Gempa Minsel, Tektonik Atau Ledakan Bawah Tanah?

oleh -47 views
image_pdfimage_print

Amurang,GN- Tadi malam Rabu (10/3/2021) masyarakat Minahasa Selatan (Minsel) khususnya di wilayah Kecamatan Amurang barat sampai kecamatan Motoling dikejutkan dengan Gempa bumi ( Tanah goyang) yang cukup keras, sehingga sebagian masyarakat yang sudah beristirahat berhamburan lari ke luar Rumah untuk menyelamatkan diri. Belum di ketahui kerugian dan kerusakan barang-barang milik masyarakat akibat gempa tersebut.

BMKG (foto : ist)

 

Menurut info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kekuatan gempa berkisar Mag:4.3 SR, 10-Mar-21 20:50:00 WITA, Lok:1.02 LU,124.49 BT (24 km BaratDaya AMURANG-MINSEL-SULUT), Kedlmn:10 Km  dan tidak berpotensi Tsunami.

Sementara, sejumlah warga masyarakat yang tinggal diwilayah yang terkena gempa tersebut, menduga ada sejumlah kejanggalan dari peristiwa itu dimana getaran gempa hanya terasa di wilayah kecamatan Amurang barat sampai Motoling. “kenapa wilayah Tumpaan sampai Manado tidak terasa getaran gempa itu, kenapa hanya terlokalisir di dua wilayah itu saja,” Kata sejumlah Warga.

Baca juga:  Bupati FDW Hadiri Sosialisasi Penerapan Managemen Kinerja ASN Dari KASN

bahkan yang lebih mengherankan lagi, kata warga tidak ada gempa susulan lagi walaupun itu dengan skala kecil. “Setiap terjadi gempa skala besar, pasti akan diikuti dengan gempa skala kecil berikutnya namun ini tidak terjadi.”tutur mereka.

Melihat info BMKG bahwa Pusat Gempa ( Epicentrum) berada di 24 km barat daya Amurang, Ujar mereka lagi, itu mengarah ke wilayah Karimbow dimana terletak sebuah Perusahaan Tambang Emas.
“Dugaan saya mungkin ada peledakan bawah tanah dengan skala besar yang dilakukan disana sehingga efeknya terasa sekali di wilayah yang berdekatan dengan Perusahaan Tambamg tersebut.”Ujar Warga yang tidak mau namanya dipublish.

Baca juga:  Bupati FDW Hadiri Diseminasi Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Sulawesi Utara

Untuk itu mereka harapkan agar aparat kepolisian mengusut peristiwa itu karena selain membuat keresahan dan ketakutan masyarakat banyak juga peralatan elektronik warga yang rusak. ” Kami harapkan aparat mendalami peristiwa ini, apakah murni bencana alam atau ada perbuatan kesengajaan dari pihak lain.”Harap mereka. (dfy)

No More Posts Available.

No more pages to load.