Deputi Kementerian PPPA Bersama Plt Bupati Talaud Canangkan Gerakan Stop KDRT

oleh -7 views
image_pdfimage_print

Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementrian PPPA Bersama Plt Bupati dan Ketua PKK Kabupaten Talaud, menandatangani Komitmen Gerakan Bersama Stop Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Aula BKPSDM (Foto: eko)

TALAUD, GN – Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Prof dr Vennetia R Danes,MSc,PhD bersama (Plt) Bupati Kepulauan Talaud, Petrus Simon Tuange, Sos, MSi mencanangkan Gerakan Bersama Stop Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Geber Stop KDRT) di Aula Badan Kepegawaiyan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia BKPSDM, pada Rabu (22/05/19).

“jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat dalam setiap tahunnya. Berdasarkan CATAHU Komnas Perempuan yang di launching tanggal 6 Maret 2019 menyebutkan bahwa jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan tahun 2018 lalu sebesar 406.178. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 348.466. Berdasarkan data tersebut, jenis kekerasan terhadap perempuan yang paling menonjol adalah KDRT/RP (ranah personal) yangmencapai angka 71% (9.637). Korban KDRT biasanya enggan melaporkan kekerasan yang dialami karena malu, merasa otabu dan lain-lain ,” kata Vannetia.

Baca juga:  Wartawan Talaud Silaturahmi dengan Kejari Baru

Padahal, KDRT telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Petrus Simon Tuange dalam sambutanya juga megatakan, “Atas nama pemerintah di Kabupaten Talaud sangat berterima kasih kepada Kementrian PPPA, untuk harus mencanangkan, Gerakan Bersama Stop Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Geber Stop KDRT) dan menjadikan forum diskusi untuk memperhatikan tindakan suami terhadap istri,” ungkap Tuange.

Deputi juga menambahkan, “Anak-anak yang tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang mengalami KDRT akan cenderung meniru ketika mereka dewasa dan berumah tangga. Kasus KDRT yang dulu dianggap persoalan pribadi, kini menjadi urusan publik yang nyata,” katanya.

Baca juga:  Polisi Bersama Wartawan Perbatasan Berikan Bantuan Kepada Puluhan Siswa di Desa Transmigrasi

Pencanangan, Gerakan Bersama Stop Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Geber Stop KDRT) di hadiri sekitar Lima Ratus peserta dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Talaud, para pejabat di Eselon II, III dan IV, jajaran perwakilan Forkopimda juga hadir dalam Kegiatan Tersebut. (eko)

No More Posts Available.

No more pages to load.