Atasi Masalah Pupuk, PYR Kunjungi Kementerian Pertanian

oleh -417 Dilihat
oleh
image_pdfimage_print

Amurang,GN- Masalah pupuk yang sempat langkah dan mahal di kabupaten Minahasa Selatan, nampaknya akan segera teratasi. dimana Pemerintah serius menangani masalah tersebut, dan langkah cepat terus diambil agar pembangunan pertanian yang merupakan fondasi utama masyarakat terutama petani bisa segera bangkit.<br>
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan lewat Wakil Bupati Pdt. Petra Y. Rembang, Rabu (28/04/21) bergerak mengunjungi Kementrian Pertanian Republik Indonesia menyampaikan sejumlah usulan lewat Proposal bantuan Sarana Prasarana Pertanian dan pupuk.


Mereka diterima langsung oleh Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI. Dr. Sarwo Edhy, S.P., M.M., Usulan yang dituangkan lewat Proposal, bantuan mendapat respon cepat dari Dirjen Sapras Kementrian Pertanian RI dan langsung menerima dengan mendisposisi Proposal selanjutnya akan segera di proses secepatnya.” Potensi Pertanian dan hasil yang dicapai di Kabupaten Minahasa Selatan sangatlah bagus dan baik oleh karena itu jika ada yang melakukan permohonan bantuan seperti ini harus Kami respon secepat mungkin. ” Jelas Dirjen Sapras.
Atas respon cepat dari kementeriaan Pertanian,PYR mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, mengucapkan terima kasih kepada Kementrian Pertanian, Dirjen Sapras Kementan RI. Yang telah menerima dan segera mendisposisiskan Proposal dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. ” Program pemerintah yang sudah jalan yaitu program UPLAND. Program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas, Daya Inovasi, serta pendapatan Petani yang sudah di Launching oleh Bupati Minahasa Selatan beberapa waktu yang lalu.
Semuanya untuk Petani Kab. Minsel guna menunjang kualitas Pertanian yang ada di Kab. Minsel” urai Wabub yang juga Pendeta ini. (Dfy)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP
Baca juga:  Bupati Minahasa Selatan FDW Konsultasikan Dana Pinjaman PEN di Kemendagri RI

No More Posts Available.

No more pages to load.