Wakili Bupati Asisten Satu Hadiri Acara Tulude SMA Negeri I Tahuna

SANGIHE,GN – SMA negeri I Tahuna menggelar acara adat Tulude yang dilaksanakan di lapangan SMA 1 Tahuna , jumat (13/2/2026).Pada tulude ini pihak sekolah mengundang Pemerintah Kabupaten yang dihadiri oleh asisten satu setda Kabupaten Sangihe yaitu, Johanis Pilat mewakili Bupati dan wakil Bupati.

Asisten satu Johanis Pilat disambut secara adat oleh anak-anak sekolah dan langsung di terima oleh kepala sekolah, guru-guru dan para siswa.

Pada perayaan tulude di SMA Negeri 1 Tahuna pelaku prosesi adat adalah para siswa dan terlihat dengan penuh tanggung jawab melaksanakan tugas mereka ,sehingga seluruh prosesi adat dapat terlaksana dengan baik.

Johanis Pilat dalam membacakan sambutan Bupati mengatakan bahwa terkait dengan pelaksanaan tulude yang digelar keluarga besar SMA Negeri I Tahuna menyampaikan terima kasih dan syukur atas penyertaan Tuhan di sepanjang perjalanan yang telah dilalui, setahun yang telah Berlalu sekaligus refleksi untuk menata langkah kedepan dengan hari yang bersih dan penuh pengharapan, yang didalamya terkandung nilai pertobatan, ada pembaharuan diri ,ada Penghormatan dan kasih kepada sesama, kepada alam semesta, kepada leluhur dan kepada penerus untuk melanjutkan perjalanan hidup yang penuh harmoni.

” Pada tema tulude SMA Negeri 1 Tahuna mengandung pesan, sebuah ajakan bagi seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Tahuna untuk terus melangkah bersama, saling menopang, saling menguatkan, saling menjaga untuk kehidupan yang penuh kesatuan dan persatuan dalam kasih, Saya memaknai tema ini sebagai komitmen SMA Negeri 1 Tahuna untuk terus melangkah membangun sekolah ini bukan hanya tempat menimba ilmu tetapi juga sebagi rumah yang menumbuhkan karakter, yang membuahkan iman,budaya dan kebersamaan, kiranya sekolah terus mampu menghadirkan terang bagi lingkungannya, bagi daerah serta melahirkan generasi yang cerdas,bijaksana, berintegritas dan berakar pada nilai-nilai budaya Sangihe,” Tutup Pilat membacakan sambutan Bupati.(RB)




Bupati Thungari Hadiri Tulude di Lesa, Panitia dan Warga Jemaat Ucapkan Terima Kasih

SANGIHE,GN – Jemaat GMIST Nazaret Lesa menggelar syukur tulude yang dilaksanakan di Pantai Lesa, Kamis (5/2/2026).Pada pelaksanaan tulude tahun ini panitia mengundang Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Bupati,wakil Bupati, Sekda dan para pimpinan OPD, Camat Tahuna Timur,Lurah Lesa dan undangan lainnya.

Kerinduan warga jemaat agar kedua pimpinan daerah dapat menghadiri pada pelaksanaan tulude, dan pada kesempatan itu terasa sangat istimewah karena langsung dihadiri Bupati Michael Thungari,SE,MM,wakil ketua DPRD Marvein Hontong,SH beserta beberapa pimpinan OPD,sementara wakil Bupati tidak hadir karena berada di luar daerah.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa ,atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jemaat GMIST Nazaret Lesa kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif serta memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan rangkaian perayaan Tulude dalam rangka HUT Daerah Kabupaten Sangihe yang ke 601 tahun, Bupati pun menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas undangan yang diberikan untuk menghadiri undangan Tulude Jemaat GMIST Nazaret Lesa.

” Kehadiran Saya di acara yang sakral ini merupakan sebuah kehormatan besar, karena Tulude yang kita rayakan saat ini merupakan hasil dari kebersamaan dan kerja tulus seluruh warga jemaat yang dengan setia menjaga dan melestarikan adat sebagai warisan iman dan budaya yang luhur,Tulude merupakan ruang perjumpaan batiniah , sakral atau manusia dengan sesamanya, manusia dengan alam ciptaan, manusia dengan para leluhur serta manusia dengan sang pencipta, didalam perayaan Tulude seluruh dimensi kehidupan dipertemukan dalam satu kesadaran, iman dan budaya sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup yang kita lalui sekaligus sebagai doa pengharapan bagi masa depan yang akan kita singsong bersama, Tulude mengajarkan kita untuk berhenti sejenak dan merefleksikan perjalanan hidup kita semua, mengenang segala proses perjuangan dan berkat, yang telah menyertai langkah kita sepanjang waktu, dan dalam kesadaran itulah kita diajarkan untuk merendahkan hati,mengakui keterbatasan sebagai manusia, serta mensyukuri setiap anugerah Tuhan baik dalam masu suka maupun duka, lebih dari itu Tulude juga menjadi doa pengharapan kolektif bagi kehidupan yang lebih baik kedepan,masyarakat yang rukun dan sejahterah, alam yang terpelihara, serta generasi penerus yang tetap berakar kuat pada nilai iman,adat dan budaya Sangihe, nilai-nilai inilah yang diwariskan para leluhur kita agar adat tidak hanya dirayakan secara seremonial tetapi dihidupi dan diwujudkan dalam sikap, perilaku dan tindakan nyata sehari-hari,” Jelas Bupati Thungari.

Ketua Panitia JHON ALVIAN MANOSSOH, SE melalui koordinator seksi acara CH.Jeane Pasikuali,SS menyampaikan Ucapan Terima kasih yang tulus kepada Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM beserta rombongan yang sudah berkenan hadir pada pelaksanaan acara adat Tulude di Jemaat GMIST Nazaret Lesa.

” Hari ini merupakan hari yang istimewah pada pelaksanaan syukur adat tulude di Jemaat GMIST Nazaret Lesa, karena dihadiri langsung pimpinan daerah yaitu Bapak Bupati beserta rombongan, meskipun ditengah kesibukan dan padat agenda namun Bapak Bupati berkesempatan hadir saat ini pada acara syukur Tulude di saat ini, ,untuk itu atas nama panitia dan seluruh warga jemaat GMIST Nazaret Lesa kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati, dan seluruh rombongan dan undangan yang hadir ,” ujar Pasikuali .(RB)




Tulude 2026 Sukses Digelar,Turut Dihadiri Wakil Gubernur Sulut

SANGIHE,GN – Setiap tanggal 31 januari adalah perayaan upacara adat tulude yang diselenggarakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang biasanya di hadiri Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Propinsi dan para Undangan.

Pada perayaan upacara adat tulude sabtu (31/1/2026), dibawah Pemerintahan Bupati Michael Thungari,SE,MM dan wakil Bupati Tendris Bulahari merupakan Tulude perdana dan langsung di hadiri wakil Gubernur Sulut DR.J.Viktor Mailangkay,SH,MH dan beberapa pejabat Propinsi lainnya.

 

Wakil Gubernur, Bupati,wakil Bupati dan para undangan langsung menyaksikan prosesi upacara adat tulude yaitu, Mesake Mamaeng, Memindura, Mendae Tamong Banua, Kakumbaede Tulude, Menengka Mohong, Menahulending Tembonangu wanua, anau Kawanua dingangu banua, Menuwang Tamong Banua, Mengungsi.

 

Dalam sambutannya Bupati Michael Thungari menyampaikan bahwa,sudah beberapa kali mengikuti acara Tulude ,kali ini adalah yang salah cuaca yang paling baik.

” Terima kasih kepada segenap tim doa yang telah mendoakan tempat ini, acara ini mulai dari minggu yang lalu sampai dengan hari ini, dengan penuh rasa hormat dan rasa sukacita,kita terhimpun dalam acara adat Tulude sebuah peristiwa budaya yang sakral dan bermakna bagi masyarakat Nusa Utara khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Bupati.

 

Bupati pun menyampaikan bahwa Tulude bukan merupakan sekedar tradisi tahunan,Melainkan wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas penyertaannya sepanjang perjalanan hidup yang kita lalui, sekaligus ruang perjumpaan batin, alam dan nilai-nilai luhur warisan leluhur dalam menyongsong masa depan dengan penuh harapan.

 

” Tema Tulude tahun ini mengajak kita sekalian untuk memaknai sukacita secara utuh dan dewasa , sukacita ini tidak hanya lahir dari berkat, keberhasilan dan kebaikan yang kita terima, tetapi juga dari peristiwa yang kita alami selamat satu tahun baik suka maupun duka , keberhasilan maupun tantangan karena semuanya ada dalam kasih dan penyertaan Tuhan, dalam kearifan adat dan iman setiap peristiwa hidup diyakini sebagai bagian dalam proses pembentukan dan pendewasaan tantangan, ujian bahkan kegagalan bukanlah suatu yang terpisah dari rencana Tuhan, melainkan saran untuk menumbuhkan hikmat, keteguhan dan kekuatan batin, sehingga kita dimampukan untuk terus melangkah dengan iman dan pengharapan,”kata Thungari.

 

Lanjut Bupati bahwa, Pada momentum Tulude juga menaikkan ungkapan syukur yang mendalam atas perjalanan panjang Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah memasuki usia 601 tahun.

” ini merupakan saksi perjuangan ,pengorbanan serta ketekunan para leluhur dalam membangun kehidupan bermasyarakat, beradat dan berbudaya dan beriman,usia yang panjang ini, merupakan jati diri,ketahanan dan semangat kebersaman masyarakat Sangihe dalam menghadapi dinamika zaman, upacara adat Tulude ini meneguhkan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur kebersamaan,kerendahan hati, Penghormatan terhadap alam serta ketekunan iman pada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.

Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR. J.Viktor Mailangkay, SH,MH ketika membacakan sambutan Gubernur Sulut menyampaikan bahwa, menapaki angka usia ke 601 tahun usia Kabupaten Sangihe yang sangat matang ,yaitu sedang berbicara sebuah perjalanan yang telah melampaui enam abad, jika diibaratkan daerah Kepulauan Sangihe bagaikan sebuah kapal kora-kora raksasa yang kokoh.Selama lebih dari 600 tahun kapal ini telah teruji menerjang badai besar dipasifik, membelah ombak samudera yang menantang dan menaklukkan arus zaman yang kian keras.

” Kayu penyusun kapal ini adalah persatuan kita, layarnya adalah iman kita yang teguh kepada sang pencipta, dan kemudinya adalah kearifan lokal yang luhur, Sangihe tetap berdiri tegak karena memiliki jangkar yang tertanam kuat pada adat istiadat, usia ini adalah bukti ketangguhan yang luar biasa dari masyarakat Sangihe yang tetap eksis, mandiri dan terus memberikan kontribusi berharga diberanda terdepan Utara negara kesatuan Republik Indonesia,” ujar Wakil Gubernur.

Lanjut Wakil Gubernur membacakan sambutan Gubernur bahwa,perjalanan panjang tersebut yang bermakna dari tahun 2025 dan awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mengukir catatan prestasi yang sangat membanggakan.

” Karena itu atas nama Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati,Bapak Wakil Bupati dan seluruh pihak atas dedikasi dan komitmennya sehingga mampu meraih hasil yang luar biasa,” kata Wakil Gubernur.

 

Lanjut Mailangkay bahwa Tulude bukan sekedar pesta rakyat atau rutinitas tahunan, upacara ini adalah kompas spiritual bagi masyarakat Sangihe, didalamnya terkandung nilai- nilai gotong royong, kerukunan dan ketaatan kepada Tuhan.

” Akhir kata Saya ucapkan selamat hari ulang tahun ke 601 tahun daerah Kepulauan Sangihe dan selamat merayakan upacara adat Tulude tahun 2026, Semoga Tuhan yang Maha kuasa senantiasa memberkati dan melindungi kita semua serta memberkati tanah yang kita cintai ini,” tutup wakil Gubenur membacakan sambutan Gubernur Sulut.


Ketika pelaksanaan prosesi adat semua berjalan dengan baik dan dengan penuh hikmat, sehingga acara Tulude 2026 dapat terlaksana dengan sukses, yang turut dihadiri langsung Wakil Gubernur Sulur DR.J.VIKTOR Mailangkai,SH,MH bersama rombongan Pemerintah Propinsi.
(Advetorial).




Sambutan Perdana Bupati Thungari, Di Momentum HUT Daerah Ke-601 Tahun Dan Tulude 2026

SANGIHE, Hari ini Sabtu (31/1/2026), DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati HUT daerah yang ke 601 tahun, serta Perayaan acara adat Tulude tahun 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh ketua DPRD ferdy sondakh, SE dan didampingi Wakil ketua Dewan Rizal Paul Makagansa dan Marvein Honton,SH.

Pada rapat paripurna ini di hadiri Pemerintah Propinsi, Bupati Michael Thungari,wakil Bupati Tendris Bulahari,anggota DPRD,Forkopimda, para pimpinan OPD, Camat, Lurah,Tokoh agama,tokoh masyarakat,tokoh adat dan Para Undangan.

Di Memontum HUT daerah ke 601 tahun dan Tulude 2026 merupakan sambutan perdana dari Bupati Michael Thungari berdiri menyampaikan sambutannya di hadapan anggota DPRD, dan Para Undangan setiap memperingati HUT Daerah dan upacara adat Tulude.

Sebelumnya Pada peringatan HUT daerah tahun 2025 yang berdiri menyampaikan sambutan adalah Pejabat Bupati dan setelah pemilihan kepala daerah pasangan Michael Thugari dan Tendris Bulahari menang pada pilkada Sangihe dan dilantik tahun lalu,maka pada moment hut daerah ke 601 tahun dan Tulude 2026 Bupati Michael Thungari perdana menyampaikan sambutan di setiap peringatan HUT dan upacara Adat Tulude.

Kepada media Thungari menyampaikan merasa terharu dan membanggakan dirinya sebagai Mantan anggota DPRD dan kembali berdiri sebagai seorang Bupati dengan melalui Proses dan anugerah Tuhan .

” Tentu Saya merasa terharu dan membanggakan sebagai mantan anggota DPRD Kabupaten Sangihe Kembali berdiri disini sudah sebagai Bupati dengan melewati proses dan ini adalah anugerah Tuhan, kiranya dapat membawa kemajuan dan kesejateraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe,”Kata Bupati Thungari.(RB).




Bupati Sangihe Hadiri Tulude di Kampung Salurang

SANGIHE,GN- Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari,SE,MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari menghadiri acara Tulude di Kampung Salurang, Tabukan Selatan Tengah pada Selasa (5/3/2025).

Acara ini menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Tabukan Selatan Tengah, khususnya Kampung Salurang, atas dukungan yang telah diberikan pada pemilihan kepala daerah 27 November 2024 lalu.

“Terima kasih banyak atas dukungan yang telah diberikan kepada saya dan Pak Tendris Bulahari. Semoga perjalanan lima tahun ke depan dapat memberikan sesuatu yang berarti bagi Tanah Tampungang Lawo,” ungkapnya.

Thungari menegaskan bahwa Tulude bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi merupakan identitas budaya Sangihe yang harus terus dilestarikan. Sejalan dengan visi-misi pasangan Tuari dalam mewujudkan Sangihe yang sejahtera dan berbudaya, acara adat seperti Tulude akan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.

“Pelestarian adat dan budaya merupakan bagian dari visi kami. Oleh karena itu, kegiatan seperti Tulude akan terus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah ke depan,” ujar Bupati MT

Di akhir sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, kapitalaung, dan seluruh masyarakat Kampung Salurang yang telah menyelenggarakan acara dengan baik.

“Dari awal hingga akhir, saya melihat acara ini berjalan dengan lancar. Mulai dari susunan acara, pelaksanaan kegiatan sejak pagi, hingga sajian makanan yang sangat memuaskan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya perayaan Tulude ini,” tutup Bupati MT. (RB)




Sekda,Bupati dan wakil Bupati Terpilih Hadiri Syukur Ibadah Tulude Jemaat Pniel Enengpahembang

SANGIHE,GN- Jemaat Pniel Enengpahembang, Kamis (6/2/2025) menggelar ibadah syukur tulude.Pada perayaan acara tersebut dihadiri Bupati terpilih Michael Thungari,SE,MM,wakil Bupati terpilih Tendris Bulahari,Sekda Harry Wolff dan sejumlah pimpinan OPD.

Ibadah syukur tulude dipimpin oleh Pdt.E.Diamanis,M.Th dengan mengambil pembacaan alkitab dari Mazmur 100 : 1-5. Terlihat Jemaat dan masyarakat setempat dengan merasa sukacita dengan kehadiran para pimpinan daerah tersebut.

Sekda Sangihe Melanchon Harry Wolff ketika membacakan sambutan Penjabat Bupati menyampaikan, apresiasi ,penghargaan dan terima kasih atas peran dan aktif jemaat Pniel Enengpahembang yang merupakan bagian masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.

” Semua keberhasilan prestasi dan peningkatan dalam berbagai dimensi pembangunan didaerah ini,bukanlah karena kekuatan dan kemampuan selaku Pemerintah didaerah ini, bukanlah kekuatan dan kemampuan Kami semata,tetapi sesungguhnya merupakan anugerah dari Tuhan yang diaktualisasikan, melalui komitmen dan totalitas, bersama Pemerintah dan masyarakat, karena itu Saya berharap dukungan ini terus berlanjut demi membangun Sangihe yang kita cintai,”ucap sekda membacakan sambutan Pj Bupati

Sesudah ibadah, makan malam bersama,dilanjutkan dengan acara lanjutan yaitu ampat wayer,dan terlihat Bupati dan wakil Bupati terpilih,Sekda dan rombongan membaur dengan jemaat .(RB)




Upacara Adat Tulude 2025 Sukses Digelar Dan Istimewa, Dihadiri Sultan Ternate

SANGIHE,GN – Tanggal 31 Januari adalah hari ulang tahun Daerah Kepulauan Sangihe dan perayaan pesta adat tulude.Seperti tahun-tahun sebelumnya Pada perayaan pesta adat tulude Pemerintah daerah dan panitia mengundang Pemerintah pusat,dan Pemerintah Propinsi.

Namun pada perayaan tulude tahun ini, terlihat istimewa karena selain dihadiri Pemerintah Pusat perwakilan menteri dalam negeri Tommy Bowulang dan Pemerintah Propinsi, serta dihadiri Sultan Ternate Ke 49 Hidayah Mudafar Sjah,S.IP,M.AP bersama permaisuri Boki Alwiah Husein Bupati Klungkung,Bupati Boltim dan para undangan lainnya.Hadir pulang Bupati Terpilih Michael Thungari bersama Ibu dan wakil Bupati terpilih Tendris Bulahari bersama Ibu.

Pada pelaksanaan prosesi adat, para pelaku adat terlihat dengan penuh tanggungjawab dan sungguh-sungguh melaksanakan tugas mereka yang disaksikan langsung oleh Pemerintah dan Para undangan,sehingga setiap proses pelaksanaan adat dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Usai digelar prosesi adat, kemudian makan malam bersama dilanjutkan pementasan tari alabadiri,salo Kapita salurang, musik olri,tarian gunde, musik bambu 6 group,ampa wayer dan masamper sabuah.

Dengan Terlaksananya proses adat dan pementasan seni dan budaya,serta dihadiri para tamu-tamu diatas maka tulude tahun 2025 sukses digelar dan teristimewah.

Penjabat Bupati Sangihe Albert Huppy Wounde,SH,MH dalam sambutannya menyampaikan, dengan semangat kebersaman, pada pelaksanaan prosesi upacara adat tulude tahun 2025, Wounde mengajak kepada semua untuk mempersembahkan syukur pada kehadirat Tuhan semesta alam, atas penyertaan dan perkenaan Tuhan dapat bertemu dalam suasana sukacita dan berbahagia.

” Sukacita Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin berganda karena dihadiri perwakilan menteri dalam negeri RI, Perwakilan Pemerintah Propinsi, dari PPATK,Sultan Ternate bersama Permaisuri,Bupati Klungkung,Bupati Boltim dan para undangan sekalian,”kata Wounde.

Lanjut Wounde bahwa, upacara adat tulude memiliki makna yang mendalam didalamnya terkandung tiga hal penting yaitu, mengucap syukur segala berkat dan anugerah Tuhan yang dikarunikan sepanjang Tahun yang telah berlalu, memohon ampun atas segala kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan dalam perjalanan waktu,menjalani hari-hari kehidupan disepanjang tahun lalu,serta menyerahkan dan memohon penyertaan Tuhan dalam kelanjutan hidup dan pengabdian tahun yang baru, yang sedang kita jalani sekarang ini,” Tutup Wounde.(RB).




Rapat Perdana Panitia Tulude, Pj Bupati Sampaikan Pentingnya Budaya Kebersihan

SANGIHE,GN – Panitia Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar rapat perdana persiapan pelaksanaan upacara adat Tulude tahun 2025, dan HUT Daerah ke 600 Tahun.

Rapat dipimpin langsung oleh Pj Bupati Albert Huppy Wounde,SH,MH didampingi Sekda Harry Wolff, Ketua panitia Johanis Pilat dan wakil ketua dua DPRD Marvein Hontong, yang turut dihadiri Forkopimda, badan adat, Pimpinan OPD, serta Para undangan.

Pada arahannya, Wounde menyampaikan bahwa pada momentum pelaksanaan upacara adat tulude dan HUT Daerah ke 600 tahun, selain adat juga sebagai sukses kepemimpinan yang baru untuk Sangihe, serta budaya.

” Pelaksanaan pada acara tulude juga momentum bagi kita sebagai budaya, Saya bicara budaya ini bukan budaya secara spesifik diartikan, tapi ada kegiatan-kegiatan nanti seperti kebersihan,kita bikin budaya kebersihan artinya kegiatan ini akan membudaya kita bikin bersih dan terang ini kota sehingga pada acara puncak Tulude dan HUT Daerah kita ke 600 tahun Kota Tahuna atau Daerah kita terlihat bersih dan terang. ,”kata Wounde.(ROBIN)




Pesta Adat Tulude 2024 Sukses Digelar, Pelaksana Prosesi Adat 80 Persen Libatkan Anak Muda

SANGIHE,GN – Tanggal 31 januari adalah hari peringatan ulang tahun Kabupaten Kepulauan Sangihe dan pesta ada tulude yang dilaksanakan Pemerintah dan masyarakat Bumi Tampungang Lawo, yang diperingati setiap tahun.

Pada Pelaksanaan tulude tahun ini, berbeda dengan tahun- tahun lalu yaitu, sebelumnya para pelaksana adat adalah para tua-tua adat atau senior, tapi untuk tulude 2024 pelaksana prosesi adat 80 persen melibatkan anak-anak muda.

Ketika melaksanakan prosesi adat, terlihat para pelaku adat, baik tua-tua adat dan anak-anak muda, begitu sungguh-sungguh dan serius melaksanakan tugas dan tanggungjawab mereka, sehingga setiap unsur-unsur yang dilakukan dalam prosesi adat tulude dapat terlaksana dengan baik dan sukses.

Dalam pelaksanaan prosesi adat tulude unsur-unsur yang dilakukan adalah :
– Memindura (Penghormatan adat)
– Kakumbaede (Nasan Khiasan)
– Menengkang Mohong (Kata-kata harapan)
– Menahulending (mohon doa restu)
-Memoto tamo ( Pemotongan kue adat tamo).

Selain menunjukkan unsur-unsur diatas ,untuk memeriahkan pesta adat tulude, juga ditampilkan berbagai tarian-tarian tradisional seperti tari gunde, empat wayer, tari salo, masamper, dan lain-lain.Untuk memeriahkan pesta adat tulude, malam hari sampae pagi hari dilanjutkan dengan masamper sabuah dan empat wayer umum, yang di saksikan ribuan masyarakat Kabupaten Sangihe.

 

Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr.Rinny Tamuntuan dalam sambutannya, menyampaikan momentum berharga ini menjadi semakin lengkap oleh karena kehadiran dari tamu tamu kehormatan baik dari Pusat, Provinsi maupun Bupati/Walikota Se-Provinsi Sulawesi Utara atau yang mewakili.

” Karena itu, atas nama pemerintah dan seluruh,komunitas masyarakat adat Sangihe, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas kesediaan Bapak/Ibu Hadirin seluruh rombongan tamu kehormatan yang berkenan hadir memenuhi undangan kami. Semoga kebersamaan yang terbangun pada kesempatan ini akan menjadi sumber inspirasi dan memberi motivasi bagi kami dalam perjuangan berkelanjutan membangun masyarakat dan Daerah Kabupaten Kepulauan
Sangihe sebagai pengawal kedaulatan NKRI di kawasan utara Indonesia,” kata Tamuntuan.

Lanjut Rinny Penyelenggaraan Upacara Adat Tulude dilaksanakan setiap tahun seiring dengan perjalanan panjang menyusuri sejarah dan eksistensi Daerah Kepulauan Sangihe, yang digelar setiap akhir bulan Januari bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Daerah.

Lanjut Tamuntuan Upacara Adat Tulude memiliki makna yang sangat mendalam dan sakral, karena didalamnya
terkandung 3 (tiga) hal penting, yaitu :
1).Mensyukuri segala berkat dan anugerah Tuhan yang telah dikaruniakan disepanjang tahun yang baru berlalu
2) Memohon ampun atas segala kesalahan serta semua dosa yang pernah dan telah dilakukan dalam
perjalanan waktu menjalani hari-hari kehidupan disepanjang tahun yang silam
3) Menyerahkan dan memohon penyertaan Tuhan dalam kelanjutan hidup dan pengabdian di tahun
yang baru, yang sedang dijalani sekarang ini. Dalam konteks tersebut dan seiring dengan tema peringatan hari ulang tahun ke-599 Daerah yaitu, Sangihe Tangguh, bangkit bersama, bekerja Lebih hebat dan sub tema :dalam hikmat Tuhan, bersama memberi makna, “maju pantang mundur” Menembus Keterbatasan, Kabupaten Mewujudkan masa depan Kepulauan Sangihe Yang Maju dan Sejahtera,

” Maka Upacara Adat Tulude sebagai kristalisasi nilai-nilai luhur masa lalu tetap aktual dan relevan untuk dipedomani dan dijadikan pijakan untuk melanjutkan perjalanan sejarah membangun masyarakat yang lebih baik dari waktu ke waktu.Seperti semboyang bagi kami tantangan tidak menjadi penghalang, karena semakin besar tantangan yang datang, maka akan semakin keras kami berjuang bagi Daerah Kabupaten Kepulaun Sangihe dan bagi NKRI tercinta,” tutup Orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.(ROBIN).




Tamuntuan Pimpin Rapat Pembahasan Akhir Panitia HUT Daerah Dan Upacara Adat Tulude 2024

SANGIHE,GN- Panitia HUT Daerah Kepulauan Sangihe Ke 599 tahun dan upacara adat tulude tahun 2024 menggelar rapat ketiga, yaitu rapat pembahasan akhir untuk pengecekan kesiapan semua seksi.Rapat dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr.Rinny Silangen Tamuntuan dan didampingi ketua umum panitia dan para wakil ketua. Rapat Pembahasan akhir ini dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati selasa (23/1/20234).

Kepada peserta rapat Tamuntuan menyampaikan kurang lebih satu minggu lagi akan memperingati HUT daerah dan melaksanakan pesta adat tulude,sehingga perlu digelar rapat koordinasi untuk pengecekan terakhir persiapan tiap seksi.

” Kita semua yang sudah masuk Dalam panitia, tentunya sudah sangat mengetahui apa yang harus kita laksanakan dari masing-masing seksi dan terima kasih untuk seluruh panitia karena sampai sore hari ini, sudah bekerja dengan baik, namun tentunya kita perlu memperkuat lagi dan lebih mempertegas kesiapan nanti pada hari H, supaya betul- betul dalam memperingati HUT Daerah kita ke 599 tahun, dan pelaksanaan upacara adat tulude, kita rayakan dengan semeriah mungkin dibanding dengan tahun yang lalu,”kata Tamuntuan

Pengecekan Kesiapan rapat ketiga ini antara lain :

– Seksi badan adat tanggal 31 mesahune sampai malam hari, semua pelaksana atau personil saat prosesi adat sudah siap.

– Penjemputan tamu di Bandara kendaraan, sudah dipersiapkan oleh seksi transportasi

– Seksi konsumsi sudah siap mempersiapkan konsumsi saat badan adat melakukan acara mesahune oleh badan adat, menyiapkan snack ringan di bandara bagi tamu datang, dan menyiapkan konsumsi tamu di saat di pandopo,dan di acara puncak Seksi konsumsi menyiapkan 1200 kepala

– Seksi Akomodasi sudah menyiapkan booking kamar bagi para tamu di Manado Beach Hotel total kamar yang di booking sebanyak 69 kamar.

– Seksi Perlengkapan menyiapkan sound system, tenda,panggung, kursi di tanggal -3 semua sudah siap

-kegiatan di dewan yang yang atur paripurna mulai jam 10 diatur oleh pihak dewan

– Kesiapan dari sisi penganggaran dari sekretaris panitia dibawah dinas pendidikan dan kebudayaan semua yang disampaikan oleh tiap Seksi sudah teranggarkan, kecuali akomodasi dan konsumsi, jasa badan adat dan Tim doa yang tidak teranggarkan dari DPA dinas pendidikan dan kebudayaan dan anggaran yang tidak tertata di DPA dinas pendidikan dan kebudayaan akan di kondisikan dari Seksi usaha dana.

– Seksi ziarah pelaksanaan ziarah ke makam Pahlawan dan makam mantan pimpinan daerah dilaksanakan tanggal 30

-Seksi kebersihan lomba kebersihan akan ada penilaian 5 yang terbaik dan 5 yang terendah.

-Seksi publikasi menyampaikan mulai tanggal 24 Pemasangan baliho, spanduk, dan umbul-umbul di tiap kecamatan,di setiap Kelurahan dan Kampung, serta mununjuk media dengan menyiapkan ID Card Panitia yang meliput di panggung utama saat prosesi adat.

Selain pengecekan seksi-seksi yang diatas,pada kesempatan itu Pj Bupati juga mengecek kesiapan semua Seksi-Seksi lainnya panitia HUT Daerah dan upacara adat tulude 2024.

Turut hadir mengikuti rapat forkopimda, dan seluruh panitia.(ROBIN)