Pendapat Akademisi Unsrat Terkait Penataan Kawasan TKB Pasar 45, Perbaikan Drainase Yang Harus Didahulukan

Pendapat Akademisi Unsrat Terkait Penataan Kawasan TKB Pasar 45, Perbaikan Drainase Yang Harus Didahulukan
image_pdfimage_print

MANADO, GN – Rencana Pemerintah kota Manado melakukan penataan kembali atau Renovasi Taman Kesatuan Bangsa ( TKB) di kawasan Pasar 45 , mendapat tanggapan béragam dari Masyarakat Kota Manado. Hal itu terlihat dari komentar masyarakat media Facebook saat menanggapi berita rencana Pemkot Manado melakukan renovasi. dari yang menyatakan setuju untuk melakukan renovasi , ada juga yang mengatakan prioritas penanganan Drainase (got) , baru penataan TKB untuk memperindah kota.
Rencana Program ini mendapat tanggapan dari akademisi Universitas Sam Ratulangi ( Unsrat) Drs Mahyudin Damis Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (Fisip) Unsrat.
Menurutnya , Program penataan ini sangat bagus dimana tujuannya untuk memperindah kota. Namun saat ini ditengah situasi pandemi Virus C19, dimana anggaran sebagian besar dialihkan untuk penanggulangan penyebaran C19 , sebaiknya Pemkot membuat Skala Prioritas di tengah anggaran terbatas.
” Yang bagus kalo got-got dan jalan berlubang dulu yang ditangani. Oleh karena anggaran terbatas , maka penataan / pembersihan drainase/ pembersihan got got harus prioritas utama yang dikerjakan lebih awal , apalagi musim hujan banyak drainase yang mengalami penyumbatan akibat banyak penumpukan sampah, bila sudah itu sudah dikerjakan , baru program mempercantik kota kita “. Ujar Damis yang saat ini Dosen di jurusan Antropologi FISIP Unsrat.

Selain itu , lanjut Damis lagi , Program prioritas berikut adalah penataan fasilitas umum yaitu perbaikan trotoar trotoar untuk pejalan kaki, karena sebagian banyak yang berlùbang sehingga membahayakan pejalan kaki, apalagi diwaktu malam.

” Karena saat ini , Penerangan Lampu Jalan (PJU) belum merata penyalaannya, sehingga membahayakan pejalan kaki. setelah itu perbaikan jalan jalan yang berlobang, saya kira program itu yang lebih penting untuk didahulukan atau dikerjakan “.jelas Damis yang juga lulusan S2 Antropologi UGM.
Menurutnya lagi, program perbaikan fasilitas umum ini akan langsung dirasakan oleh publik masyarakat banyak.
” Jika ini sudah selesai maka Program upaya mempercantik kota tentu itu juga yang diharapkan masyarakat Manado “. Pungkas Damis yang juga kandidat Program Doktor (S3) Universitas Gajah Mada Yogyakarta.(Dfy).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.