Temandiri Di Masa Pandemi Covid -19

oleh -57 views
image_pdfimage_print

Manado, GN – RSUP Prof Dr RD Kandou menggelar seminar secara virtual yang di selenggarakan di aula gedung utama RS Kandou kamis (22/10/2020) dan di siarkan langsung di Chanel YouTube “Sikumpro” yang di beri judul TEMANDIRI DI MASA PANDEMI COVID-19.

Kegiatan ini di buka secara virtual oleh Dirut RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD. ” Seminar ini sangat penting karena dapat menambah pemahaman dan wawasan kita tentang virus covid-19 ini serta dapat mengetahui persis bagaiman upaya – upaya kita terutama RS Kandou dalam melaksanakan pelayanan baik itu pasien covid-19 ataupun bukan pasien covid sehingga bisa memutus rantai penyebarannya. Dengan mengikuti protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) dan dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa saya selaku Direktur Utama RRSUP Prof Dr RD Kandou saya membuka kegiatan seminar ini,” Ucap Dirut sembari membuka kegiatan seminar.

 

Seminar ini menghadir pembicara yang profesional dalam bidangnya yakni Dr. dr Jimmy Panewen SpB-KBD selaku Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou, Dr. dr Ivonne .E. Rotty, M.Kes selaku Direktur SDM pendidikan dan Umum, Dr. dr. Erwin kristanto SH Sp. FM(K) selaku Ketua Komite PMKP, dr Agung Nugroho, Sp. PD-KPTI selaku Konsultan Penyakit Tropik Infeksi, dr Henny Liwe M.Kes selaku Kepala Instansi Rawat Jalan, dan di Moderator oleh dr. Ronaldy E.C. Tumbel Sp. THT KL selaku Ketua KSM THT KL koord. Sub Komite Managemen Resiko.

Baca juga:  Lantik 14 Kepala Instalasi, Dirut : Harus Mempunyai Kemampuan Leadership, Berinovasi Dan Kerja Keras

Dr. dr. Ivonne .E.Rotty membawakan materinya yang di berjudul “keselamatan pasien dan keluarga dalam masa pandemi covid-19 materi ini secara umum membahas bagaimana cara kita menerapkan protokol kesehatan dan di mulai dari lingkup keluarga yakni dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) agar terhindar dari terpapaparnya covid-19, “dengan menerapkan protokol kesehatan akan menekan angka penularan covid-19 terlebih khusus protokol kesehatan dalam lingkup keluaraga, ” orang tua atau wali wajib mengawasi pemakaian masker pada balita, anak usia dibawah dua tahun hindari bertemu dengan orang lain jika terpaksa gunakan penutup kain atau kain gendong dan masker tidak di anjurkan untuk bayi umur di bawah dua tahun dan bagi penderita penyakit saluran pernapasan seperti asma, penderita kelumpuhan atau orang yang tidak punya kesadaran diri untuk melepaskan masker”, terang dr Ivonne.

Selanjutnya dr. Henny Liwe M.Kes selaku Kepala Instansi Rawat Jalan juga menjelaskan tentang pentingnya informasi dan komunikasi di masa pandemi ini,” informasi dan komunikasi sangatlah penting karena jika salah akan menyebabkan terjadinya hal- hal yang tidak di inginkan baik komunikasi dari pihak keluarga, pasien maupun dokter yang merawat serta dari instansi yang terkait. Jadi komunikasi harus efektif, jelas dan tepat waktu”, katanya.

Baca juga:  Pemkot Manado Luncurkan Program Diskon Bagi Wajib Pajak PBB-P2

dr Agung Nugroho, Sp. PD-KPTI selaku Konsultan Penyakit Tropik Infeksi, membawakan materi mengenai “berobat yang aman di rumah sakit di masa wabah covid-19”.
“Covid ini sangat cepat menularnya maka dari itu sangat perlu di lakukan isolasi mandiri atau karantina wilayah jika terjadi suatu wabah, sampai saat ini kita semua tahu belum ada obat yang mujarab untuk virus covid-19 tetapi dengan mencegah tertularnya kita dari virus ini akan menekan angka penularannya dan juga menerapkan protokol kesehatan,” ucap beliau.

Dr. dr. Erwin kristanto SH Sp. FM(K) selaku Ketua Komite PMKP membawakan materi yang berjudul Aspek Hukum Penanganan Jenansah Pesien Covid-19. ” Ada dasarnya untuk memperlakukan jenasah yang meninggal akibat penyakit yang bisa menimbulkan wabah atau bahaya bagi masyarakat di sekitar walaupun seseorang itu punya hak tetapi hak itu akan di penuhi oleh negara selama hak tadi tidak melanggar hak orang lain”, terang dr Erwin. (Framu)

No More Posts Available.

No more pages to load.