HVK berjuang di Kementerian, Datangkan Bantuan Vaksin ASF Untuk Peternak B2 di Sulut

Sulut,GN- Tim komisi I DPRD Sulut melakukan kunjungan kerja di kementerian pertahanan (Dirjen Strahan) pekan lalu.

 

Kunjungan komisi I tersebut terkait surat ” strategi pertahanan Kemenhan Rai menjelang pemilu tahun 2024 di wilayah perbatasan provinsi Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Herol V Kaawoan (HVK) menyampaikan secara lisan Aspirasi dari Asosiasi peternak Babi Provinsi Sulut.

HVK berharap Kemenhan dapat membantu koordinasikan dengan beberapa Kementrian terkait, untuk mendapat Bantuan Vaksin dari Vietnam buat ternak Babi yang terserang Virus (ASF).

“Karna kita tau bersama ketahanan pangan juga termasuk Pertahanan Negara,” kata HVK.

 

Untuk di ketahui aspirasi masyarakat peternak babi di Sulut juga sampaikan oleh HVK, ke Kementrian Sekretariat Negara RI saat Kunker beberapa bulan lalu.

Kunjungan kerja komisi I DPRD Sulut di terima langsung oleh Dirjen Strahan Mayjen TNI Bambang Trisnohadi dan Jajarannya.(sisco)




Capaian Vaksinasi Kampung Taloarane Satu Capai 80 Persen

SANGIHE,GN- Demi memutuskan rantai covid 19 dan untuk kesehatan serta menambah imun tubuh,Pemerintah,baik Pemerintah Pusat, Propinsi, Kecamatan, kelurahan hingga Pemerintah Kampung terus intens melakukan vaksinasi bagi masyarakat.

Seperti di Kampung Taloarane Satu Kecamatan Manganitu ,Pemeritah Kampung terus intens memberikan sosialisasi akan pentingnya vaksinasi dan terus menggelar kegiatan vaksinasi ,bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Manganitu.

Dengan intens kegiatan sosialisasi dan vaksinasi masyarakat sudah memahami akan pentingnya vaksinasi demi kesehatan dan kekebalan tubuh,sehingga capaian vaksinasi di Kampung Taloarane Satu sudah mencapai persentase sekitar 80 persen,sementara yang belum divaksin berjumlah sekitar 50-an Orang.

Kapitalauang Kampung Taloarane Satu Ernes Johar Leleran mengatakan bahwa capaian vaksinasi sudah 80 persen dan jumlah warga yang belum divaksin sekitar 50 orang,dan bagi yang belum divaksin diharapkan dapat divaksin di bulan desember.

Ia menambahkan warga sudah mengerti akan pentingnya vaksinasi untuk kesehatan dan kekebalan tubuh.

” Melalui sosialisasi dari Pemerintah warga sudah mengerti akan pentingnya vaksinasi untuk kesehatan dan kebebalan tubuh,bagi warga yang belum divaksin saya berharap kiranya dapat divaksin demi untuk kesehatan bersama,”kata Leleran.(ROBIN)




Kontra Covid-19, BIN Daerah Sulut Kerahkan Tim Taktis Medical Intelligence

Minsel GN — Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara kembali merangkul masyarakat dan pelajar untuk melakukan vaksinasi di Kabupaten Minahasa Selatan untuk mendorong percepatan vaksinasi nasional dalam program satu juta vaksin kontra Covid-19. pada Sabtu (20/11/2021)

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut Binda Sulut mengerahkan tim taktis medical Intelligence yang bergerak mobile menargetkan sasaran vaksinasi sebanyak 2200 target yang terdiri atas pelajar dan masyarakat yang dilaksanakan secara door to door dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kepada awak media Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah, SE,. menyampaikan target percepatan vaksinasi di Kab. Minahasa Selatan.

“Kegiatan vaksinasi yang kita laksanakan di Tumpaan Raya dan Amurang Barat, Kab. Minahasa Selatan, merupakan program satu juta vaksin dari Badan Intelijen Negara yang dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia,” ucap Kabinda Sulut.

Lanjutnya, “Hari ini kami dari Badan Intelijen Daerah Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat dan pelajar di sejumlah lokasi di Kabupaten Minahasa Selatan. Dimana dalam vaksinasi tersebut ada tiga lokasi yang disasar yaitu masyarakat di wilayah Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Amurang Barat serta vaksinasi pelajar di SMK Negeri 1 Tumpaan dengan total target capaian 2200 dosis vaksin,” jelasnya.

Adriansyah juga menghimbau agar masyarakat ambil bagian dalam setiap kegiatan vaksinasi yang di gelar di daerah masing masing,

“Kami menghimbau Kepada seluruh masyarakat dan pelajar yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera melaksanakan vaksinasi, karena vaksinasi itu aman dan akan meningkatkan imunitas tubuh kita,” ajak Kabinda Sulut.

Pelaksanaan vaksinasi masih terus berlanjut, bergerak bersama Dinkes Minsel, Puskesmas di beberapa kecamatan serta dukungan yang solid dari TNI dan Polri.
(*/Jusak Poludu)




Pemkab Sangihe Gelar Vaksinasi  Ke Pulau Perbatasan Secara Marathon

 

SANGIHE,GN – Untuk memutus rantai penyebaran covid 19 di Bumi Tampungang Lawo ini,Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe secara maraton menyisir mulai dari Pulau-pulau Perbatasan yaitu, Kecamatan Marore dan Kecamatan Kendahe untuk melaksanakan vaksinasi.

Senin (28/6/2021) pada kunjungan Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME bersama rombongan pertama-tama melaksanakan vaksinasi Kampung Matutuang dan sebanyak 120 orang divaksin, kemudian dilanjutkan vaksinasi di Kampung Kawio dengan jumlah warga yang divaksin sebanyak 70 orang,sementara di Kampung Marore warga divaksin hanya 16 orang,karena sebagian besar warga Kampung Marore sudah divaksin.

Hari ke dua selasa (29/6/2021) Bupati bersama rombongan tiba di Kawaluso Kecamatan Kendahe untuk melaksanakan agenda vaksinasi dan penyaluran bansos rawan pangan. Pada kesempatan itu sebelumnya Bupati menyerahkan bantuan bansos rawan pangan secara simbolis,kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi dengan Jumlah warga yang divaksin sebanyak 108 orang,sementara di Kampung Lipang jumlah masyarakat yang divaksin adalah 60 orang sehingga jumlah warga yang divaksin sebanyak 374 orang.

Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME mengatakan bahwa untuk mengatasi covid 19 di Kabupaten Sangihe,Komitmen Pemerintah Daerah agar seluruh masyarakat mampu menghindar dan terhindar dari covid 19.

” Komitmen kita seluruh masyarakat bagaimana mampu kita terhindar dan menghindar dari virus covid 19,”kata Bupati JEG

Gaghana menambahkan Pemerintah siap siaga agar covid 19 tidak banyak menular ke masyarakat sehingga langka yang dilakukan adalah vaksinasi

” Satu-satunya sulusi adalah vaksin,vaksin ini untuk memperkuat imun supaya masyarakat kita boleh menggunakan vaksin ini boleh meyakinkan dirinya bahwa sudah divaksin,karena vaksin ini berbagai prasyarat untuk agenda-agenda pemerintah ini yang kita lakukan bersama sehingga kita mulai dari perbatasan,” jelas Gaghana.(ROBIN)




Pemkab Sangihe Vaksinasi Di Kampung Matutuang,Warga Antosias Divaksin

SANGIHE,GN – Untuk memutuskan penyebaran virus covid 19 di Bumi Tampungang Lawo ini,Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan melaksanakan vaksinasi mulai dari pulau-pulau Perbatasan.

Pada kunjungan Bupati ke Kepulauan Perbatasan ini didampingi sejumlah kepala Bagian, Ketua Tim PKK Kabupaten Sangihe Dra.Ririswati Gaghana Katamsi bersama pengurus,Pimpinan OPD,Tim Medis, dan Pers.

Senin 28 juni 2021 Kampung Matutuang Kecamatan Marore adalah Kampung pertama untuk vaksinasi bagi warga.

Sebelumnya sambutan Bupati Jabes Ezar Gaghana,SE,ME mengatakan bahwa untuk mengatasi covid 19 di Kabupaten Sangihe,Komitmen Pemerintah Daerah agar seluruh masyarakat mampu menghindar dan terhindar dari covid 19.

” Komitmen kita seluruh masyarakat bagaimana mampu kita terhindar dan menghindar dari virus covid 19,”kata Bupati JEG

Gaghana menambahkan Pemerintah siap siaga agar covid 19 tidak banyak menular ke masyarakat sehingga langka yang dilakukan adalah vaksinasi

” Satu-satunya sulusi adalah vaksin,vaksin ini untuk memperkuat imun supaya masyarakat kita boleh menggunakan vaksin ini boleh meyakinkan dirinya bahwa sudah divaksin,karena vaksin ini berbagai prasyarat untuk agenda-agenda pemerintah ini yang kita lakukan bersama sehingga kita mulai dari perbatasan,” jelas Gaghana.

Kepala Dinas Kesehan Yoppy Thungari mengatakan bahwa masyarakat di Matutuang memahami pentingnya vaksinasi untuk imun tubuh dan kesehatan.

Dengan antosias warga ini Kadis berharap agar ini menjadi motivasi bagi Kampung-kampung lain di Kabupaten Sangihe.

” Dengan antosias warga Kampung Matutuang ini,kiranya menjadi motivasi bagi kampung yang lainnya,untuk siap divaksin,”harap jubir STGPP ini.

Pantauan media ini masyarakat Kampung Matutuang berbondong-bondong dan Sangat antosias menerima vaksin.Banyak warga ikut siap divaksin tidak lepas sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten,Pemerintah Kecamatan,Pemerintah Kampung,Petugas medis Kabupaten,Kecamatan,dan Petugas Medis di Kampung.

Kapitalaung Kampung Matutuang Nurrusiyanti Manderes ketika diwawancarai sejumlah wartawan usai menerima vaksin mengatakan semoga masyarakat setelah divaksin dijauhkan dari covid 19,sambil berharap semua masyarakat Kampung Matutuang semua 100 persen divaksin.

” Semoga dengan adanya vaksin ini semua masyarakat sehat,jauh dari covid 19,dan saya berharap semua masyarakat dapat divaksin 100 persen,”harap Manderes

Salah satu warga Rosalia Mokodompis (58 tahun) adalah orang pertama yang menerima vaksin dan terlihat antosias.

” qt suka divaksin ,karna kalo so divaksin menambah imun tubuh deng mo jadi sehat,habis vaksin qt nyanda ada gejala apa-apa,”ucap warga ini.

Antosias masyarakat untuk siap divaksin sampai vaksinasi selesai,sehingga jumlah warga Kampung Matutuang yang menerima vaksin sebanyak 120 orang.(ROBIN)




Ajak Masyarakat Sulut Ikut Ajuran Pemerintah, J2T : Vaksin Lindungi Saya Dari Penyakit

Sulut,GN- Program Pemerintah Pusat dalam mengatasi virus covid-19 terus dilakukan. Program Pemerintah Pusat pun mendapat dukungan penuh dari daerah provinsi maupun kabupaten dan Kota.

Untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sampai saat ini telah melakukan program vaksinasi covid-19 sampai ketingkat Kabupaten dan Kota Manado. Begitu pula Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut juga melakukan vaksinasi yang melibatkan Anggota DPRD Sulut,ASN,THL dan Wartawan.

Salah satu anggota DPRD Sulut yang ikut di vaksin yakni Julius James Tuuk (J2T) menerima suntikan vaksin dosis pertama, Selasa (8/3/2021), di ruangan Peripurna DPRD Sulut. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini mengajak masyarakat Sulut untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk ikut vaksinasi Covid-19.

“Jadi untuk masyarakat Sulut, mari ikuti anjuran pemerintah untuk saling menjaga kesehatan kita bersama. Percaya dengan petugas medis kita yang profesional,” ujar Tuuk.

Diapun mengikuti anjuran pemerintah untuk menerima vaksinasi untuk melindungi diri dari penyakit dan virus. “Saya James Tuuk, hari ini mengikuti anjuran pemerintah melaksanakan vaksin Covid-19. Saya percaya vaksin ini akan melindungi saya dari penyakit,” pungkasnya. (sisco)




14 Anggota DPRD Sulut Di Vaksinasi

Sulut,GN- Sebagaimana jadwal yang telah disampaikan oleh pihak sekretariat DPRD Sulut bahwa Selasa 02 Maret 2021 hari ini anggota DPRD akan menerima vaksin covid-19 langsung ditindak lanjuti.

Tim Vaksinasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut langsung melakukan vaksinasi kepada 14 anggota DPRD Sulut bertempat dirungan sidang peripurna. Jenis vaksin yang di terima oleh anggota DPRD adalah vaksin sinovac.

Anggota DPRD Sulut Menerima Vaksin (foto : ist)

Anggota DPRD yang ambil bagian menerima vaksinasi yakni Agustine Kambey, Berty Kapojos, Arthur Kotambunan, Melky Jakhin Pangemanan, Melissa Gerungan, Henry Walukow, Ilham Idrus, Johny Panambunan, Imelda Novita Rewah, Muslimah Mongilong, Amir Liputo, Ronald Sampel, Fanny Legoh dan I Nyoman Sarwa.

Glady Kawatu selaku Sekretaris DPRD Sulut
mengatakan, usai menerima vaksinasi covid-19, diharapkan para anggota DPRD akan relatif lebih aman. “Anggota DPRD rasanya akan relatif lebih aman kalau sudah divaksin, tentu kita berharap pandemi ini segera berlalu,” terangnya.

Lebih jauh, Sekretaris DPRD Sulut menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah provinsi Sulut telah memfasilitasi penyaluran vaksin.

“ Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Sulut, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub dan Sekprov serta dinas kesehatan sudah memfasilitasi vaksinasi di kantor DPRD Sulut,” ungkapnya.

Kawatu berharap vaksinasi bagi anggota DPRD Sulut bisa tuntas pada hari ini.

Sementara itu, anggota DPRD Sulut Henry Walukow mengatakan bahwa efek setelah 20 menit dirinya menerima vaksin, merasa mengantuk. “Setelah divaksin, sekitar 20 menit berdiam saya merasa ngantuk dan badan malas untuk digerakkan,” tuturnya.

Ditempat yang sama, juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel,MPH menjelaskan, rasa mengantuk adalah efek yang paling banyak dirasakan setelah divaksin. “Itu efek yang normal dan biasanya disampaikan oleh orang yang sudah menerima vaksin,” pungkas Dandel.(sisco)




Dirut Panelewen Terima Vaksin Dosis Kedua

Manado,GN- Lanjutan vaksin covid-19 untuk tenaga kesehatan di lingkup RSUP Prof Dr RD Kandou Manado dilaksanakan Senin (01/02/2021) pagi tadi, di RSUP Kandou Manado.Vaksinasi tersebut merupakan dosis kedua yang di berikan (suntikan) kepada tenaga kesehatan.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Menerima Vaksin Dosis Kedua (foto : gemparnews)

Kepada sejumlah media, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD mengatakan dirinya merasa aman dan tidak ada gejala dan reaksi yang dirasakannya setelah menerima vaksin covid -19 sehingga dirinya tidak melaporkan . ” ya, rasanya aman-aman saja karena juga jarumnya sangat kecil. Ini menandakan vaksinasi Covid-19 aman. Juga halal sebagaimana fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia,” ungkapnya.

Lanjut Dirut Panelewen, dosis kedua ditujukan untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk. Hal ini memicu respons antibodi yang lebih cepat dan lebih efektif pada masa yang akan datang. “Suntikan kedua berfungsi sebagai booster untuk membentuk antibodi atau ‘tentara’ dalam tubuh secara optimal,” terangnya.

Vaksinasi Covid-19 booster untuk lanjutan, dipantau juga Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, dan beberapa pejabat struktural RSUP Prof Kandou Manado. (sisco)




RSUP Prof Kandou Manado Gelar Vaksinasi Covid-19

Manado,GN- Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Senin, (18/01/2021) dibuka oleh Direktur Utama (Dirut) Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD dan dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI dr Imran Agus Nurali, SpKO, dewan Direksi dan Pejabat terkait lainya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Menyampaikan Sambutan (foto : ist)

Pada kesempatan itu, Dirut mengatakan pelaksanaan vaksinasi mulai hari ini, besok dan di perkirakan satu bulan ke depan mengingat tenaga kesehatan di RSUP Prof Kandou Manado sebanyak dua ribuan sehingga nantinya akan terseleksi berdasarkan dengan adanya indikasi-indikasi seseorang yang akan mendapatkan vaksinasi. ” Dari kelompok pertama 20 orang ini, dapat kita saksikan hari ini tidak ada tanda-tanda yang kita sebutkan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Tentu saja ini propaganda kita semua kepada warga masyarakat, pertama juga kepada tenaga kesehatan,dokter dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya dari semua komponen di RSUP Kandou Manado,” terangnya.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat Melakukan Vaksin Covid-19 (foto : ist)

Lanjut Dirut mengatakan dari penelitian secara epidemiologi surveilens kemudian penelitian klinis, vaksinasi ini adalah cara satu-satunya yang mungkin paling efektif untuk meredam atau memutus rantai penularan. ” Selain kita melakukan 3M yang sudah di dengung-dengungkan tetapi saat ini vaksinasi adalah cara terbaik kita berupaya keras memutuskan penularan ini,” pungkasnya. (sisco)




RSUP Kandou Manado Terima Vaksin Covid-19

Manado,GN- Pelaksanaan Vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan (Nakes),Dokter dan pegawai di lingkup RSUP Prof Kandou Manado akan di laksanakan Senin, (18/01/2021). Vaksin Covid-19 untuk Nakes di RSUP Prof Kandou Manado telah diterima dan saat ini sudah berada di gudang Farmasi.

Ini disampaikan Direktur Medik dan Keperawatan dr Jehezkiel Panjaitan kepada media ini. ” Vaksin covid-19 telah sampai di gudang farmasi sejumlah 240vial untuk 2 hari@60 vial per hari,” tulis Panjaitan melaui aplikasi whatsApp Kamis (14/01/2021).

RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Menerima Vaksin Covid-19 (foto : ist)

 

Sementara untuk pelaksanaan vaksinasi direncanakan senin pekan depan. “Kami rencananya besok simulasi jumat 15 Januari 2021 dan pelaksanaanya senin 18 Januari 2021,” sambung panjaitan.

RSUP Prof Kandou Manado lanjut Panjaitan,telah membagi tiga periode waktu dengan membuka dua posko sehingga perhari mencapai 120 orang yang memperoleh vaksinasi. “Kalau kapasitas per hari 1 posko dibatasi 60 orang dibagi dalam 3 periode waktu dan kami saat ini membuka 2 posko sehingga perhari bisa sampai 120 0rang yang memperoleh vaksinasi,” pungkasnya.

Untuk diketahui,pada intinya RSUP Prof Dr RD Kandou Manado telah siap melaksanakan vaksinasi covid-19. (sisco)