Pj Bupati Sangihe Bangga dan Apreasiasi Pelaksanaan Festival Nusa Tabukan

SANGIHE,GN- Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Albert Wounde,SH,MH membuka Festival Nusa Tabukan, Senin (05/08/2024).

Kegiatan festival dipusatkan di kawasan Pelabuhan Laut Pulau Bukide, juga dirangkaikan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Nusa Tabukan ke 22 Tahun.
kegiatan berlangsung meriah karena diawali dengan lomba perahu, sekaligus juga bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 79 Tahun.

Digelarnya Festival Nusa Tabukan Penjabat Bupati Albert Wounde,SH,MH merasa bangga terhadap Pemerintah dan masyarakat Nusa Tabukan yang mampu mengelar festival sekaligus melestarikan tradisi budaya maritim.

“Kita harus bangga terhadap Pemerintah dan masyarakat Nusa Tabukan telah menggelar kegiatan ini,dan kita juga bangga di beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia ada bagian dari integral negara Indonesia, daerah yang aman, damai, indah yang patut di perhitungkan dan di kunjungi sebagai salah satu tujuan destinasi wisata,”kata Albert.

Pada kesempatan itu juga Albert Wounde menyerahkan piagam penghargaan, dan Pj Bupati pun menyakini Festival Nusa Tabukan diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik wisata andalan Nusa Tabukan, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata.

Pada kegiatan Festival Nusa Tabukan berbagai jenis perahu, mulai dari yang tradisional hingga modern, turut ambil bagian dalam perlombaan, pesertanya sebagian besar nelayan lokal dengan skill dan ketangkasan mengendalikan perahu di tengah ombak.(ROBIN)




Ribuan Jemaat Ramaikan Karnaval Bondo

Jateng,GN- GITJ Bondo yang juga dikenal GITJ Kyai Ibrahim Tunggul Wulung yang bertempat di Bondo, Bangsri Jepara Jawa Tengah merupakan titik pemberangkatan bagi peserta karnaval dalam festival Bondo yang diinisiasi Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia.

Peserta yang mengenakan berbagai atribut ini berjalan berkendara menuju GITJ Margokerto Bondo sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju sebuah lapangan Margokerto yang berjarak 4 kilometeran dari GITJ Margokerto.
Karnaval yang dibuka oleh Yusuf Mujiono ketua umum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia didampingi Albert Muntu Bendahara umum, Antonius Natan Ketua Satu dan panitia lokal antaranya Suyito Basuki,Sugeng dan Subandrio, ditandai dengan pemukulan kentongan bambu yang menandai karnaval dimulai.
Karnaval yang diikuti ribuan masyarakat ini berlangsung meriah sekalipun teriknya mentari yang ada di daerah pantai utara Jawa ini begitu menyengat namun tak sedikitpun mengurangi kegirangan peserta karnaval Bondo ini.
Menarik karnaval yang diikuti puluhan gereja dari Bondo dan sekitarnya ini baru pertama kalinya di gelar sebagai penghargaan atas jasa para penginjil Jawa ketika itu yakni Kyai Ibrahim Tunggul Wulung dan juga Pieter Jams
Menurut Yusuf bahwa Festival Bondo oleh Pewarna Indonesia ini merupakan penghormatan dan apresiasi kepada Kyai Ibrahim Tunggul Wulung, yang pertama kali dilakukan dalam bentuk kegiatan.

“Kami sangat bersyukur adanya Festival Bondo oleh Pewarna Indonesia ini. Melalui festival ini, budaya Bondo bisa terangkat dan tersampaikan untuk dunia luar, sehingga kami sangat diberkati. Diawali bapak Ibrahim Tunggul Wulung yang sudah memberitakan Injil di tanah Jawa, hingga sampai saat ini kami belum pernah melihat dan merasakan berkat (penghormatan) yang diberikan melalui Penginjilan ditempat kami. Dan ini (Festival Bondo) sangat memberkati kami,” ujar Indriya, salah satu jemaat dari GITJ Puring, yang ikut dalam Karnaval Kirab Budaya Festival Bondo oleh Pewarna Indonesia, Jumat (10/11/2023).

Hal yang sama dikatakan oleh Devi, yang juga jemaat dari GITJ Puring, dimana dirinya merasakan berkat secara langsung juga ditunjukan Pewarna Indonesia melalui doorprize yang membawa sukacita kepada jemaat. “Sangat bersyukur kepada Pewrna Indonesia atas dilaksanakannya Festival Bondo. Terutama doorprize yang bisa memberkati jemaat seperti kulkas, sepeda, magic com, payung, perabotan,dan lainnya. Sungguh kami senang sekali dan berterima kasih,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Festival Bondo ini, Pewarna Indonesia secara khusus berkolaborasi dengan banyak pihak untuk terlaksananya acara. Para pihak yang berkolaborasi dan ikut melayani bersama yaitu; Kemenkes RI, Kementerian ATR-BPN, GAMKI, Pemkab Jepara, Bawaslu RI, UKRIM, UKI, STT LETS, GITJ, Awana, TMC Indonesia, GBI, GKSI, GPdI. (*/sisco)