Hadiri Rakorteknas Kementeriaan Pertanian, Bupati FDW Tanda Tangani MOU Pengembangan Sarang Burung Walet

oleh -572 Dilihat
oleh
image_pdfimage_print

MINSEL, GN – Rapat Koordinasi Teknis Nasional (RAKORTEKNAS) Tahun 2022 dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Pengembangan Budidaya Sarang Burung Walet antara Kementeriaan Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, selasa (08/03/22), dihadiri langsung Bupati Frangky Doni Wongkar ( FDW). Kegiatan ini bertempat di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tanggerang-Banten. Kementeriaan Pertanian diwakilkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. Ir. Nasrullah. M.Sc.

Menteri Pertanian, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH membuka kegiatan ini dan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Kerjasama Program Super Prioritas yang melibatkan dua puluh tiga peserta dari berbagai Daerah dan Para Pelaku Usaha Komoditas Peternakan yang ada di Indonesia.

Dilansir dari Ditjen PKH, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendorong pelaku usaha bidang peternakan untuk bersama-sama memperkuat produksi guna penyiapan ketersediaan pangan dan meningkatkan ekspor.

“Kita semua tahu ketersediaan pangan kita cukup, namun kita perlu menunjukkan dimana keberadaan sentra-sentra produksi kita, sehingga masyarakat mudah mengaksesnya,” tutur Mentan SYL.

Program Pengembangan Sarang Burung Walet tahun 2022 ini, akan difokuskan pada intervensi terkait pengolahan dan pemasaran yang di prioritaskan di 4 Provinsi se Indonesia, yakni : Provinsi Kalimantan Utara di Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Nusa Tenggara Barat di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi  Sulawesi Tengah di Kabupaten Parigi Moutong dan Provinsi Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa Selatan.

Baca juga:  Bupati CEP Hadiri Undangan Peresmian Anggota DPRD Poso

Kabupaten Minahasa Selatan menjadi Prioritas di Provinsi Sulawesi Utara untuk Pengolahan Sarang Burung Walet yang merupakan bukti nyata Bupati Franky Donny Wongkar, SH didampingi Wakil Bupati Pdt. Petra Y. Rembang saat melakukan Audiensi Budidaya Walet di Kantor Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI pada 18 Januari 2022 waktu yang lalu.

MoU yang ditandatangani terkait dengan Pengembangan Budi Daya Sarang Burung Walet di Minahasa Selatan, sebagai Program Super Prioritas Kementan melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2022 – 2024 di Provinsi Sulawesi Utara.

Adapun ruang lingkup kegiatan tersebut meliputi Peningkatan Jumlah produksi melalui penambahan gedung / Rumah Burung Walet (RBW), Peningkatan SDM pasca produksi diantaranya Pelatihan Tenaga Pencucian Sarang Burung Walet.

Untuk kegiatan Pengembangan Sarang Burung Walet ini, dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan membuka peluang bagi masyarakat Minahasa Selatan untuk mendukung program pemerintah yaitu GRATIEKSl  (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) Komoditas Pertanian, disamping itu terciptanya lapangan kerja pencucian sarang burung walet serta menambah nilai tambah peternak serta pelaku usaha burung walet di Minahasa Selatan yang saat ini sudah memiliki 88 Unit Bangunan yang eksis, dan kedepannya akan dikembangkan sebanyak 600 Unit bangunan.

Baca juga:  Komisi V DPR RI Kunjungi Korban Bencana Abrasi Pantai Amurang di Minahasa Selatan

Diketahui Penandatanganan MoU dilaksanakan secara simbolis oleh beberapa perwakilan diantaranya PT. Asia Beef Bio Farm Indonesia dan PT Sulung Ranch, sebagai perwakilan kerjasama yang mendukung Program Program Pengembangan Sapi Berbasis Integrasi Sapi-Sawit dan Padang Penggembalaan.

Bulungan Mandiri Farm dan PT Agro Investama sebagai perwakilan kerjasama yang mendukung Program Pengembangan Korporasi Kambing Domba.

Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Bupati Franky Donny Wongkar), dan CV. Ading Walet sebagai perwakilan kerjasama yang mendukung Program Pengembangan Sarang Burung Walet.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pertanian RI. Dr H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH, Dirjen PKH Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc, Bupati Minahasa Selatan Frangky Donny Wongkar, SH, Kepala Dinas Pertanian Franky Pasla, SE, M.Si, Kepala Bidang PKH dr. Ketut Wahyudiarta. (**/dfy)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Gempar News di saluran WHATSAPP

No More Posts Available.

No more pages to load.