Dirut Panelewen Terima Vaksin Dosis Kedua

Manado,GN- Lanjutan vaksin covid-19 untuk tenaga kesehatan di lingkup RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dilaksanakan Senin (01/02/2021) pagi tadi, di RSUP Kandou Manado.Vaksinasi tersebut merupakan dosis kedua yang di berikan (suntikan) kepada tenaga kesehatan.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Menerima Vaksin Dosis Kedua (foto : gemparnews)

Kepada sejumlah media, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengatakan dirinya merasa aman dan tidak ada gejala dan reaksi yang dirasakannya setelah menerima vaksin covid -19 sehingga dirinya tidak melaporkan . ” ya, rasanya aman-aman saja karena juga jarumnya sangat kecil. Ini menandakan vaksinasi Covid-19 aman. Juga halal sebagaimana fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia,” ungkapnya.

Lanjut Dirut Panelewen, dosis kedua ditujukan untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk. Hal ini memicu respons antibodi yang lebih cepat dan lebih efektif pada masa yang akan datang. “Suntikan kedua berfungsi sebagai booster untuk membentuk antibodi atau ‘tentara’ dalam tubuh secara optimal,” terangnya.

Vaksinasi Covid-19 booster untuk lanjutan, dipantau juga Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, dan beberapa pejabat struktural RSUP Prof Kandou Manado. (sisco)




Direktur Pelayanan Medik Keperawatan Dan Penunjang Buka Workshop Pembentukan Jejaring Internal Layanan Malaria di Rumah Sakit

Manado,GN- Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Global Fun menggelar Workshop Pembentukan Jejaring Internal Layanan Malaria, Jumat (25/9/2020) di aula lantai 1 RSUP Kandou Manado.

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan Membuka Workshop Pembentukan Jejaring Internal Layanan Malaria di Rumah Sakit

Kegiatan tersebut di buka oleh Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan, di dampingi Dr Agung Nugroho, SPpd, selaku ketua pokja malaria Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, dan dr Marlyn Neni Sumampouw, M.Kes selaku Projec Officer Global Fund Malaria.

Panjaitan menyambut baik kegiatan ini.
“Kami mengharapkan jejaring seperti ini dapat terjalin dengan baik,” ujarnya.

Lebih jauh Panjaitan mengatakan pertemuan workshop pembentukan jejaring internal layanan malaria di Rumah Sakit Provinsi Sulawesi Utara direncanakan diselenggarakan di tiga lokasi salah satunya di RSUP Kandou Manado yang bertujuan untuk melakukan langka-langka konsolidasi dalam rangka membentuk jejaring layanan malaria mencapai eliminasi malaria di Sulawesi Utara. Pembentukan jejaring ini berfungsi dalam melakukan konsolidasi baik ditingkat internal maupun hubungan dengan lintas program maupun lintas sektor terkait.

” Tujuan umum adalah untuk peningkatan kualitas tatalaksana kasusu malaria melalui peningkatan akses pelayanan, sehingga menjadi efektif dan efisien,” terangnya.

Panjaitan menambahkan kegiatan ini di danai oleh global fund, yang di dukung oleh dinas kesehatan provinsi Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut perwakilan perwakilan dari rumah sakit Siloam, rumah sakit Bayangkhara, rumah sakit Pancaran Kasih dan para pejabat struktural, dokter, perawat dan karyawan terkait yang ada di RSUP Kandou. (sisco)