Hari Ini Sekretariat DPRD Sulut Jadwalkan Kembali Kegiatan Vaksinasi

Sulut,GN- Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu melalui Kepala Bagian (Kabag) Umum John Paerunan menyampaikan bahwa, Senin (8/3/2021) hari ini, akan dilaksanakan vaksinasi covid-19.

Sekretaris DPRD Sulut Gledy Kawatu,SH (foto : ist)

Jadwal vaksinasi ini bukan hanya anggota DPRD Sulut akan tetapi berlaku juga bagi ASN,THl yang bekerja dilingkup DPRD dan juga Wartawan yang melakukan peliputan dikantor DPRD Sulut.

“Berdasarkan penyampaian dari dokter Steaven Dinkes Sulut, bahwa vaksinasi akan dilaksanakan di ruang Paripurna Hari Senin tgl 8 Maret 2021, di mulai jam 10.00 hingga sore. Pelaksanaan vaksinasi ini untuk Pimpinan dan Anggota DPRD yang belum di vaksin, seluruh ASN, THL jajaran Setwan, dan juga wartawan yang meliput di DPRD Sulut,” kata Paerunan.

Sementara untuk keluarga kata paerunan belum ada jadwal vaksinasi. ” Bagi keluarga belum ada jadwal vaksinasi,” pungkasnya. (sisco)




Dilayani Besok 5 Maret Vaksinasi Hanya Untuk Lansia Terdaftar

Manado,GN- Vaksinasi bagi lansia akan dilangsungkan pada Jumat 5 Januari 2021. Informasi yang diterima media ini, vaksinasi tersebut yang akan dilayani hanya lansia yang sudah terdaftar.

“Jadi mereka yang akan dilayani hanya yang terdaftar di dinas kesehatan, mereka (Dinas Kesehatan) sudah punya data nama-nama lansia yang akan divaksin,” kata Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP Prof Dr R.D Kandou Manado, Dr dr Ivone Rotty, Rabu (3/3/2021).

Dokter Ivone menjelaskan, isu yang beredar bahwa akan ada vaksinasi lansia umum hanya dengan membawa KTP itu tidaklah benar.

“Iya, jadi tahap awalnya hanya yang terdaftar dulu. Tidak ada perintah untuk datang membawa KTP lalu dilayani. Semua akan dilayani, namun prioritas hanya yang terdaftar dulu,” pungkas Direktur SDM. (sisco)




Bu Winsu Respon Upaya Sekretariat DPRD Jadwalkan Vaksinasi

Sulut,GN- Berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah guna memutuskan penyebaran mata rantai covid-19 di semua sektor maupun instansi. Upaya tersebut hingga sekarang masih di lakukan dengan melakukan vaksinasi covid-19 kepada tenaga kesehatan, dokter maupun SDM yang bekerjadi sektor kesehatan.

Anggota DPRD Sulut Winsulangi Salindeho (Foto: gemparnews)

Terkait itu, Sekretariat DPRD Sulut juga mendukung setiap program Pemerintah Pusat maupun provinsi dalam masalah penanganan kesehatan. Buktinya, pihak sekretariat DPRD menjadwalkan rencana Vaksinasi bagi anggota DPRD Sulut Selasa (2/3/2021) hari ini. Namun jadwal tersebut masih tentatif menyesuaikan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Sulut Winsulangi Salindeho menanggapi positif upaya sekretariat DPRD Sulut menggelar vaksinasi covid-19 bagi anggota DPRD Sulut. ” Suatu upaya yang baik dalam memutuskan pandemi covid 19,” tulis Bu Winsu sapaan akrabnya kepada awak media ini melalui aplikasi whatsApp Senin (01/2/2021).

Dia berharap vaksinasi ini juga dapat di lakukan bagi semua keluarga (Suami, Istri dan anak) anggota DPRD Sulut. ” Saya juga berharap vaksinasi diberikan kepada istri/suami dan anak-anak anggota DPRD Sulut, Supaya dalam satu rumah semua punya kekebalan,” pungkas mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe ini. (sisco)




Jadwal Tentatif, Anggota DPRD Sulut Ikut Vaksinasi

Sulut,GN- Agenda Vaksin covid-19 bagi anggota DPRD Sulut bakal dilaksanakan pekan ini. Kegiatan sejumlah anggota DPRD Sulut sangat rentan terjangkiti virus covid-19 karena anggota dewan sering menerima aspirasi masyarakat sebagai representasi dari konstituen.” Tapi tentatif, menyesuaikan koordinasi dengan dinas kesehatan,” tulis sekretariat DPRD Sulut.

Gedung DPRD Sulut (foto : gemparnews)

 

Diketahui jumlah anggota DPRD Sulut sebagai penyambung aspirasi masyarakat sebanyak 45 orang.

Sebelumnya, perawat, dokter dan tenaga kesehatan lainnya telah di lakukan vaksinasi covid-19, bahkan sejumlah tenaga kesehatan yang bekerja telah menerima vaksin covid-19 secara massal di beberapa lokasi. (sisco)




SDM Kesehatan Terima Vaksin Dosis Kedua

Manado,GN- Vaksinasi Massal Dosis Kedua yang di ikuti oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di sektor kesehatan Jumat (19/2/2021) di Auditorium Unsrat Manado berlangsung tertib.
Sebelumnya SDM Kesehatan telah mengikuti vaksinasi dosis pertama, dan untuk vaksinasi massal hari ini merupakan kelanjutan menerima vaksinasi dosis kedua.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD, Direktur SDM Pendidikan Dr dr Ivone E Rotty,Mkes, Direktur Medik Dan Penunjang Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan (foto : gemparnews)

 

Disela-sela peninjauan vaksinasi massal dosis kedua, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD kepada media gemparnews.com menjelaskan terkait kegiatan vaksinasi massal ini. ” Target hari ini sesuai dengan penerima vaksinasi dosis pertama sebanyak 2.425 Orang dan kami berharap pada vaksinasi massal dosis kedua juga dapat mencapai seperti itu,” jelasnya.

Lebih jauh Dirut mengatakan tidak menutup kemungkinan ada yang tidak hadir vaksinasi hari ini, karena dengan beberapa alasan yang dalam kondisi tidak fit atau sakit.

SDM Kesehatan Menerima Vaksin Dosis Kedua ( foto : gemparnews)

Meskipun demikian tidak dapat mengikuti vaksinasi massal dosis kedua hari ini namun untuk SDM kesehatan di berikan waktu dapat di lanyani di pos vaksinasi terdekat atau langsung di RSUP Kandou Manado. ” Kalau tidak hadir hari ini, bisa di layani di pos pelayanan vaksinasi terdekat tapi tidak secara massal seperti saat ini, atau juga bisa langsung ke RSUP Kandou Manado tetap di layani vaksinasi kedua,” tutup Dirut Panelewen di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes dan Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan. (sisco)




RSUP Kandou Manado Mulai Vaksinasi Nakes Usia 60 Tahun Keatas

Manado,GN- Vaksinasi Tenaga Kesehatan (Nakes) umur 60 Tahun ke atas (Lansia) tahap pertama di RSUP Prof RD Kandou Manado, Senin (08/02/2021) pagi mulai dilakukan.
Vaksinasi ini untuk menindaklanjuti program Pemerintah Pusat yakni Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof RD Kandou Dr dr Jimmy Panelewen, SPB-KBD di dampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne Rotty MKes, Direktur Perencanaan dan Keuangan Dewi Anggraini, SE MM menjelaskan Kegiatan Vaksinasi Tenaga Kesehatan usia diatas 60 Tahun ini merupakan program dari Kementrian Kesehatan RI yang akan di Launching hari ini 8 Februari 2021 pukul 10 Pagi, Namun pihak RSUP Kandou berinisiatif untuk melakukan terlebih dahulu dan langka maju bagi RSUP Kandou sebagai pencapaian cakupan dimana tenaga kesehatan itu harus 100 persen melakukan Vaksinasi di bulan februari.

“Untuk hari ini 10 orang di grup pertama sudah di lakukan observasi dan sudah melakukan Penyuntikan dosis pertama dan tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi,” jelasnya.

Sementara itu, Dr Eko Prasetyo yang merupakan Nakes lansia pertama yang melakukan Vaksinasi Tenaga Kesehatan usia 60 tahun, Menyampaikan bahwa dirinya sangat senang karena bisa melakukan vaksinasi Covid 19 sesuai dengan program Pemerintah. “Seperti diketahui Dengan diberikannya vaksin COVID-19 bagi tenaga kesehatan yang berusia lanjut dapat melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan kita tanpa terkecuali,” ujarnya.

Kelompok lansia tetap akan menerima vaksinasi dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. Dosis pertama berfungsi untuk mengenalkan inactivated virus ke tubuh sehingga vaksin dapat bekerja sama dengan tubuh untuk membentuk antibodi baru.

Vaksin dosis kedua berperan sebagai booster atau meningkatkan kekuatan vaksin sehingga antibodi yang telah terbentuk semakin kuat dan optimal.

Persyaratan penerimaan vaksin Sinovac juga sudah diperbarui, yang sebelumnya ditujukan rentang usia 18-59 tahun, ditambah untuk usia di atas 60 tahun. Untuk populasi lansia 60 tahun ke atas, vaksin Sinovac akan disuntikkan ke dalam otot (intramuscular) sebanyak 0,5 mL dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. (sisco)




Ribuan Tenaga Kesehatan Ikut Vaksinasi Massal, Dandel : Ini Bukan Kegiatan Seremonial Tetapi Teknis Sekali

Sulut,GN- Pelaksanaan Vaksinasi massal yang melibatkan seluruh sektor kesehatan yakni RSUP Kandou Manado, Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, Unsrat Manado dan SDM yang bekerja di kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di auditorium Unsrat Manado Jumat, (05/02/2021).

dr Steaven Dandel,MPH Ketika Memantau Layar Vaksinasi massal Yang Di Ikuti Kabupaten Dan Kota (foto : gemparnews)

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut melalui Kepala bidang P2M dr Steaven Dandel,MPH menjelaskan inti dari kegiatan vaksinasi massal ini. ” Intinya untuk mempercepat cakupan vaksinasi covid-19 bagi tenaga kesehatan dan SDM Kesehatan. Ini bukan Kegiatan Seremonial tetapi teknis sekali yang kita upayakan,kemarin di Jakarta sudah dilaksanakan di Istora Senayan dan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” Jelas Dandel yang juga juru bicara covid-19 Provinsi Sulut.

Dikatakan, kegiatan vaksinasi massal ini di saksikan dan dipantau langsung oleh Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS. ” Kita lihat di layar ini, Semua Kabupaten dan Kota secara virtual dapat disaksikan secara serentak dan diharapkan dapat terhubung,” pungkasnya.

Di ketahui target Vaksinasi massal 3000 di Kota Manado dan sepakat pelaksanaan di Kabupaten dan Kota selesai sampai 10 Februari mendatang. (sisco)




Vaksinasi Massal Covid-19, Sulut Provinsi Kedua Libatkan Kabupaten Kota

Manado,GN- Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merupakan Provinsi yang kedua di Indonesia yang melaksanakan vaksinasi massal melibatkan kabupaten dan kota. Sebelumnya provinsi Jawa Barat juga sudah melakukan vaksinasi massal secara serentak libatkan kabupaten dan kota.

Ini disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD kepada sejumlah media di sela-sela acara vaksinasi massal di auditorium Unsrat Manado Jumat,(05/02/2021). ” Jadi Provinsi Sulawesi Utara merupakan provinsi yang kedua melaksanakan vaksinasi massal secara serentak melibatkan kabupaten dan kota,” kata Dirut Panelewen.

PLlt Irjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS, Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat Dan Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Memantau Jalannya Vaksinasi Diruang Auditorium Unsrat Manado (foto : gemparnews)

 

Vaksinasi Covid-19 secara massal lanjut Dirut, ditargetkan 3.000 sasaran untuk SDM kesehatan dari fasilitas kesehatan pemerintah, swasta, dan unit-unit pelayanan kesehatan.

Vaksinasi massal di Provinsi Sulawesi Utara ini ditinjau langsung Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS, Rektor Unsrat Prof Ellen Kumaat, Direktur Poltekkes Kemenkes Manado Dra Elisabeth Barung MKes, Kepala KKP Manado Yohanis Patari, dan Kabid P2P Dinkes Sulut dr Steaven Dandel MPH,Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes, Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN Dewi Anggraeni SE MM, serta Direktur Medis Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan.

Juga terpantau Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes dr Imran Nurali SpKO yang mengikuti secara virtual dari Jakarta.

Selain itu, Dirut menjelaskan bahwa Provinsi Sulawesi Utara menjadi daerah kelima yang dilaksanakan vaksinasi massal. “Kami berterima kasih atas atensi dari semua daerah yang sangat antusias menuntaskan vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi SDM Kesehatan,” pungkas Dirut.(sisco)




Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Tinjau Lokasi Pelaksanaan Vaksin Covid-19

Manado,GN- Memasuki hari ke-4 pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD meninjau kembali pelaksanaan vaksinasi covid-19.

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Ketika Di Wawancarai Media (foto : gemparnews)

Dirut pada kesempatan itu didampingi Direktur SDM Dr dr Ivone Rotty MKes, Direktur Medik keperawatan dan penunjang dr Jehezkiel Panjaitan serta jajaran RSUP Kandou Manado.

Usai melakukan peninjauan, Kepada awak media gemparnews.com Dirut mengatakan bahwa target pemerintah untuk vaksinasi bagi tenaga kesehatan dalam satu minggu di Seluruh Indonesia sebanyak satu juta  yang sudah di vaksin. ” yang dikejar oleh pemerintah dalam satu minggu ini mencapai satu juta,” kata Dirut Kamis,(21/01/2021) di muka lobi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado.

Selanjutnya, dijelaskan oleh Dirut bahwa rumah sakit vertikal yang ada diseluruh provinsi adalah proiritas termasuk RSUP Kandou Manado yang ada di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara. “Jadi prioritas minggu ini rumah sakit vertikal di Ibukota Provinsi,” jelasnya.

Setelah rumah sakit vertikal di Ibukota Provinsi kata Dirut, pekan depan akan.dilakukan selanjutnya di rumah sakit lainnya. ” Selanjutnya minggu depan akan dilaksanakan vaksinasi covid-19 di rumah sakit lain,” pungkas Dirut. (sisco)




Dirut Ajak Nakes Jadi Agen Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengajak Tenaga Kesehatan (Nakes) menjadi agen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk juga memberikan edukasi terhadap sesama Tenaga Kesehatan dilingkungan Rumah Sakit dan juga kepada teman se profesi nilai-nilai atau velue proses vaksinasi tersebut.
Ini disampaikannya saat membuka kegiatan vaksinasi covid-19 di lingkungan RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021).

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

“Orang kesehatan ini,kenapa dilakukan vaksiansi pertama kali. Tujuannya yang pertama adalah penghargaan dari pemerintah terhadap orang kesehatan juga Nakes. Nantinya orang kesehatan ini yang di vaksinasi menjadi agen untuk memberikan edukasi terhadap mereka atau masyarakat banyak mengenai efikesi atau efektifitas dari vaksinasi ini,” ungkap Dirut.

Dirut berharap, kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat bisa memberikan edukasi atau sesuatu yang sifatnya positif kepada masyarakat banyak. (sisco)