tingkat bawah seperti ditingkat Kelurahan-Kelurahan.

Baca juga:  Ketua DPRD Kota Manado Hadiri Forum Konsultasi RPJMD 2023

KUPD juga berharap agar memiliki data valid dari Didukcapil Kota Manado. Mereka juga berkeinginan adanya MoU dengan Pemerintah Kota untuk “Pemutahiran Data Berkelanjutan”.

Masalah anggaran dalam kaitan dengan pemutahiran data ini juga turut dibahas. Tahapan pemutahiran data ini salah satu kegiatan yang akan dilakukan KPUD berdasarkan aturan dan undang-undang yang berlaku. “Jadi prosesnya memang diserahkan kepada KPUD,” Ujar salah seorang personil KPU yang hadir.

Menanggapi hal itu, Walikota mengatakan bahwa soal pemutahiran data memang akan dilakukan terus menerus.
“Nanti semua akan dikoordinasikan, termasuk dengam Capil,” tutur Walikota.

Soal pendanaan bagi Walikota, nantinya akan diliat bagaimana mengaturnya. Walikota menyinggung penataan anggaran diera covid yang serba sulit sebab begitu banyak anggaran yang akan digeser untuk kepentingan penyelesaian pendemi covid.

Baca juga:  Pemkot Manado Dan Kemenkumham Jalin Kerjasama Dalam Perlindungan Usaha UMKM

Yang terakhir soal Gedung KPUD yang rawan banjir nantinya akan dipikirkan oleh Walikota bagaimana jalan keluarnya. Termasuk bagaimana melebarnya sungai atau saluran disekitar lokasi tersebut.

Diakhir koordinasi KPUD menyerahkan Buku ‘DINAMIKA HUKUM PILKADA, Mitigasi Pelanggaran dan Implementasi Penyelesaian Hukum Kepada Bapak Walikota.

Selesai pertemuan Walikota langsung menindaklanjuti dengan memanggil Kadis Dukcapil Julises Deffie Oehlers S.H. untuk mensinkronkan hasil pembicaraan dengan KPUD sebelumnya. (**/dfy)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.