Dirut Prof Starry Rampengan Hadiri Acara Buka Puasa Bersama, Momentum Pererat Silahturahmi di Tengah Keberagaman

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA,MARS, di dampingi  Direktur Layanan Operasional Dr Erwin Sondang Siagian, SSTP, M.Si, dan Direktur BMN dan Keuangan  Ekwanto, SE.AK, MM, Manajer dan Asisten Manajer  menghadiri acara buka puasa bersama, Selasa (17/03/2026) di masjid As-syifa RSUP Kandou Manado.

Hadir juga Pemerintah Provinsi yang di wakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Rima Lolong,MKes dalam acara buka puasa bersama.

Pada kesempatan itu, dr Rima membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara memberikan apresiasi yang tinggi atas terciptanya kerukunan melalui acara buka puasa bersama di lingkungan RSUP Kandou Manado.

Dia juga menyampaikan terimakasih kepada segenap jajaran RSUP Kandou Manado atas dedikasi pelayanan kesehatan yang terus melayani masyarakat di bumi nyiur melambai sebagai garda terdepan untuk membangun di bidang kesehatan.

Selanjutnya menjelang waktu berbuka, KH. Abdurrahman Mahrus, LC, MA, memberikan tausiyah Ramadhan yang menyejukkan hati.

Sementara itu, bagi Dirut Prof Starry Rampengan acara buka puasa bersama ini, sebagai bentuk momentum mempererat silaturahmi di tengah keberagaman di lingkungan RSUP Kandou. Dia menekankan bahwa integritas dan rasa kekeluargaan adalah kunci, agar RSUP Kandou terus maju memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ditempat yang sama,ketua Badan Takmirul Masjid Asyifa RSUP Kandou Manado, Muhammad Sahroni, Amd.RO mengatakan acara buka puasa bersama merupakan sejarah karena pertama kali mengundang tokoh- tokoh agama lainnya berkolaborasi dalam acara buka puasa.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia buka puasa bersama Djunarto, S.Si. “Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya  kepada direktur utama dan jajaran direksi, manajemen RSUP Kandou atas atensi dalam penyelenggaraan kegiatan BUka Puasa Bersama ini,” kata DJunarto.

Sebagai informasi acara Buka Puasa Bersama ini adalah yang pertama kali diadakan di Halaman Masjid As-Syifa RSUP Kandou Manado dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama. “Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada kami pegawai muslim yang ada di RS,” ucapnya.

Acara buka puasa bersama ini juga menampilkan lantunan lagu Qasidah dengan lirik Shalawat Badar oleh anak- anak yang di rawat ruangan Estela RSUP Kandou. Di balik nada-nada pujian tersebut, terselip doa dan harapan besar dalam perjuangan mereka melawan kanker.

Bentuk kasih sayang, Dirut Prof. Starry Rampengan memberikan santunan langsung kepada para pejuang cilik ini, sebuah simbol nyata dari nilai kepedulian yang diusung RSUP Kandou Manado. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Sambangi Kemenkes RI, Bahas Langkah Strategis Bersama Tim DTO

Manado,GN- Guna meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dan penguatan integrasi data kesehatan melalui sistem integrasi Satu Sehat serta pengembangan transformasi smart digital di lingkungan RSUP Kandou Manado, Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, menggelar pertemuan di Jakarta.

Pertemuan tersebut dilaksanakan bersama Ketua Tim Kerja Informasi Kesehatan Lanjutan dan Bioteknologi Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan RI, Haidar Istiqlal, S.Kom, MARS, Jumat (06/03/2026).

Dalam pertemuan tersebut Dirut Starry bersama Patick M Andries., ST, MBA QWP CEH selaku Kepala Instalasi SIRS, membahas berbagai langkah strategis.
Sementara tim Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes RI memberikan sejumlah arahan teknis dan strategis kepada manajemen RSUP Kandou Manado.

Dikesempatan itu, tim DTO memberikan apresiasi atas capaian RSUP Kandou Manado dalam implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) serta konsistensi pengiriman data kesehatan ke platform nasional Satu Sehat.

Sementara itu, Haidar Istiqlal mengatakan Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem digital yang digunakan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menyimpan, mengelola, serta mengintegrasikan data medis pasien secara elektronik.

Data tersebut meliputi riwayat penyakit, hasil pemeriksaan laboratorium, hingga resep obat, sehingga dapat menggantikan sistem pencatatan berbasis kertas yang selama ini digunakan.

Dia menjelaskan peningkatan kualitas data yang dikirimkan ke platform Satu Sehat serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) akan menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi layanan kesehatan digital.

“Dengan kualitas data yang semakin baik dan pemanfaatan teknologi seperti AI, rumah sakit akan lebih mudah melakukan analisis data kesehatan, meningkatkan efisiensi layanan, serta mempercepat pengambilan keputusan klinis,” sebutnya.

Ditempat yang sama, Dirut Prof Starry Rampengan berharap melalui optimalisasi integrasi Satu Sehat dan penguatan ekosistem digital RSUP Kandou dapat mewujudkan konsep Smart Hospital kedepannya dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (sisco)

 




Dirut Prof Starry Rampengan Tak Kenal Lelah Lakukan Telusur, Guna Perbaikan Sistem dan Tata Kelola Fasilitas

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K) FIHA,MARS tak kenal lelah memantau pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado.

Terbukti, sepekan ini Dirut Prof Starry Rampengan aktif meninjau keseluruhan ruangan di RSUP Kandou Manado.

Didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian dr Yune Laukati,MARS dan Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Wega Sukanto serta Manager dan Asisten Manager, Selasa (03/03/2026) kembali melakukan tulusur .

Diawali dari Instalasi rawat jalan Mawar Sharon, Dirut Prof Starry Rampengan mengecek pelayanan kesehatan. Selanjutnya telusur di lakukan di gudang Medis mengecek obat – obatan. Lalu menuju ke Kamar Jenazah dan Rehap Medik.

Di irina C secara menyeluruh Dirut Prof Starry Rampengan meninjau ruangan inap. Kemudian ke Irina D Dirut melakukan dialog dengan dokter dan perawat di ruangan.

Di irina E Dirut juga meninjau ruangan sekaligus memberikan arahan dan motivasi kepada perawat yang melakukan tugas pelayanan kesehatan.

Telusur yang dilakukan di ruangan Nicu, Dirut Prof Starry Rampengan mengecek fasilitas ruangan serta berdialog dengan para dokter.

Usai melakukan kegiatan telusur, Dirut prof Starry Rampengan mengatakan bahwa tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado.

“Tujuan telusur ini dilakukan untuk perbaikan sistem dan tata kelola fasilitas yang perlu diperbaiki. Tentu ini akan dilakukan secara bertahap dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan,” pungkas Dirut. (sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Pemimpin Rendah Hati Melayani Tanpa Batas

Manado,GN- Seorang Pemimpin bukan sekadar memberi perintah, tetapi kemampuan menginspirasi orang lain untuk bekerja sama mencapai tujuan.
Pemimpin memberikan teladan, bukti, kerja nyata dan gerak cepat untuk menindaklanjuti setiap keluhan dan masukan tanpa menunggu berlama- lama.

Kemampuan melayani dengan rendah hati tanpa batas waktu telah dibuktikan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS.

Terpantau media Gemparnews.com Sabtu, 28 Februari 2026, Dirut Prof Starry Rampengan menyusuri ruangan perawatan untuk memastikan apakah pelayanan kesehatan tetap berjalan baik.

Didampingi perawat, dokter, tenaga kesehatan serta dokter penanggung jawab pasien (DPJP), Dirut Prof Starry Rampengan memberi salam dan menyapa para pasien satu per satu.

Dirut pun menanyakan kondisi pasien kepada keluarga, sebagai bentuk perhatian untuk pelayanan kesehatan, guna memastikan penanganan medis berjalan sesuai prosedur.

Dirut juga meminta laporan perkembangan pasien dari tim medis sekaligus menegaskan bahwa kualitas pelayanan harus konsisten setiap waktu, termasuk di akhir pekan.

Dirut mengingatkan agar tanggungjawab dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada pasien terus dilaksanakan. Hal ini sebagai bentuk komitmen rumah sakit melayani dengan hati untuk Kandou lebih baik lagi. (sisco)




Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan di RSUP Kandou Manado, Dirut Prof Starry Rampengan Pantau Secara Menyeluruh

Manado,GN– Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP(K), FIHA) MARS, di dampingi Direktur Layanan Operasional, Dr. Erwin Sondang Siagian,SSTP., MSi, serta pejabat lainnya, Jumat (27/02/2026) melakukan pantauan pelayanan di beberapa unit. Pantauan di mulai dari ruang rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), sampai bagian pelayanan penunjang RSUP Kandou Manado.

Dirut Prof Starry Rampengan melakukan visitasi pasien di Irina B dan Irina C dan IGD. Dirut meninjau kondisi pasien dan juga memberikan edukasi, pola makan sehat sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan kesehatan.

Terpantau, Dirut juga melakukan dialog dengan pasien untuk mengetahui pengalaman mereka selama menjalani perawatan di RS Kandou Manado.

Selain itu, Dirut juga melakukan interaksi aktif bersama dokter penanggung jawab, dokter residen, serta perawat yang menangani pasien tersebut.

Selain itu, Dirut menanyakan terkait perkembangan kondisi pasien, sekaligus memastikan pelayanan berjalan sesuai standar operasional.

Dirut juga mengecek sistem rujukan rumah sakit untuk memastikan alur rujukan berjalan secara optimal. “Koordinasi dilakukan dengan pihak rawat inap untuk memantau ketersediaan tempat tidur, sehingga pasien rujukan dapat terlayani dengan maksimal tanpa hambatan,” ucapnya.

Untuk memastikan respons cepat bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera di IGD, Dirut mengecek secara langsung waktu tunggu pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologi (foto), dan layanan diagnostik.

Pelayanan non-medis seperti Customer Service, bagian registrasi, dan kasir tidak luput dari pantauan orang nomor satu di RSUP Kandou. Pantauan ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran proses administrasi pasien.

Begitu juga di ruang rekam medik (medrek). Dirut juga melakukan pemantauan guna memastikan tata kelola dokumen pasien berjalan tertib dan profesional.

Sarana dan prasarana menjadi perhatian khusus bahkan kondisi pendingin ruangan (AC) di sejumlah titik serta atap selasar yang mengalami kebocoran menjadi catatan penting untuk segera di tidanklanjuti.

Pantauan secara menyeluruh ini dilakukan, sebagai bentuk keseriusan manajemen RSUP Kandou Manado dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan, baik dari sisi medis, administrasi, hingga fasilitas penunjang, demi kenyamanan dan keselamatan pasien dan untuk kemajuan RSUP Kandou lebih baik lagi. (sisco)




PT Pelangi Sulut Terima Penghargaan ” Kecelakaan Nihil” Dari Gubernur Sulut

SANGIHE,GN – Suatu Kebanggaan yang luar biasa dirasakan oleh Direktur PT.Pelangi Sulut Ferdinand M.Mangumbahang,ST yaitu, menerima penghargaan ” Kecelakaan Nihil ” tahun 2026 dari Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan langsung memimpin upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 yang dipusatkan di Kota Bitung, Rabu (25/2/2026). Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, Gubernur menekankan bahwa K3 adalah fondasi utama perlindungan 146,54 juta pekerja Indonesia.

Gubernur Sulut ketika membawakan sambutan Menteri ketenagakerjaan RI menyoroti tantangan serius berupa 319.224 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2024. Dia menegaskan bahwa setiap kecelakaan adalah alarm atas adanya celah dalam sistem pengawasan dan budaya kerja.
Poin Utama Agenda K3 2026:
• Transformasi Digital: Optimalisasi aplikasi Teman K3 dan kanal Lapor Menaker untuk pelayanan yang lebih transparan.
• Penguatan SMK3: Mendorong perusahaan menerapkan Sistem Manajemen K3 sebagai standar mitigasi risiko yang sistematis.
• Budaya Kolaboratif: Memperkuat peran Dewan K3 Provinsi (DK3P) dan melibatkan serikat pekerja sebagai relawan pengawas.
• Profesionalisme: Pelayanan K3 harus berbasis data dan integritas, termasuk pemberian sanksi tegas bagi pelanggar pakta integritas.

“K3 bukan sekadar kewajiban regulatif, tapi sebuah nilai. Setiap pekerja berhak pulang dengan selamat, dan produktivitas harus berjalan beriringan dengan keselamatan,” tegas Gubernur Yulius.
Peringatan tahun ini menjadi fase strategis untuk meningkatkan daya saing nasional melalui sumber daya manusia yang sehat dan produktif di tengah dinamika digitalisasi industri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Bupati dan walikota se sulut.
Pemerintah juga mengakui masih adanya tantangan serius dalam implementasi K3 secara nasional.
‎Berdasarkan data tahun 2024, tercatat 319.224 kasus kecelakaan kerja yang terlapor di Indonesia. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai pemberitaan masih diwarnai kecelakaan kerja dengan korban meninggal dunia atau fatality accident.

Dirut PT Pelangi Sulut, Ferdinand M. Mangumbahang, ST sebagi salah satu perusahaan penerima penghargaan ini bersyukur atas perhatian pemerintah.

“Saya berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara yang telah memberikan Penghargaan “Kecelakaan Nihil” kepada PT. Pelangi Sulut pada Tahun 2026. Saya secara pribadi sangat Bersyukur dan Bangga mendapat penghargaan langsung dari Pak Gubernur Mayjend (purn) Yulius Selvanus,”ucap Mangumbahang usai menerima penghargaan.

PT Pelangi Sulut mendapatkan penghargaan berdasarkan Permenaker transmigrasi nomor per-01/men/2007 diberikan penghargaan kecelakaan nihil (zero accident award) atas prestasinya dalam melaksanakan program keselamatan dan kersehatan kerja sehingga mencapai 1.193.544 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja terhitung 01 januari 2023 sampai dengan 31 desember 2025. (Red/RB)




Buka Penerimaan Kembali PPDS-1 Ilmu Penyakit Dalam, Dirut Saripawan: Saling Menghargai dan Menghormati

Manado,GN- Plt Direktur Utama (Dirut) drg Yuli Astuti Saripawan,M.Kes membuka acara Penerimaan Kembali PPDS-1 Ilmu Penyakit Dalam di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Senin (2/6/2025) di ruangan auditorium lantai dua RSUP Kandou Manado.

Foto Bersama Usai Membuka Kegiatan (foto: Gemparnews)

Dirut Saripawan dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukur dimana hari ini dapat melaksanakan kembali kegiatan penerimaan PPDS-1 Ilmu penyakit dalam di RSUP Kandou Manado.

” Pada kesempatan ini kita bersyukur, satu proses panjang dalam dunia pendidikan khususnya di rumah sakit kandou dan Unsrat yaitu ilmu penyakit dalam. Ini suatu pembelajaran adek – adek semua, jadi harus di pahami bahwa sekarang dunia pendidikan khususnya untuk spesialis kita telah mengalami transformasi. Jadi memang beberapa perubahan – perubahan yang harus di ikuti oleh rumah sakit maupun universitas, misalkan kebijakan bersama dari Dikti maupun kementrerian kesehatan,” kata Dirut.

Lanjut Dirut Saripawan mengatakan Indonesia saat ini sangat membutuhkan tenaga kesehatan untuk mengisi kekosongan. Pendidikan kedokteran adalah salah satu pendidikan yang memang di bangun untuk saling berinteraksi dalam artian antara teman – teman peserta didik kemudian dwngan guru pengajarnya dan kemudian juga dengan masyarakat atau pasien.

“Itu tiga hal yang harus di pahami oleh adik – adik semua. Ketika kita berinterkasi dalam hal ini, kita harus saling menghormati. Ketika kita memahami bahwa kita sama, kita saling membutuhkan, kita juga saling menghormati. Itu satu kunci dimanapun, itu harus kita bangun,” ujarnya.

Plt Dirut RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,M.Kes bersama peserta (foto: Gemparnews)

Dirut Saripawan menegaskan antara adik – adik dan kakak kelas atau peserta yang berada di rumah sakit harus saling menghormati dan tidak ada yang mendominasi, dalam artian semua sama. “Jadi saling menghargai dan saling menghormati,” tegas Dirut Saripawan.

Diketahui sebanyak 132 peserta calon PPDS-1 ilmu penyakit dalam yang ikut dalam pembelajaran di RSUP Kandou Manado.

Turut hadir plt Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,M.Kes serta jajaran RSUP Kandou Manado. (sisco)




Lakukan Telusur di Irina Utama Nyiur Melambai, Plt Dirut : Rencana akan di Jadikan Pelayanan Eksekutif

Manado,GN-Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Dr dr Ivonne Rotty MKes melakukan telusur di Irina Utama Nyiur Melambai, Jumat (01/12/2023).

Plt Dirut dalam melakukan kegiatan telusur turut didampingi Direktur Layanan Medik dr Jehezkiel Panjaitan, SH, MARS, Direktur Perencanaan dan Keuangan Dr Erwin Sondang Siagian SSTP, MSi, Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto,Sp.BTKV dan Manajer Tim Kerja Hukmas Ruslianto Apeldorn Urendeng, SH serta pejabat RSUP Kandou Manado


Dari pantauan awak media ini, Dirut Ivonne mengecek sarana dan prasarana kesehatan yang ada di Irina utama Nyiur Melambai. Pengecekan irina nyiur melambai ini berkaitan dengan direnovasi dan dijadikan pelayanan eksekutif.

“Rencana ini akan dijadikan pelayanan eksekutif. Kurang lebih ada 20 tempat tidur. Empat tidur untuk VVIP dan 16 tempat tidur untuk VIP,” ujar Dirut saat di wawancarai sejumlah media.

Dirut berharap renovasi Irina utama nyiur melambai selesai Desember ini. “Jadi mudahan-mudahan dan juga Kita berdoa bersama agar renovasi bisa selesai Desember ini,” tandasnya. (*/sisco)