Tamuntuan Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih Di Kecamatan Tamako
SANGIHE,GN – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT), Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke 78 tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, dalam hal ini Pj Bupati dr Rinny Tamuntuan membagikan ratusan bendera merah putih bagi masyarakat di Kecamatan Tamako, Sabtu (5/8/2023).
Tamuntuan melakukan pembagian bendera secara simbolis kepada Kapitalaung yang ada di kecamatan Tamako sekaligus dilakukan bersamaan dengan jalan sehat dengan titik utama kantor camat melewati pasar Tamako putar baluntas dan kembali lagi ke kantor Camat.
Penjabat Bupati Sangihe sebelum melaksanakan jalan sehat bersama menyampaikan bahwa Hal ini rupanya serangkaian dengan ‘Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih’ yang secara nasional dipusatkan di pantai Bira kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
“Ini menjadi rangkaian peringatan hut RI ke- 78 yang juga menjadi arahan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi terkait program pembagian bendera dan kita sinergiskan dengan program Kaehe Masehate (Sabtu sehat),” kata Tamuntuan.
Lanjut Tamuntuan, selain bentuk kecintaan akan Negara juga menjadi wujud dukungan penuh Pemkab dan masyarakat Sangihe dalam menyukseskan program Pemerintah Pusat.
Sementara itu Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Daerah Kepulauan Sangihe Franky Nantingkaseh menyebutkan ada kurang lebih 200 bendera yang sukses terkumpul untuk helatan ini.
“Keseluruhan bendera yang terkumpul langsung kami bagikan ke kampung – kampung di Tamako dan sekaligus ke masyarakat yang ada di pasar,” ujar Kaban Kesbangpol Sangihe ini.(ROBIN)
Camat Manganitu Terima Piagam Penghargaan, Pj Bupati Rinny Beri Apresiasi
SANGIHE,GN – Camat Manganitu Julian Pesik,SSTP menerima piagam penghargaan, sebagai Camat berperan aktif dalam pengembangan potensi daerah dan turut berperan aktif sebagai pembina Peserta festival Adhyaksa Sangihe expo 2023 pada pelaksanaan hari bakti adhyaksa ke -63 dan HUT adhyaksa Dharmakarini ke XXIII.
Penjabat Bupati dr.Rinny Tamuntuan ketika menutup Kegiatan Adhyaksa Sangihe Expo 2023 pada sambutamnya memberikan apresiasi ke pada Camat Mangitu, karena banyak kegiatan-kegiatan budaya muncul di Kecamatan Manganitu dibawah pimpinan Camat.
” Jadi Saya memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Pak Camat Manganitu yang terus aktif dalam pengembangan potensi daerah mudah-mudahan Para Camat yang lain,bisa mengikuti langkah-langkah dari Pak Camat Manganitu,” ucap Tamuntuan.
Sementara itu Camat Manganitu Julian Pesik, SSTP, menyampaikan terima kasih atas Atensi dan Penghargaan yang diberikan oleh Kajari Sangihe dan juga Apresiasi dari Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe pada Ajang Penutupan Adhyaksa Sangihe Expo 2023. Penghargaan ini ini Persembahkan untuk Semua elemen dan lintas Sektor yang ada di Kecamatan Manganitu. Karena ini bisa diraih berkat Sinergitas Kolaborasi serta dukungan Masyarakat.
” Penghargaan ini cerminan kebersamaan Pemerintah, Forkopimda, Unit Kerja, Pemerintah Kampung, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat serta Pemerhati Budaya di Kecamatan Manganitu. Selaku Camat Kami Hanya
mendorong, memotivasi, mendukung dan menciptakan wadah pembinaan dan pelestarian seni budaya daerah, karena potensi seni budaya di Manganitu cukup tinggi dan tak kalah penting masih begitu banyak pihak yang aktif terlibat dalam melestarikan seni Budaya,” kata orang nomor satu di Kecamatan Manganitu ini.
Tak Lupa pula Pesik menyampaikan Terimakasih atas dukungan semua Pihak, terlebih apresiasi bagi Seluruh Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan Adhyaksa Sangihe Expo 2023, dimana dari Manganitu ada 7 Peserta Adhyaksa Star, 4 Peserta New Creation Culinary Competition, dan 4 Peserta Ampa Wayer. (ROBIN).
Pemerintah Pusat Respon Lobi Tamuntuan, Bangun Home Stay Di Desa Wisata Para Lelle
SANGIHE,GN- Meski di tengah kekurangan anggaran daerah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, namun Penjabat Bupati dr.Rinny Tamuntuan terus berupaya untuk pembangunan di Bumi Tampungang Lawo. Pj Bupati melakukan berbagai lobi ke Pemerintah Pusat, dan upaya Tamuntuan pun direspon positif dari Pemerintah Pusat, seperti beberapa waktu lalu BNPB Pusat datang ke Sangihe, mengutus tim khusus melakukan survei di sejumlah lokasi pasca bencana.
Dan minggu ini pun sebagai hasil lobi dari Pj Bupati Tamuntuan, Pemerintah Pusat kembali merespon positif dengan mengutus tim dari Pusat mengunjungi desa wisata Pulau Para Lelle untuk melakukan verifikasi permohonan program pembangunan home stay di Kampung Para Lelle.Hal ini sampaikan Tamuntuan ketika memimpin apel bersama dengan ASN,P3K, dan THL senin (10/7/2023).
” Minggi ini di hari rabu, ada tim juga akan turun dari Pusat untuk program , permohonan kami pembangunan home stay di Kampung Para Lelle, jadi kita harus mengangkat Pariwisata Kita, jadi home stay yang akan mereka bangun, di desa Para, jadi mohon dukungan dari dinas terkait untuk mendukung program ini,”kata Rinny Tamuntuan.(ROBIN).
Kementerian Desa Survei Lahan Pembangunan HomeStay Di Desa Wisata Pulau Para Lelle
SANGIHE,GN – Tim Kementerian Desa, Kamis (13/07/2023) telah turun langsung ke pulau Nitu Desa Wisata Para lelle kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe. Kamis, untuk menindaklanjuti permohonan PJ Bupati Tamuntuan guna pembangunan Homestay di Desa Wisata tersebut.
Pj Bupati Tamuntuan menjelaskan, Tim dari Kementerian Desa turun langsung ke lokasi Penerima Bantuan Homestay guna mengidentifikasi dan melihat langsung ketersediaan lahan untuk pembangunan Homestay.
“Desa Wisata Para lele bakal di bangun Homestay, dan ini tindak lanjut dari permohonan tersebut,” kata Tamuntuan.
Sementara itu, Tim Kementerian Desa Pembangunan Sarana dan Prasarana yang di wakili Analisis Rayhan Syawali, sangat mengapresiasi kerja keras dari PJ Bupati Sangihe dr Rinny Tamuntuan
“Kerja keras dr Rinny Tamuntuan sangat luar biasa. Nanti berkas dan segala sesuatunya akan segera kita verifikasi, data lahan dan lokasinya, jika semua sudah clear, bisa langsung di bangun Homestaynya untuk calon penerima.,” Jelas Rayhan sembari berharap bantuan yang nantinya di dapat ini bakal di maksimalkan secara baik oleh seluruh Elemen Masyarakat yang ada di Para Lelle.
Turut Mendampingi PJ Bupati Tamuntuan Kepala dinas Pariwisata Sangihe Femmy Montang dan Tim, Kadis PMDD dan Tim, Kaban Kesbang, Kapitalaung Kampung Para serta Staff Khusus bidang Informasi Publik Gunfanus Takalawengang.(ROBIN).
Kunker Ke Negeri 8 Pantai Pulau Para Lelle, Berikut ini Kegiatan Wisata Penjabat Bupati Tamuntuan
SANGIHE,GN-Penjabat Bupati Kabupaten dr.Rinny Tamuntuan melakukan kunjungan kerja di negeri 8 pantai Desa wisata Para lelle.Pada kunjungan di Desa wisata ini Tamuntuan didampingi suami tercinta dr.Fransiscus Andi Silangen,SpB-KBD, anggota DPRD Sangihe Benhur Takasihaeng,SE,Forkompida dan sejumlah pimpinan OPD Sabtu (8/10/2022).
penjabat Bupati Sangihe Sedang Berada di Desa Wisata Para Lele (foto: gemparnews)
Dalam kunjungan kerja di Desa Wisata Para Lelle ada beberapa kegiatan Pariwisata yang dilakukan Tamuntuan yaitu meninjau beberapa rumah warga yang dijadikan home stay,ketika mengunjungi rumah warga, Bupati berbincang dengan pemilik rumah.
Pj Bupati dr.Rinny Tamuntuan,Ketua DPRD Sulut bersama pimpinan OPD Bersantai di Pantai Nitu (foto: Gemparnews)
Usai meninjau home stay Bupati bersama rombongan mengunjungi pulau nitu,pulau tempat penikmat senja,dengan pasir putih yang halus dan bersih.
Pj Bupati dr.Rinny Tamuntuan melepas tukik dipantai laut pulau Nitu (foto: gemparnews)
Di pulau pasir putih yang bersih itu, Bupati bersama forkopimda melakukan pelepasan penyu sebagai bentuk pelestarian hewan endemik dalam laut.
Pada kesempatan itu pun Srikandi Kabupaten Kepulauan Sangihe ini bersama forkopimda dan rombongan bersantai di pantai menikmati keindahan pulau Nitu dengan aktifitas snorkling dan foto-foto.
Pj Bupati meninjau rumah warga yang rumahnya dijadikan Homestay (foto: Gemparnews)
Sekitar pukul 16.30 wita usai kunjungan ke Pulau Nitu Bupati bersama rombongan kembali ke Para Lelle,untuk mengikuti acara ibadah syukur bersama dan upacara adat Kampung Para Lelle yaitu pembuatan seke (alat penangkap ikan secara tradisional).
setelah selesai mengikuti ibadah bersama,dan upacara pembuatan seke, pada malam hari Bupati menjalin malam keakraban dengan masyarakat Kampung Para Lelle,dan Bupati langsung membaur dengan masyarakat setempat.
dr.Rinny Tamuntuan ketika membawakan sambutan di upacara adat Seke (foto: gemparnews)
Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan mengatakan Sebagai bentuk perhatian untuk kemajuan Pariwisata di Kabupaten Sangihe lebih khusus desa wisata Para Lelle Pemerintah daerah akan menyediakan fasilitas untuk rumah warga yang dijadikan home stay berupa satu paket penginapan yaitu,kama tidur,toilet,kamar mandi,set peralatan makan,ruang tamu akan disiapkan kursi bambu batik buatan Kabupaten Sangihe.
” Jadi semua kebutuhan untuk satu paket penginapan mulai dari kamar tidur ,toilet,kamar mandi,set peralatan makan akan kami siapkan dan didalam ruangan kamar atau ruangan tamu akan kami siapkan seperti kursi-kursi,mebel semua buatan dari dari Kabupaten Sangihe karena ada satu Khas dari Kabupaten Sangihe yaitu kursi bambu batik hal-hal itu yang akan kami siapkan agar supaya wisatawan itu bisa mengenal hasil dari Kabupaten Sangihe mebeler adalah bambu batik,”ujar orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.
Penjabat Bupati Bersama Forkopimda di Acara Adat Seke (foto: gemparnews)
Istri tercinta dari ketua DPRD Sulut ini pun mengagumi akan keindahan alam Pulau Nitu. “memang Pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe mengagumkan,dan ternyata cukup bagus tidak kalah dengan tempat-tempat lain dan tentunya besar harapan Kami Kabupaten Kepulauan Sangihe akan kami angkat menjadi pariwisata yang maju,”ucap Tamuntuan.
Sementara minggu (9/10/2022),Pj Bupati Tamuntuan bersama rombongan mengikuti ibadah minggu pagi di Jemaat Eben Haezer Para Lelle dan didampingi suami tercinta dr.Fransiscus Andi Silangen SpB-KBD selaku ketua DPRD Sulawesi Utara beserta rombongan.
Pj Bupati bersama rombongan saat mengikuti ibadah minggu di Jemaat Eben haezer Para Lelle (foto: gemparnews)
Dalam ibadah saat tersebut, dr Fransiscus Andi Silangen SpB-KBD menyampaikan Firman Tuhan dengan mengambil pembacaan Alkitab dari mazmur 139 :13-16 dan efesus 2:10 dengan tema khotbah maha karya Allah.
Silangen mengatakan Karena Tuhan Yesus kita dapat melakukan segala perkara, dalam hidup ini firman Tuhan selalu memberi kekuatan. “Kita diselamatkan karena kita percaya Tuhan Yesus. Ada 5 hal yang kita renungkan antara lain, kita adalah buatan Allah, kita diciptapkan dalam Tuhan Yesus,untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah yang telah dipersiapkan sebelumnya dan Tuhan mau kita hidup didalamnya,”tandas ketua DPRD Sulut ini dalam penyampaian kotbahnya.(ADV/ROBIN).
Tiba Di Kampung Bentung Hadiri HUT Kampung,Bupati Rinny Disambut Secara Adat
SANGIHE,GN – Sebagai orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo,Bupati dr.Rinny Tamuntuan terus melayani masyarakat baik di dalam kota maupun diluar kota,buktinya jumat (8/7/2022) Bupati menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kampung Bentung ke 232 tahun di wilayah Kecamatan Tabukan Selatan.
Bupati bersama rombongan di sambut secara adat Sangihe saat tiba di Kampung Bentung dengan kata-kata mendangeng sake (menjamu Tamu) serta tarian adat Gunde dan Upase yang di perankan oleh anak-anak yang ada di Kampung Bentung.
Dengan menggunakan Bahasa Daerah Sangihe, tua-tua adat menyambut kedatangan rombongan Penjabat Bupati dan kemudian dilanjutkan tarian gunde dengan anak-anak perempuan menggunakan baju adat atau laku tepu sambil mengayunkan sapu tangan yang di pegang di ujung jari, dan tarian upase dengan anak-anak laki-laki yang menggunakan parang dan penangkis.
Dalam sambutanya Bupati mengucapkan selamat HUT untuk Kampung bentung serta menyampaikan anak-anak yang tampil dalam perayaan HUT kampung Bentung akan tampil juga di Hari Anak Nasional (HAN).
“Saya meminta kepada Kapitalaung agar kiranya anak-anak yang sudah tampil begitu baik dengan masamper tadi, dapat hadir dalam perayaan HAN yang akan di laksanakan di Kepulauan Sangihe,” Ucap Tamuntuan.
Turut hadir Kapitalaung Kampung Bentung Abdulrahim Manopo, para tokoh-tokoh masyarakat dan warga kampung Bentung dengan menggunakan baju adat Sangihe.(ROBIN)