Gelar Workshop Code Stroke dan Trombolisis, Pesan Dirut Prof Dr dr Starry Rampengan: Pergunakan Moment Ini Dengan Baik

Manado,GN- Workshop Code Stroke dan Trombolisis yang dilaksanakan di Hotel Aston Manado, Selasa (2/8/2025) dibuka oleh Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr Obrin Parulian, MKes.

Kegiatan yang digelar oleh RSUP Prof Dr RD Kandou Manado bekerjasama dengan RS Pusat Otak Nasional (PON) dan Direktorat Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI.

Workshop ini digelar selama tiga hari kedepan hingga Jumat 5 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pengampuan rumah sakit jejaring pelayanan stroke, yang bertujuan menghadirkan layanan cepat dan tepat bagi pasien di berbagai daerah.

Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, selaku Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado saat menyampaikan sambutan, mengingatkan betapa seriusnya ancaman stroke di Indonesia.

“Stroke masih menjadi penyakit dengan angka kematian dan kecacatan tertinggi. Karena itu, pemerintah mendorong pemerataan layanan stroke sampai ke kabupaten kota, termasuk di Sulawesi Utara,” kata Dirut.

Lebih jauh Dirut mengatakan tim stroke di rumah sakit punya peran besar, bukan hanya menekan angka kematian, tetapi juga mencegah komplikasi dan menurunkan risiko kecacatan. Untuk itu, Dirut menjelaskan Workshop ini jadi sarana belajar sekaligus ruang berbagi pengalaman bagi para tenaga kesehatan.

“Setiap langkah kecil yang dilakukan dengan benar bisa menyelamatkan banyak nyawa. Pergunakan momen ini dengan baik, curi ilmu dari para narasumber hebat, dan terapkan di masyarakat. Semua itu hanya untuk hormat bagi nama Tuhan,” terang Dirut.

Diketahui acara workshop ini di pandu sekaligus moderator Dr dr Sekplin Sekeon, MPH, Sp.N, (K). Sementara untuk peserta kegiatan yakni para tenaga kesehatan dari berbagai daerah.

Workshop yang dihadiri Direktur SDM,Pendidikan ‎dan Penelitian RS PON ‎Prof Dr dr Syahrul, SpS(K), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr. Rima Fien Lolong, M.Kes serta undangan lainnya. (sisco)

 




Unsrat Manado Bersama Wuhu Institute of Technology & Coanch Gelar Workshop dan Student Exchange 

Manado,GN– Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado bersama Wuhu Institute of Technology & Coanch, Jumat (26/4/2024) menggelar Launching Luban Workshop dan Program Student Exchange.

“Unsrat Kerjasama dengan Wuhu Institute of Technology & Coanch Pada hari sabtu (27/04/2024) pukul 09.00 Wita Unsrat bersama Wuhu Institute of Technology & Coanch (perusahaan pengelola semen di Lolak Bolmong),” kata Wakil Rektor 1 Unsrat Prof Dr Ir Grevo Gerung, MSc.

Diketahui Wuhu Institute of Technology & Coanch merupakan salah satu perusahaan terkemuka dalam pengelolaan semen yang berada di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut).

Prof Grevo Gerung menjelaskan program akan dimulai Sabtu 27 April 2024 di Gedung Fakultas Teknik. Dimulai dengan digelar Workshop yang akan dihadiri Gubernur Sulut.

“Akan mewujudkan kerjasama dengan melakukan Launching Luban Workshop dan Program Student Exchange bertempat di lantai 5 Fakultas Teknik Unsrat Manado.Launching ini akan dhadiri Gubernur Sulut, Rektor Unsrat, Rektor Wuhu Institute of Technology dan Direktur Utama Coanch,” ujarnya.

Sebanyak 20 Mahasiswa akan mengikuti workshop, sedangkan Program Student Exchange akan melibatkan 35 mahasiswa terampil. Mahasiswa terpilih yang akan mengikuti Student Exchange diwakilkan dari beberapa Fakultas di Unsrat Manado.

“Setelah acara seremonial dilanjutkan dengan workshop terhadap 20 orang mahasiswa beberapa dosen Fatek dan juga penjelasan pelaksanaan Program Student Exchange kepada 35 orang mahasiswa dari beberapa fakultas di lingkungan Unsrat,” tutupnya. (*/sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Workshop Kedaruratan Pengelolaan LB3

Manado,GN-  Limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit dalam bentuk padat, cair dan gas yang bersifat berbahaya bagi kesehatan lingkungan. Karena rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan adalah tempat berkumpulnya orang sakit maupun sehat, oleh karena itu dapat menjadi sumber penularan penyakit serta pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan, sekaligus juga menghasilkan limbah yang dapat menularkan penyakit.

Berkaitan dengan hal tersebut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar Workshop Kedaruratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Selasa-Rabu (05 -06 Juli 2022) yang dimotori oleh Instalasi Sanitasi dan K3RS bertempat di aula lt 2 RSUP Kandou.

Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elisabeth Rotty, MKes saat membuka workshop mengatakan kepada ke 64 peserta workshop yang terdiri dari perawat, Kesling, operator incinerator, pengangkut sampah cleaning service, kegiatan ini harus di ikuti dengan baik untuk mengetahui bagaimana cara pengelolaan limbah yang baik dan benar dan menyangkut bagaimana cara angkutnya, pemilahannya dan identifikasinya sesuai dengan standar. “Karena kita tahu bersama, kita sedang menuju kearah proper yang tidak lagi merah tetapi sedang menuju ke hijau dan ini merupakan tanggung jawab bersama dari semua komponen yang ada di rumah sakit,” ujar Dr Ivonne.

Dia berharap kerjasama yang baik segenap hospitalia rumah sakit untuk sama-sama menggapai proper ini, dan bisa mendapat angka hijau, dan akan terus melakukan pelatihan ini kepada semua pegawai di RSUP Kandou Manado.

Dokter Ivonne mengajak, peserta bisa merubah budaya lama, agar selalu peduli atau Care terhadap pengelolaan limbah di rumah sakit. Dia juga menghimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan karena kita masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Adapun para narasumber dalam kegiatan ini madalah mereka yang sangat berkompeten dalam bidang Sanitasi dan K3RS Melki Mananohas, SE. MSi, Lidya Ratuliu, SST, Netty Aseng, SST, Ns. Allan Sondakh, S.Kep, M.Kes.(*/sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Workshop Pelatihan HPK Untuk 145 Pegawai

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut)Dr dr Jimmy Panelewen,SpB, KBD di wakili oleh Koordinator Diklit dr Hanry Pasandaran membuka pelaksanaan Workshop Pelatihan (HPK) atau Hak Pasien dan Keluarga untuk gelombang satu, bagi 145 Pegawai RSUP Kandou Manado.

Peserta Mengikuti Workshop Secara Daring (foto : ist)

145 pegawai tersebut terdiri dari Dokter, Perawat dan tenaga Administrasi secara Daring, Kamis (27/01/2022).Acara tersebut dilaksanakan selama dua hari mulai 27 – 28 Januari 2022.

Koordinator Diklit dr Hanry Pasandaran saat membuka kegiatan tersebut mengapresiasi atas keikutsertaan dari pegawai di lingkup RSUP Kandou Manado, sambil berharap dengan mengikuti workshop pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi semua peserta.

Di ketahui, kegiatan workshop pelatihan HPK tersebut dimulai pukul 09.30 wita hingga selesai. (sisco)




Di Buka Dirut RSUP Kandou Manado, 71 Calon Dokter Umum Ikut Kegiatan Workshop

Manado,GN- Tugas dan fungsi rumah sakit ini tampilannya adalah pelayanan tapi sebenarnya selaku akademik medical centre juga melakukan melakukan prose belajar mengajar karena RSUP Kandou merupakan rumah sakit pendidikan utama.
Ini dikatakan Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD saat membuka kegiatan Workshop dan Orientasi Bantuan Hidup Dasar(BHD), Peningkatan Mutu Keselamatan Pasien(PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dan Covid 19, Selasa (7/09/2021) di aula kantor pusat RSUP Kandou Manado.

“Tugas dan fungsi rumah sakit ini tampilanya adalah pelayanan,tapi sebenarnya selaku akademik medical centre kita juga melakukan proses belajar mengajar,karena RSUP Kandou merupakan rumah sakit pendidikan utama dan salah satunya bertanggung jawab mengawal proses pendidikan fakultas kedokteran unsrat manado” Ujar Dirut di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum, Dr dr Ivonne Rotty,MKes.

Dirut mengatakan peserta workshop supaya manfaatkan semua fasilitas yang ada di RSUP Kandou Manado dengan sebaiknya. “Pergunakan baik-baik laboratorium yang hidup,karena laboratorium di sini nilainya mahal juga instalasi dan pelayanan rawat jalan, instalasi gawat darurat,semuanya di manfaatkan baik baik,” tukasnya.

Lanjut Dirut mengatakan di luar negeri dalam proses belajar mengajar anak didik akan terpapar dengan laboratorium tersendiri dan mengimplementasi,kemudian raih kompetensi yang berhubungan dengan modul-modul pencapaian. “dalam proses belajar mengajar di Indonesia sendiri termasuk Manado adik-adik akan berhadapan langsung dengan manusia (pasien), sehingga akan terpapar dengan kompleksitas dan kalian bisa menyesuaikan untuk mendapatkan hasil yang baik,” terang Dirut.

Kepada 71 orang calon dokter umum Dirut berharap agar mampu menempatkan diri secara proposional dan beradaptasi dengan situasi dan kondisi. “Apalagi sekarang pada kondisi pandemi covid 19, angka kesulitanya akan lebih besar,” tandas Dirut.

Selain itu, dalam proses belajar nantinya berhadapan dengan pasien yang akan menjalani proses skrining untuk menetapkan pasien itu covid atau tidak. “Penetapan diagnosa covid-19 berdasarkan regulasi ada tiga. Yang pertama dengan hasil swab antigen positif kita bisa nyatakan pasien itu covid. Yang kedua kalau pasien dalam kelompok probable itu kita bisa nyatakan pasien covid 19 dan ketiga kalau pasien di nyatakan terkonfirmasi positif lewat pemeriksaan PCR, itu kita nyatakan pasien covid-19,” pungkas Panelewen.

Dia berharap peserta workshop agar jaga selalu nama baik dua institusi Universitas Samratulangi Manado dan RSUP Kandou Manado.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan 1 Fakultas Kedokteran Unsrat Manado dr carla Pinontoan, PhD, Plt Koordinator Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Manado dr Hanry Takasenseran, Sub Koordinator Pendidikan dan Pelatihan RSUP Kandou Jemmy Sambul,SE, Sub Koordinator Penelitian dan Pengembangan RSUP Kandou, dr Ramlie M Rawung,Mkes dan Kepala Instalasi Diklat Dra Sisca Hutadjulu, Msi. (*/sisco)




Pelayanan Informasi di RSUP Prof Kandou Manado Memerlukan Kemampuan, Memiliki Kesabaran Dan Memberikan Pelayanan Seimbang

FOTO: Peserta Workshop Pelatihan Peran SOD, SIC, MPP dan Kepala Instalasi dalam Pemberian Informasi Pelayanan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado

Manado,GN- Direktur Utama RSUP Prof DR RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Umum Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty MKes, Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan dan Direktur Perencanaan, Keuangan, dan Barang Milik Negara Dewi Anggraini, SE, MM serta Ketua Tim Penyeimbang Pelayanan dr Ronaldy EC Tumbel, Sp THT – KL(K) membuka kegiatan Workshop Pelatihan Peran SOD, SIC, MPP dan Kepala Instalasi dalam Pemberian Informasi Pelayanan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, di Aula lantai 2 RSUP Kandou Manado Jumat, (26/6/2020).

FOTO: Direktur Utama RSUP Prof DR RD Kandou Manado Saat Membuka Kegiatan Workshop

Dirut dalam penyampaiannya mengharapkan informasi pelayanan di RSUP Prof Kandou harus memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan seimbang dan punya kesabaran menjelaskan dengan baik kepada orang yang melakukan komplain. ” Saya berharap dalam pemberian informasi pelayanan di RSUP Prof Kandou, punya kemampuan memberikan pelayanan seimbang, juga memiliki kesabaran yang tinggi sehingga mampu menjelaskan dengan baik dan dapat di mengerti oleh orang yang melakukan komplein,” harapnya.

Selain itu, Dirut menyebutkan tujuan Workshop ini sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan yang paripurna.
” Kepada tim Penyeimbang Pelayanan RSUP Prof Kandou yang tugasnya untuk memperbaiki kualitas pelayanan RSUP Kandou perlu kita berikan apresiasi,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Elizabeth Rotty MKes menyebutkan pengaturan perilaku yang baik dalam berinteraksi dapat menciptakan kepuasan pelayanan publik. “Dalam interaksi pelayanan diperlukan pengaturan perilaku pemberi pelayanan dalam berinteraksi dengan penerima layanan publik sehingga dapat menciptakan kepuasan pelayanan publik,” ucap dr Ivonne.

Ditambahkannya, peningkatan kepercayaan terhadap publik dilingkungan RSUP Prof Kandou sangat perlu sehingga kepuasan komunikasi pelayanan menjadi efektif. “Jadi dalam berkomunikasi efektif, informasi yang disampaikan dapat diterima oleh orang yang membutuhkan informasi tersebut,” tutupnya. (sisco)




Bupati Minahasa Hadiri Workshop Implementasi Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan

Minahasa,GN- Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring,MSi menghadiri Workshop Implementasi Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan bertempat di Ball Room Hotel Four Points Manado Selasa,28 Januari 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk membahas dua peraturan BPK yaitu peraturan BPK Nomor tahun 2018 tentang Kode etik BPK dan peraturan BPK Nomor 5 tentang Majelis Kehormatan Kode etik.
Semua pihak perlu menegakkan nilai-nilai dasar agar keuangan negara dikelola berdasarkan prinsip akuntabilitas dan transparansi untuk mencapai tujuan bernegara, mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Dalam sambutannya Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey,SE menyampaikan bahwa 15 kabupaten/kota yang ada di provinsi Sulut berharap semua mendapat WTP.

Kegiatan Workshop Implementasi Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan dibuka secara resmi oleh ketua BPK RI Dr Agung Firman Sampurna.

Turut Hadir dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Ir Ronald Sorongan MSi, Asisten Administrasi Umum Frits Muntu SSos,Inspektur Daerah Ir Alva Montong,Kepala Bappelitbangda Philip Siwi SE,Plt Setwan Dolfie Kuron MBA,Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Drs Moudy Pangerapan MAP, seluruh Bupati/Walikota Se Provinsi Sulut, dan Ketua DPRD kab/kota Se Provinsi Sulut. (*/stevry)