RSUP Prof Kandou Manado Siap Lakukan Vaksinasi

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Penelewen,SpB-KBD pertegas kesiapan RSUP Kandou Manado untuk melakukan vaksinasi.

“Pada intinya kita sudah melakukan persiapan awal dengan melakukan simulasi persiapan vaksinasi,Bahkan kegiatan tersebut sudah di dokumentasikan. Kita juga membentuk tim untuk membahas mekanisme seperti apa yang harus di terapkan ketika vaksinasi akan dimulai. Dan intinya RSUP Kandou sudah siap untuk melakukan vaksin.” Tegas Dirut kepada media saat di wawancarai di lobby kantor pusat RSUP Kandou Manado Kamis, (07/01/2021).

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Ketika Di Wawancarai Media (foto : gemparnews)

Kegiatan vaksinasi di RSUP Kandou Manado lanjut Dirut, akan di bagi dalam 4 titik. “Karena jumlah yang cukup besar kita siapkan 4 pos dalam pelayanan vaksin. Proses vaksinasi ini akan di lakukan bagi tenaga kesehatan dan administrasi di RSUP Kandou,” tutupnya.

Diketahui Vaksin tahap pertama diperuntukkan bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Sulut yang terdiri dari tenaga kesehatan dokter, perawat juga tenaga non kesehatan seperti sopir ambulans, petugas laundry rumah sakit dan lainnya yang telah tercatat sebagai penerima vaksin Covid 19. RSUP Kandou sendiri masih menunggu penyaluran vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.(sisco)




RSUP Kandou Manado Gelar Simulasi Vaksinasi Covid 19

Manado,GN- RSUP Prof RD Kandou Manado, Selasa (1/12/2020) melakukan persiapan simulasi Vaksinasi Covid 19 di halaman depan ruangan rehabilitasi medik RSUP Kandou.

Simulasi vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari persiapan vaksinasi Covid-19. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar proses vaksinasi Covid-19 kepada seluruh penduduk Indonesia dapat berjalan dengan lancar.

Meski dalam tahap persiapan simulasi RSUP Kandou memastikan bahwa kegiatan uji coba imunisasi vaksin ini sesuai dengan petunjuk pemerintah pusat, dimana simulasi vaksinasi dilakukan secara terbuka agar masyarakat memahami bagaimana alur vaksin dan proses penyuntikan vaksin sehingga masyarakat akan terpapar lebih jelas, vaksinasi ini dengan standart yang sesuai.

Direktur Medik,Keperawatan dan Penunjang dr Jeheskiel Panjaitan mengatakan meski dalam tahapan ujicoba persiapan vaksinasi di RSUP Prof Kandou Manado, harus menerapkan 3M yaitu sebelum uji coba vaksin harus mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu, menggunakan masker dan menjaga jarak aman antar peserta.

“Peserta akan melakukan pendaftaran, setelah melakukan pendaftaran selanjutnya peserta akan diskrining terlebih dahulu untuk mengetahui apakah yang bersangkutan memiliki penyakit komorbid atau tidak.
Jika peserta vaksinasi terindikasi memiliki penyakit penyerta (komorbid) maka akan diarahkan ke ruang pemeriksaan umum, lalu diberikan surat rujukan untuk selanjutnya dirujuk ke RS. Sementara bagi peserta yang sehat, dapat menerima vaksinasi tahap pertama,” kata dr Jeheskiel.

Dia menambahkan usai penyuntikan vaksin, peserta tidak langsung pulang, melainkan harus menunggu selama 30 menit guna melihat apakah ada efek samping atau tidak. ” Belum bisa pulang usai vaksinasi, menunggu 30 untuk melihat apakah ads efek samping,” terangnya. (*/framu)