Peringati World Transplant Day, RSUP Kandou Manado Edukasi Transplantasi Organ Aman

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado menggelar kegiatan sosialisasi di kawasan Mega Mas, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan ini dalam rangka memperingati World Transplant Day.

Direktur Utama RSUP Kandou, Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K) FIHA MARS, yang diwakili oleh Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian, dr Yune Laukati MARS membuka secara langsung kegiatan tersebut.

Kegiatan ini memiliki makna penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai transplantasi organ.

Dengan mengangkat tema “Give Hope, Give Life”, kegiatan tersebut menyentuh masyarakat.


Sambil jalan sehat civitas hospitalia RSUP Kandou menyusur beberapa ruas jalan di kawasan tersebut sembari memberi flyer tentang transplantasi yang tentu akan memberikan pengetahuan.

Direktur SDM dan Diklit mengatakan transplantasi organ adalah tindakan medis yang aman dan sangat bermanfaat. “Melalui transplantasi, kita bisa memberikan harapan hidup bagi keluarga, sahabat, maupun masyarakat yang mengalami gagal organ agar mereka dapat kembali sehat,” ujarnya kepada sejumlah media.

Selain memberikan edukasi kata Laukati, RSUP Kandou Manado juga ingin menumbuhkan kesadaran bahwa setiap orang berpotensi menjadi penyelamat hidup bagi orang lain.

“Dengan semangat Give Hope, Give Life, RSUP Kandou terus berperan aktif dalam pelayanan kesehatan yang unggul, khususnya di bidang transplantasi organ, serta memberikan harapan baru bagi pasien-pasien yang membutuhkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dilaksanakan jalan sehat, senam bersama serta pemeriksaan kesehatan gratis, seperti gula darah dan kolesterol kepada masyarakat yang ada.

Turut hadir Direktur Operasional Dr Erwin Sondang Siagian, Direktur BMN dan Keuangan Ekwanto, SE.Ak, MM, Para Manager dan Asisten Manager serta staf RSUP Kandou Manado. (sisco)




Besok, RSUP Kandou Manado Lakukan Operasi Transplantasi Tahap Kedua

Manado,GN- Setelah berhasil pelaksanaan operasi transplantasi ginjal tahap pertama Maret tahun 2023 lalu, kini RSUP kandou Manado kembali melaksanakan operasi transplantasi ginjal tahap kedua.

Operasi transplantasi ginjal akan dilaksanakan pada Minggu,28 Juli 2024 besok. Diperkirakan operasi ini berjalan sekitar 12 jam yang akan dimulai dari pagi sampai selesai.

Dokter Jehezkiel Panjaitan,SH.MARS saat di wawancarai media Gemparnews.com menjelaskan pelaksanaan operasi transplantasi ginjal akan di dampingi oleh tim RSCM Jakarta sebagai rumah sakit pengampuh.

Untuk persiapan kata dokter Jeheskiel, tim telah menyiapkan dari jauh hari termasuk peralatan yang akan di pakai dalam pelaksanaan operasi. ” Tim sudah siap menjalankan tugas ini. Tim terbagi 2 yakni tim untuk donor dan resipien. Terkait dengan segala peralatan alat medis yang akan di gunakan sudah disiapkan oleh tim,” kata dokter Jehezkiel yang juga Direktur Medik Penunjang dan keperawatan.

Dokter Jehezkiel berharap dukungan dan doa restu dari masyarakat Sulawesi Utara agar pelaksanaan operasi besok hari dapat berjalan dengan lancar. ” Pasien hanya satu yang akan melakukan operasi. Kami berharap Besok pelaksanaan pasti berhasil dengan baik dan sampai pada masa pemulihan. Kami juga mohon dukungan dan doa masyarakat Sulut untuk kelancaran pelaksanaan operasi,” tutupnya. (sisco)




Dukung Hari Transplantasi Se Dunia, RSUP Kandou Gelar Festival Transplant

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menggelar kegiatan Fun Walk, zumba dan edukasi bagi masyarakat, Sabtu (8/6/2024) dikawasan mega smart Manado.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendukung perayaan hari transplantasi sedunia yang diusung oleh Perkumpulan Transplantasi Indonesia (InaTS).

Direktur Utama melalui Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jehezkiel Panjaitan,SH.MARS dalam sambutannya mengatakan RSUP Kandou Manado kini merupakan salah satu tempat dalam pengembangan transplantasi.

“Tahun kemarin RSUP Kandou sudah berhasil melakukan transplantasi ginjal. Penerimaan masyarakat yang mau memberikan diri menjadi tolak ukur bahwa kegiatan transplantasi diterima,” ujarnya.

Panjaitan menjelaskan RSUP Kandou memiliki SDM yang unggul dan memiliki fasilitas yang memadai.

“Sebab kita memiliki SDM Unggul dan fasilitas yang cukup memadai. Diharapkan ke depan pengembangan ini terus berlanjut. Sesuai tema hari ini, kiranya harapan itu bisa terwujud,” jelasnya.

RSUP Kandou Manado juga terus berkomitmen membenahi diri dengan melengkapi beberapa peralatan yang dibutuhkan.

Selain itu, RSUP Kandou memberikan respon positif dengan adanya program seperti hari ini.

“Saya memberi apresiasi bagi mereka yang sudah mengagas kegiatan ini hingga berhasil dilaksanakan,” tutupnya.

Diketahui, tujuan khusus dari kegiatan ini yakni, memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat umum sehingga transplantasi dan layanannya dikenal luas.

Selain itu, juga meningkatnya dukungan sosial dari masyarakat untuk calon pasien dan pasien pasca transplantasi. Meningkatnya komitmen pengobatan dan kualitas hidup pasien pasca transplantasi. Memperkenalkan program Living Donor dan Cadaveric Donor kepada masyarakat.

Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto, Direktur Keuangan dsn Perencanaan, Dr Erwin Sondang Siagian,SSTP, MSi, Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi Luneto,S,Kep,M.Kes, Ketua Komite Medik,Dr.dr Erling David Kaunang,SpA (K) hadir dalam kegiatan tersebut. (sisco/*)




Catat Sejarah Perdana Di Indonesia Timur, RSUP Kandou Manado Sukses Laksanakan Operasi Transplantasi Ginjal

Manado,GN- Meskipun mengalami beberapa kali penundaan persiapan Transplantasi Ginjal di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, akhirnya rencana tersebut dapat terwujud dimana tim Transplantasi Ginjal RSUP Kandou Manado di dampingi tim Transplantasi Ginjal dari RSCM Jakarta berhasil dan sukses melaksanakan tugas yang diemban.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD Saat Memberikan Sambutan (foto : Gemparnews.com)

Dengan keberhasilan ini, tentu menjadi catatan sejarah bagi RSUP Kandou Manado di mana operasi transplantasi Ginjal ini merupakan perdana dilaksanakan di Indonesia timur. Hal ini tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi dunia kesehatan di RSUP Kandou Manado.

Di ketahui juga sebelumnya, RSUP Kandou Manado juga mencatat sejarah, dimana telah berhasil melakukan operasi pemisahan kembar Siam tahun lalu.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kerja keras dan semangat tinggi dari tim Transplantasi Ginjal RSUP Kandou Manado dan tim pengampuh tranplantasi Ginjal RSCM Jakarta, telah sukses dan berhasil menjalankan tugas dalam operasi transplantasi ginjal.

“Saya merasa bersyukur bahwa kegiatan perdana transplantasi ginjal oleh RSUP Kandou Manado bisa terlaksana secara sukses. Operasi yang dilaksanakan itu berjalan sangat lancar Dimata saya dan ini juga diakui oleh teman-teman tim Transplantasi ginjal. Persiapan yang dilakukan itu sungguh-sungguh sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan regulasi,” jelas Dirut Panelewen, Sabtu (18/03/2023) saat konferensi pers di ruangan PBVC Lantai 4 RSUP Kandou Manado.

Foto Bersama Usai Konferensi Pers (foto : Gemparnews)

Lanjut Kata Dirut Panelewen, kegiatan ini sebenarnya bersifat monumental, karena ini adalah perdana di Lakukan Di RSUP Kandou Manado dan perdana juga dilaksanakan di Indonesia timur.

“RSUP Kandou Manado berusaha keras menjawab dan mensuport kegiatan atau program nasional. Syukur hari ini kita bisa melaksanakan itu. Ini bukan hanya kerja direksi akan tetapi kerja dari semua jajaran RSUP Kandou Manado yang di dukung oleh tim pengampuh Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” kata Panelewen.

Dirut juga menyampaikan terimakasih atas dukungan dari Kementerian Kesehatan yang telah memback up RSUP Kandou dalam suksesnya kegiatan ini.

“Saya berharap nantinya kepada tim Transplantasi ginjal, tolong niat dan semangat dan roh dari kegiatan ini akan membantu masyarakat,” terangnya.

“Sekali lagi saya mengucap syukur kepada yang Maha Kuasa yang mencintai kita semua dan menyampaikan terima kasih kepada semua teman-teman yang terlibat dalam kegiatan ini, Tuhan akan selalu menolong kita semua,” tutup Dirut Panelewen. (sisco)




Dirut Panelewen : Mohon Doakan Pelaksanaan Transplantasi Ginjal Agar Dapat Berjalan Lancar Dan Sukses

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP ) Prof Dr RD Kandou Manado kembali menjadwalkan pelaksanaan operasi Transplantasi Ginjal untuk pasien. Pelaksanaan operasi tersebut direncanakan pada Sabtu 18 Maret 2023 mendatang dengan melibatkan berbagai pihak SDM di RSUP Kandou Manado termasuk persiapan peralatan di rumah sakit.

Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto: gemparnews)

Di tahap awal ini tim dokter RSUP Kandou Manado akan di dampingi tim dokter Transplantasi ginjal dari rumah sakit pusat dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD ketika di wawancarai media Gemparnews.com di kantor administrasi RSUP Kandou Senin (13/3/2023).

“Tanggal 18 Maret mendatang akan melibatkan berbagai pihak SDM di RSUP Kandou Manado termasuk persiapan peralatan-peralatan di rumah sakit.
Ditahap awal memang ada pendampingan dari tim tranplantasi pusat dan RSCM Jakarta sebagai pengampuh. Mereka akan bergabung dan pelaksanaannya akan dilaksanakan seperti yang saya sampaikan tadi,” kata Dirut Panelewen

Lanjut Dirut Panelewen mengatakan setelah kegiatan pertama sukses,kita berharap ke depannya kedua, ketiga dan keempat kita berdiri sendiri.

Sementara, untuk ijin kata Dirut Panelewen, ijin tersebut sudah ada. Dalam pelaksanaan operasi transplantasi ginjal ini nantinya yang akan bekerja adalah tim dokter dari RSUP Kandou, meskipun awalnya dari tim dokter pengampuh RSCM Jakarta.

Selain itu, Dirut Panelewen menjelaskan pelaksanaan Transplantasi ginjal adalah yang pertama di Sulawesi dan di Indonesia Timur. “Memang hal yang penting dan sebenarnya pelaksanaan transplantasi ginjal adalah kegiatan pertama yang dikerjakan di Sulawesi dan saya yakin di Indonesia Timur juga. Nanti ke depannya sesuatu yang sifatnya reguler. Karena ini adalah penanganan – penanganan pasien gagal ginjal dan yang paling paripurna adalah transplantasi ginjal,” jelasnya.

Dirut Panelewen juga meminta dukungan masyarakat serta mendoakan agar rencana pelaksanaan operasi transplantasi ginjal dapat berjalan dengan lancar. “Memang saya sudah sampaikan, hindari jangan sampai ada misalnya dugaan-dugaan jual beli organlah padahal ini tidak ada, sebab kasus ini tidak akan terjadi karena yang memberikan adalah orang tuanya sendiri. Mudah – mudahan dan tolong didoakan tanggal 18 Maret mendatang operasi transplantasi bisa berjalan lancar dan sukses. Dan ini bukan sukses untuk institusi tetapi sukses untuk pasiennya,” tandasnya. (sisco)
.