Kasus Dugaan Gagal Bayar PT Berlian Trijaya Lestari Kepada PT Gloria Sukses Sentosa, Masuk Laporan Polisi

oleh -775 Dilihat
oleh
image_pdfimage_print

Manado,GN – Kasus dugaan gagal bayar oleh sebuah perusahaan kontraktor yaitu PT Berlian Trijaya Lestari kepada perusahaan Suplier semen yaitu PT Gloria Sukses Sentosa telah dilaporkan di Kepolisian Resort Halmahera Utara Kota Tobelo. Diduga total kerugian berjumlah Rp 281.000.000 juta.

Nota pembelian

Pelapor adalah Made Silaarta sebagai Direktur Marketing perusahaan yang dirugikan.
Dia melaporkan perusahaan tersebut di Polres Halut pada tanggal 22 maret 2022 dengan dasar pelaporan dugaan Penipuan, lokasi kejadian Kupa kupa Tobelo Halmahera Utara.
Menurut Made Silaarta, Awal mula kejadian pada bulan September tahun 2021 seorang penghubung bernama Jefri sumolang mengenalkan kepada pihak perusahaan kontrantor PT Berlian Trijaya Lestari (Igo penturi) selaku penangung jawab di lapangan) dengan pemilik distributor semen Conch untuk memesan semen, dan terjadi kesepakatan dengan sistem pembayaran langsung tunai. ” Awal mula pengiriman, pembayaran berlangsung lancar. Setiap barang tiba langsung dibayar dan itu berlangsung selama 3 minggu. Waktu itu dibuka DO 500 sak semen per hari,” kata Silaarta, jumat (17/06/22).
” Namun akhir bulan September terjadi keterlambatan pembayaran dan pihak kontraktor beralasan terjadi penundaan pencairan, sementara pekerjaan pengecoran tidak boleh berhenti dan dia meminta penuhi terus pengiriman sampai 3000 Sak semen,” beber Silaarta

Baca juga:  Cegah Penularan Varian Baru C19 Omricon, Walikota Minta Warga Tuntaskan Vaksinasi

Lanjutnya lagi, Saat ditagih pembayarannya, pihak Kontraktor beralasan terus bahwa masih terjadi penundaan pencairan. Itu berlangsung sampai 1 bulan tanpa ada itikad baik untuk melunasinya.
” dan itu berlarut larut sampai 5 bulan. Terpaksa saya langsung melaporkan ke pihak Kepolisian Tobelo Halut,” tandasnya.

Diketahui Natasya Rondonuwu sebagai Direktur Utama Perusahaan Kontraktor PT Berlian Trijaya Lestari dan Elicohen Christellgo Pentury (IGO) sebagai Direktur Operasional sekaligus suami istri, Perusahaan ini melakukan pengerjaan pengecoran gedung Bimoli di Tobelo. ( dfy)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.