Berita Duka, Anggota DPRD Sulut Meninggal Dunia

Sulut,GN- Provinsi Sulawesi Utara kembali dilanda duka mendalam. Winsulangi Salindeho, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dikabarkan meninggal dunia di RS Hermina subuh ini. Diketahui, Bu’ Winsu, sapaan akrabnya merupakan mantan Bupati Kabupaten Kepualaun Sangihe dan pernah menjabat Sekretaris Kota Manado.

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (foto : gemparnews)

Ucapan duka terus mengalir di media sosial untuk sosok suami dari Meiva Salindeho-Lintang, yang juga merupakan mantan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini.

Salah satu ucapan duka datang dari Dr Hendrik Manossoh. “Keluarga Manossoh-Mangindaan menyampaikan ucapan turut berdukacita sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke pangkuan TUHAN, salah satu putera terbaik Sulawesi Utara asal Nusa Utara. Sekaligus mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe (2004-2006 dan 2006-2011). Yang saat ini juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara periode 2019-2024 Bapak Drs. Winsulangi Salindeho. Semoga keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan, terlebih khusus Buat yang terkasih Ibu Meiva Salindeho-Lintang bersama keluarga terkait lainnya dimanapun berada,” tulisnya.

Jackried Maluenseng. “Selamat jalan ke rumah Bapa di sorga, anggota DPRD Sulut, orang tua kami tersayang bapak Drs Winsulangi Salindeho,” tulis Maluenseng sembari menyebut, Winsulangi merupakan mantan Bupati Sangihe, mantan Wabup Sangihe, mantan Sekkot Manado, mantan anggota BPMS GMIM, Ketua Panitia Pembentukan Provinsi Nusa Utara, tokoh pendiri Kabupaten Kepulauan Sitaro, perintis pendirian Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar). ” Tuhan Yesus menguatkan keluarga yang berduka, Ibu Pdt Meiva Salindeho-Lintang, anak-anak Uto Tin dan Christian bersama keluarga, Junior dan semua keluarga besar Salindeho-Lintang,” tambahnya.

Raski Mokodompit Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Suluts aat dikonfirmasi mengenai kabar duka ini mengaku kaget. Dia menuturkan, saat ini sedang mencoba mengonfirmasi keluarga. “Saya juga menerima telpon dari salah satu teman anggota dewan mengenai kabar duka ini. Saya sedang mencoba mengonfirmasi pada keluarga,” tuturnya.

Diketahui, oleh Fraksi Partai Golkar, Winsulangi Salindeho dipercaya menjadi Ketua Bapemperda DPRD Sulut. (*/sisco)

 




Winsulangi Salindeho : Pembahasan Ranperda Inisiatif Menunggu Hasil Rapat Paripurna DPRD Sulut

Sulut,GN- Pembatasan aktifitas dan kehadiran dalam melakukan kegiatan atau PPKM di Sulawesi Utara (Sulut) sesuai dengan edaran gubernur Sulut Olly Dondokambey nomor: 440/21.4150/Sekr-Dinkes tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara, diingatkan beberapa poin.Dengan adanya pembatasan ini aktifitas di kantor DPRD Sulut juga mengikuti edaran tersebut kehadiran 25 persen.

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (foto : gemparnews)

Meskipun demikian, pelaksanaan kegiatan dan pembahasan ranperda inisiatif oleh tim pansus tetap dilaksanakan melalui daring sambil menunggu jadwal pembahasan ranperda inisiatif melalui hasil Paripurna DPRD Senin,( 12 Juli 2021) pekan depan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bapemperda DPRD Sulut Drs Winsulangi Salindeho kepada media gempar news.com saat di hubungi melalui aplikasi whatsAp Jumat, (9/7/2021).

” Pembahasan ranperda inisiatif menunggu hasil paripurna hari senin 12 juli 21. Yang pasti pembahasan tetap dilaksanakan oleh pansus dan banyak melalui daring,” tulis mantan Bupati Sangihe ini singkat. (sisco)




Bapemperda DPRD Sulut Hadirkan Relawan Autis Dengarkan Usulan

Sulut,GN- Ketua Bapemperda DPRD Sulut Winsulangi Salindeho menuturkan bahwa sebelum final draf penyusunan Ranperda tentang penyandang Disabilitas, pihaknya telah menghadirkan relawan autis untuk memberikan masukan dan usulan.

” Dalam penyusunan Ranperda tentang penyandang Disabilitas perlu juga kami mendengarkan masukan dari relawan autis,” kata Salindeho kepada media ini Senin, (29/3/2021) di kantor DPRD Sulut.

Winsulangi Salindeho (foto: gemparnews)

Lanjut Salindeho mengatakan bahwa semua yang di usulkan oleh relawan autis sudah masuk dalam Ranperda tentang penyandang Disabilitas. ” usulan mereka memang sudah kami masukan dalam membuat Ranperda tersebut,” sambungnya.

Terkait dengan usulan relawan autis menyangkut pendidikan dan kebutuhan, ketua Bapemperda menjelaskan bahwa usulan tersebut sudah terakomodir dalam Ranperda penyandang Disabilitas. ” Kami juga memandang perlu, menyangkut pendidikan dan kebutuhan autis semuanya yang di usulkan sudah terakomodir,” terang personil Komisi I DPRD Sulut ini. (sisco)




162 Warga Bahu Mengungsi, Salindeho Harap Perhatian Dan Bantuan Pemprov

Sulut,GN- Bencana angin puting beliung yang melanda Kampung Bahu lingkungan 5 Kecamatan Siau Barat beberapa hari lalu, mengakibatkan kerugian materi dan rumah warga mengalami kerusakan yang cukup parah. Dari informasi yang di terima media ini, 162 warga saat ini mengungsi di tempat yang lebih aman.

Terkait hal itu, anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho mendesak pemerintah provinsi untuk segera menyalurkan bantuan bagi warga masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung.

Winsulangi Salindeho (foto: gemparnews)

” Saya hari ini akan langsung menghadap ketua DPRD Sulut untuk memintakan,agar menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi menyalurkan bantuan kepada warga masyarakat di kampung bahu lingkungan 5 Kecamatan Siau Barat,” kata ketua Bapemperda DPRD Sulut ini  kepada awak media, Selasa (30/3/2021) sore tadi di kantor DPRD Sulut.

Sebagai representasi dan dapil Nusa Utara, dirinya harus memperhatikan warga masyarakat, apalagi saat ini Terdampak bencana alam. ” Tentunya saya sebagai representasi warga masyarakat Nusa Utara khususnya, besok saya akan mengunjungi mereka (warga) yang ada di sana, untuk melihat secara langsung sekaligus membantu meringankan beban mereka, apa saja yang di butuhkan,” terangnya.

Dia berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi secepatnya untuk dapat di salurkan kepada warga yang mengalami bencana. (sisco)




Salindeho : Target April Mendatang Draf Net Ranperda Pengendalian Sampah Plastik Tuntas

Sulut,GN- Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sulut terus menggenjot Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pengendalian sampah plastik.

Winsulangi Salindeho (foto : gemparnews)

Bapemperda DPRD Sulut dalam waktu dekat ini, akan mengundang para pakar dari Unsrat Manado. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bapemperda DPRD Sulut Winsulangi Salindeho kepada media gemparnews.com ketika di temui diruangan kerjanya Senin (22/3/2021).
Salindeho menegaskan bahwa April mendatang semua draf net Ranperda tentang pengendalian sampah plastik akan rampung. ” Target kita pada April mendatang draf net Ranperda pengendalian sampah plastik akan tuntas,” ujarnya.

Dia berharap, Ranperda tersebut segera di paripurnakan, jika semuanya telah selesai. ” Unruk itu, kami terus pacu pembahasan Ranperda ini, agar segera rampung dan target kami April mendatang draf net selesai,” pungkasnya.(sisco)




Pesisir Pantai Di Kabupaten Kepulauan Sangihe Terancam Abrasi, Winsulangi Salindeho Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Sulut,GN- Masalah abrasi pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe bukan hanya masalah daerah melainkan menjadi masalah nasional. Sepanjang pesisir pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah terjadi abrasi akibat situasi dan kondisi yang terjadi. Akan terjadi kesulitan dalam hal pengukuran bagi instansi yang berkepentingan jika hal itu tidak diperhatikan, misalnya pada saat pengukuran Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (foto : gemparnews)

Terkait hal itu, Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho turut prihatin atas kondisi abrasi di sepanjang pesisir pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Salindeho menyebutkan bahwa seharusnya pemerintah daerah maupun pusat segera merespon apa yang menjadi persoalan di daerah perbatasan ini. “Abrasi terjadi di sepanjang pantai Tahuna, pesisir pantai desa Kalekube, Pampalaraeng,Tariang lama, Desa Lebo dan lain sebagainya perlu mendapat perhatian. Aspirasi ini akan kami teruskan ke Pemerintah Pusat untuk dapat dimasukan dalam anggaran APBN. Kami bersama instansi terkait menjadwalkan akan mendatangi Kementerian yang berkaitan dengan hal itu,” kata Salindeho kepada media gemparnews.com diruangan kerjanya Senin,(15/3/2021).
Selain itu, kata Salindeho ada beberapa sungai yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat seperti sungai yang ada di desa laine. ” Termasuk daerah aliran sungai juga akan kami sampaikan ke Pemerintah Pusat supaya mendapat alokasi dana di APBN,” pungkasnya. (sisco)




Winsulangi Salindeho Desak Pemerintah Pusat PerhatikanTDK Guru Di Perbatasan

Sulut,GN- Daerah Perbatasan merupakan garda terdepan di wilayah Indonesia, maka sepatutnya harus mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat. Demikian juga, kesejahteraan para guru yang mengabdi di daerah terdepan yang ikut mencerdaskan anak bangsa patut di perjuangkan. Namun, sampai saat ini, masih saja para guru di daerah perbatasan (Kabupaten Kepulauan Sangihe) belum sepenuhnya tersentuh oleh Pemerintah Pusat khususnya Tunjangan Daerah Khusus (TDK) seperti di wilayah Kecamatan Nusa Tabukan.

Informasi yang diterima media ini, ada sebagian Sekolah SD dan SMP di Kampung Nipa  Kecamatan Nusa Tabukan Kabupaten Kepulauan Sangihe, sudah empat (4) tahun para guru yang mengabdi disana belum mendapat perhatian Pemerintah Pusat terkait Tunjangan Daerah Khusus.

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (Foto: gemparnews)

Terkait informasi tersebut, Rabu (10/3/2021) salah satu anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho angkat bicara. Kepada awak media ini, Winsulangi mendesak Pemerintah Pusat melalui kementerian pendidikan untuk memperhatikan hal tersebut. ” Jika hal itu terjadi, maka sebagai representasi warga masyarakat khususnya daerah pemilihan nusa utara saya mendesak kepada Pemerintah Pusat lewat Kementerian pendidikan untuk memperhatikan para guru disana yang belum mendapatkan Tunjangan Daerah Khusus,” desak Bu Winsu sapaan akrabnya.

Dia berharap, Pemerintah Pusat lebih memikirkan dan memperhatikan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa ini di wilayah terdepan Indonesia. ” Mereka sepatutnya perlu mendapat perhatian. Karena mereka juga punya tugas yang sangat mulia yakni mencerdaskan anak bangsa di daerah perbatasan,” pungkas Ketua Bapemperda DPRD Sulut ini. (sisco)




Ini Pesan Anggota DPRD Sulut Menyambut Natal 2020 Dan Tahun Baru 2021

Sulut,GN- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Winsulangi Salindeho dalam menyambut hari sukacita bagi umat kristiani perayaan Natal Yesus Kristus 25 Desember 2020 dan menyongsong Tahun Baru 01 Januari 2021 mengajak seluruh komponen warga Kristiani untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Anggota DPRD Sulut Dan Ketua Bapemperda Winsulangi Salindeho (Foto: gemparnews)

 

” Tanpa mengurangi sukacita warga Kristiani dalam merayakan Natal 25 Desember 2020 dan tahun baru 01 Januari 2021 diharapkan warga memperhatikan protokol kesehatan dengan disiplin,” ujar Mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe ini kepada awak media gemparnews.com Sabtu (19/12/2020).

Selain itu, Dia menghimbau agar warga Kristiani jangan menciptakan kerumunan dan menghindari Minuman keras (Miras) kecuali untuk kesehatan. ” Jangan menciptakan kerumunan apalagi saat ini Sulut berbarengan dengan melonjaknya penyebaran covid-19. Dan juga  menghindari minuman keras kecuali untuk kesehatan,” terangnya.

Ditambahkannya warga masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam menyambut hari sukacita bagi umat kristiani sehingga tercipta suasana yang damai dan nyaman di bumi nyiur melambai ini. ” Tetap menjaga keamanan agar tercipta suasana nyaman dan sukacita menyambut Natal dan tahun baru. Selamat menyambut Natal 25 Desember 2020 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 01 Januari 2021 Tuhan memberkati,” tutup Ketua Bapemperda DPRD Sulut ini. (sisco)




Legislator DPRD Sulut, Winsulangi Salindeho Getol Perjuangkan Wilayah Perbatasan

Sulut,GN- Semangat yang tinggi untuk membangun wilayah perbatasan utara Indonesia (Kabupaten Sangihe,Talaud dan Sitaro) terus di perlihatkan oleh legislator DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Winsulangi Salindeho.

Legislator Sulut yang sarat dengan segudang pengalaman ini merindukan warga masyarakat Nusa Utara wilayah terdepan di Utara Indonesia, betul-betul menikmati Kemerdekaan dan Kesejahteraan, baik dari segi pembangunan infrastruktur jalan, kesehatan maupun pendidikan.

Diapun angkat bicara terkait penjelasan Gubernur Sulut tentang KUA Dan PPAS tahun 2021 saat disampaikan pada rapat paripurna DPRD Sulut Kamis (13/8/2020) lalu.

“Setelah kita mendengarkan penjelasan Gubernur Sulut tentang KUA dan PPAS tahun 2021 dari belanja modal, kita berharap daerah perbatasan Nusa Utara (Sangihe,Talaud dan Sitaro)perlu mendapat perhatian pemerintah,” ujar Salindeho kepada awak media ini saat ditemui diruangan kerjanya Jumat,(14/8/2020).

Legislator DPRD Sulut yang juga Ketua Bapemperda ini, mendorong pemerintah provinsi Sulut untuk mengalokasikan infrastruktur jalan provinsi yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe. ” Misalkan jalan provinsi Ngalipaeng sampai ke Pintareng yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan juga di Kabupaten Kepulauan Talaud perlu di tuntaskan pengerjaannya. Demikian juga sektor pendidikan dan kesehatan di tiga Kabupaten perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi,” terang Bupati yang pernah menjabat lebih satu periode di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini.

“Saya bersama teman lainnya dari dapil Nusa Utara sepakat untuk memperjuangkan aspirasi warga masyarakat termasuk memperjuangkan infrastruktur jalan dan lain sebagainya,” pungkas bu winsu sapaan akrabnya. (sisco)