Bupati Jabes Gaghana Buka Workshop ,Probity Audit Pengadaan Barang Dan Jasa APIP Inspektorat Sangihe

oleh -466 Dilihat
oleh
Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulut,Narasumber dan Peserta (foto : Robin)
image_pdfimage_print

 

SANGIHE,GN – Untuk penguatan kapasitas APIP Sangihe dan meningkatkan SDM berkualitas dan berintegritas,maka telah digelar kegiatan Workshop probity audit pengadaan barang dan jasa APIP kabupaten Sangihe yang bertempat,di Aula Nyiur melambai kantor BPKP Perwakilan Sulawesi Utara,jumat (11/12/2020).

Kegiatan Workshop langsung dibuka oleh Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME . Acara pembukaan dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Sulut Bpk.DR.Setya Nugraha SE,MIBA,Kepala Inspektorat Daerah Kab.Kepl.Sangihe Nusriyanto.R.E.Pande,SH, narasumber dan sejumlah Auditor Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebagai peserta.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulut,Narasumber dan Peserta (foto : Robin)

 

Bupati Gaghana pada sambutannya terlebih dahulu memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Inpektorat Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah memprakarsai kegiatan ini,dalam geliat peningkatan kapasitas APIP di Kabupaten Sangihe.

” Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada inspektorat Kabupaten Sangihe ,atas prakarsa positif ini,dalam geliat peningkatan kapasitas APIP di Daerah Kepulauan Sangihe yang kita cintai bersama,”ujar Gaghana.

Bupati Gaghana Bersama Kepala Perwakilan BPKP Sulut dan Inspektur Sangihe (foto : Robin)

 

Jabes menambahkan bahwa,probity diartikan sebagai integritas,kebenaran,dan kejujuran.Konsep probity tidak hanya digunakan untuk mencegah terjadinya korupsi atau ketidak jujuran,tetapi juga untuk memastikan bahwa,proses penyelenggaraan kegiatan sektor publik, seperti proses pengadaan barang/jasa,penjualan aset,dan pemberian sponsor/hibah.Dilaksanakan secara wajar, objektif, transparan dan akuntabel.

Baca juga:  Bupati Minahasa Hadiri Penutupan TMMD Di Desa Tempang Langowan Utara
Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Propinsi Sulawesi Utarab dihadapan Peserta Saat Pembukaan Probity Audit (foto : Robin)

 

Lebih jauh dikatakan Bupati JEG bahwa,probity audit dapat didefinisikan sebagai kegiatan penilaian independen untuk memastikan bahwa,proses pengadaan barang/jasa telah dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan prinsip penegakan integritas,kebenaran,dan kejujuran serta memenuhi ketentuan perundangan berlaku,yang bertujuan meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana sektor publik.

Peserta Workshop Probity Audit (foto : Robin)

 

” Sehubungan dengan peningkatan kapabilitas APIP inspektorat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dimaksud,maka join workshop probity audit pada kesempatan ini,diselenggarakan untuk memperoleh keyakinan bahwa,pelaksanaan perencanaan pengadaan barang dan jasa telah diselesaikan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,sebagai pemenuhan salah satu unsur MLP-KPK APIP harus melakukan/melaksanakan probity audit atas perencanaan barang dan jasa,”tutup Gaghana.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Kepulauan Sangihe Nusriyanto Pande,SH mengatakan pelaksanaan probity audit mulai dari perencanaan sampai pelaksanaannya melalui APIP, dan saat mengikuti tetap mengikuti protokol kesehatan,dan peserta dibatasi yaitu,hanya 14 orang.

Baca juga:  Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H
Bupati Jabes Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulutn dan inspektur Sangihe Nusriyanto Pande,SH (foto : Robin)

 

Sebagai inspektur Sangihe Pande berharap agar peningkatan kapabilitas APIP,pengamanan dari sisi pengadaan barang dan jasa betul-betul dikawal karena belanja terbesar dari APBD adalah belanja pegawai dan disertai belanja barang dan jasa,sehingga belanja pegawai real sementara belanja pengadaan barang dan jasa dari sistim sudah berjalan hanya dalam praktek pelaksanaan dan perencanaan yang perlu dikawal dengan baik.

Bupati Gaghana Bersama Kepala BPKP Perwakilan Sulut,Inspektur Sangihe dan Nara Sumber (foto : Robin)

” Harapan kami agar peningkatan kapabilitas APIP,kemudian pengamanan dari sisi pengadaan barang dan jasa dikawal betul karena dari belanja APBD yang terbesar adalah belanja pegawai,kemudian disertai belanja barang dan jasa dari sistemnya sudah berjalan hanya dalam praktek pelaksanaan dan perencanaannya perlu dikawal dengan baik,”harap Pande.(Advetorial).

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.