Sulut,GN- Empat (4) Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja di Pelabuhan Marore,Kawio,Kawaluso dan Matutuang mengadu ke DPRD Sulut. Pasalnya, ke empat THL tersebut merupakan penduduk asli di pulau terdepan perbatasan Indonesia yang di berhentikan oleh Kepala Pelabuhan Tahuna M Muhaling tanpa alasan dan terinformasi ke empat THL tersebut di duga digantikan oleh keluarga Kepala Pelabuhan Tahuna.

Terkait aduan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Winsulangi Salindeho angkat bicara. Salindeho mendesak pihak Pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi Sulut mengecek atas aduan ke empat THL tersebut. ” Kami mendesak Pemerintah melalui Dinas Perhubungan Sulut dan Kemenhub, agar mengecek laporan dan aduan masyarakat ini,” ucapnya kepada media Sabtu (7/2/2021).
Ditegaskannya, ke empat THL tersebut di kembalikan lagi untuk bekerja di tempat kerjanya semula. ” Ini tidak perlu terjadi. Kalau seperti ini maka banyak istansi akan ikut-ikutan dan asal copot tanpa ada alasan,” tegas mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe ini.
Perlu di ketahui, ke empat THL tersebut di berhentikan dan di gantikan oleh keluarga Kepala Pelabuhan Tahuna karena di sinyalir kepala pelabuhan Tahuna memasuki masa pensiun. (sisco)


