Kemenkes Poltekes Manado Gelar Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat PPDM di Kelurahan Kakaskasen

Tomohon,GN- Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan (Kemenkes Poltekes) Manado kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sebagai Ketua Tim yakni Nita R Momongan,S.Pd,SST,M.Si (NIDN 4018017201), anggota Ana B. Montol,S.Pd,M.Si (NIDN 4017086601) dan Henry S Imbar,S.Pd.,M.Kes (NIDN 4025096801).

Adapun kegiatan ini adalah pelatihan Pengembangan Produk Lokal Pada Kader Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Untuk Mengatasi Penyakit Hipertensi.

Kelurahan Kakaskasen 1 merupakan salah satu kelurahan yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan wilayah pelayanan kesehatan kelurahan Kakaskasen 1 bagian dari wilayah pelayanan Puskesmas Kakaskasen. Kota Tomohon. Kelurahan kakaskasen saat ini merupakan kelurahan dengan pemukiman modern yang beridentitas kuat terhadap kebudayaan setempat. Terdapat berbagai fasilitas umum yang ada, seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, Puskesmas pembantu, tempat-tempat usaha kuliner, dan tempat-tempat usaha lainnya.

Permasalahan prioritas di lokasi kegiatan yaitu kelurahan Kakaskasen 1 adalah masih tingginya kasus penyakit degenertif khususnya penyakit hipertensi di Kelurahan Kakaskasen 1.
Permasalahan ini perlu untuk ditanggulangi karena berdampak terhadap produktifitas kerja penderita itu sendiri serta sebagai upaya mencegah risiko terjadinya komplikasi penyakit lainnya yang disebabkan karena hipertensi.

Untuk tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni memberikan pelatihan dalam bentuk pengembangan resep berbasis pangan lokal untuk mencegah dan membantu penyembuhan penyakit hipertensi di di Kelurahan Kakaskasen 1 Kota Tomohon.

Sementara kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk edukasi dengan memberikan pelatihan pelatihan pengembangan resep berbasis pangan lokal kepada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK. Tahap-tahap pelaksanaan kegiatan PkM yaitu persiapan terdiri koordinasi dan advokasi dengan pemerintahan setempat sebagai mitra PkM tentang pengembangan resep dan persiapan peralatan praktek dan sarana prasarana untuk kegiatan Pengabmas. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah kelurahan Kakaskasen 1, Puskesmas Kakaskasen dan calon peserta pelatihan yaitu kader kesehatan dan Tim penggerak PKK.

Maksud kegiatan ini untuk mendapatkan dukungan secara penuh terhadap kegiatan Pengabmas dan menjadi program kegiatan Mitra setelah pelaksanaan PkM selesai.
Melakukan intervensi PkM dalam bentuk memberikan pelatihan pada kader kesehatan dan Tim penggerak PKK sehingga mereka bisa lebih memahami tentang resep-resep makanan sehat berbasis pangan lokal yang baik sehingga akan diteruskan kepada masyarakat penderita hipertensi.

Pemberian pelatihan sesuai resep-resep yang sudah dikembangkan pengusul berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan tim pelaksana dan riset-riset lainnya. Teknik pelatihan yaitu penjelasan dan diskusi terhadap produk/resep yang akan dibuat.

Setelah penjelasan dilanjutkan dengan praktik pengolahan terhadap resep yang sudah dikembangkan oleh masing-masing peserta. Jumlah resep yang akan dipraktekkan dalam pelatihan ini berjumlah 6 resep. Pemberi materi dalam pelatihan ini adalah Tim pengabmas yang berjumlah empat orang dibantu oleh mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado yang berjumlah tiga orang.

Untuk di ketahui kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2025 lalu. Dan peserta pelatihan yang hadir berjumlah 35 orang, terdiri dari kader kesehatan dan tim Penggerak PKK.

Peserta yang mengikuti pelatihan dibekali dengan ilmu pengetahuan dan Teknik memasak dan Teknik pengolahan makanan. Peserta yang sudah dilatih dapat langsung mengolahnya dirumah mengajarkannya kepada keluarga penderita hipertensi.

Sementara partisipasi Mitra yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini antara lain pemerintah kelurahan Kakaskasen 1 mempersiapkan peserta kegiatan dengan melakukan koordinasi dengan Puskesmas wilayah kerja terkait keder kesehatan serta kepada ketua Tim penggerak PKK desa mitra untuk dapat mengirimkan anggota PKK sebagai peserta pelatihan.

Pemerintah kelurahan mempersiapkan kader kesehatan yang akan mengikuti kegiatan pelatihan. Untuk keberlanjutan program ini, maka selain peserta pelatihan yang diberikan buku resep tentang pengembangan pangan lokal bagi keluarga yang terdapat penderita Hipetensi. (redaksi)




PGE Dukung Pengembangan Pertanian Berkelanjutan melalui Penyemprotan Pupuk Booster Katrili pada Tanaman Padi Petani Lokal di Tomohon

Tomohon,GN – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong di awal 2025 ini memasuki tonggak baru dalam upaya pengembangan bisnis di luar sektor kelistrikan (beyond electricity) melalui pemanfaatan produk sampingan panas
bumi yaitu Pupuk Booster Katrili oleh para petani setempat.

Dalam kegiatan Management
Walktrough, dewan komisaris dan direksi PGE bersama para petani melakukan penyemprotan perdana pupuk yang dibuat dari endapan panas bumi terhadap tanaman padi di kawasan Lao-Lao Geothermal Park, Kelurahan Tondangow, Kecamatan Tomohon
Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Senin (6/1/2025).

Penyemprotan dilakukan oleh Sarman Simanjorang sebagai Komisaris Utama, Abdul Musawir Yahya sebagai Komisaris Independen, Ahmad Yani sebagai Direktur Operasi PT PGE Tbk, dan jajaran direksi PT PGE Tbk yang didampingi oleh General Manager PGE Area Lahendong Novi Purwono serta perwakilan kelompok petani di wilayah Kelurahan Tondangow.

Sebagai salah satu implementasi konsep “The Home of Geothermal Beyond
Energy,” Pupuk Booster Katrili memanfaatkan silika yang dihasilkan dari proses panas bumi. Silika tidak hanya menyuburkan tanah, tetapi juga meningkatkan daya tahan tanaman
terhadap serangan hama. Dengan demikian, inovasi ini menjadi solusi untuk menciptakan nilai tambah di sektor pertanian sekaligus memperkuat keberlanjutan produksi energi.

“Inisiatif ini menegaskan komitmen PGE dalam menciptakan dampak positif berkelanjutan melalui kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat. Kami optimistis langkah ini dapat
memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional dan pengembangan pertanian lokal,” ujar Novi Purwono.

Pupuk Booster Katrili merupakan hasil inovasi bersama PGE Area Lahendong dan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM). Endapan silika dari fluida panas bumi diolah menggunakan teknologi nano bersama kitosan, menghasilkan pupuk cair yang ramah
lingkungan dan ekonomis.

Kolaborasi ini bertujuan membantu petani sekitar wilayah operasional PGE, memberikan solusi atas tantangan kelangkaan pupuk di Sulawesi Utara.

Selain berinovasi melalui pengembangan pupuk, PGE Area Lahendong juga membuka peluang kerja sama baru dari produk sampingan panas bumi. Salah satunya melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Gunung Hijau Masarang untuk pengolahan gula aren menggunakan fluida panas bumi.

Direktur Utama PGE Julfi Hadi menambahkan bahwa manfaat energi panas bumi tidak hanya terbatas pada penyediaan listrik sebagai energi bersih yang berkelanjutan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung berbagai sektor lainnya, termasuk
pertanian.

“Pemanfaatan Pupuk Booster Katrili merupakan bukti konkret bahwa energi panas bumi dapat berkontribusi tidak hanya pada upaya swasembada energi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional. Ini adalah langkah inovatif yang sejalan dengan komitmen
kami untuk menciptakan nilai tambah dari energi panas bumi demi mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan dan inklusif di Indonesia,” pungkas Julfi Hadi.

Sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia, PGE terus berkomitmen mengembangkan energi panas bumi secara berkelanjutan. Dengan mendorong manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan, PGE berupaya menjadi World Geothermal Centre of Excellence yang berkontribusi pada transisi energi global sekaligus mendukung target swasembada energi dan ketahanan pangan di Indonesia. (*/sisco)




Seru…! Grand Final Ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Kota Tomohon 2024 Sukses Dilaksanakan, Berikut Hasilnya

Tomohon,GN- Setelah melewati masa seleksi hingga karantina, para peserta terdiri dari 5 pasangan putra putri, dalam Ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Kota Tomohon tahun 2024 telah memasuki Grand Final, Minggu (29/9/2024).

Ajang Grand Final tersebut di pusatkan di GPdI Immanuel Kakaskasen Kota Tomohon. Menghadirkan para juri yang berkompeten diantaranya Juri 1 Pdp Dani Naftali Karamoy, Juri 2 Pdt Sammy Limpulus STh, SSos dan Juri 3, Nyong Sulut tahun 2023, dr Andika Khosuma.

Pada malam Grand Final, setiap peserta menunjukan bakat dan kemampuan untuk memperebutkan siapa yang terbaik dan siapa yang akan menjadi jawara dalam ajang tahunan pemilihan remaja kreatif GPdI se Kota Tomohon tahun 2024.

Setelah terpilih menjadi tiga terbaik putra putri, maka akan di utus untuk mewakili Kota Tomohon pada ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI tingkat Provinsi tahun 2024, yang rencananya di gelar di hotel Luwansa Manado Oktober mendatang.

Sementara Ketua Umum Pelayanan Remaja Kreatif MD GPdI Sulut Johanes Josiah Awuy kepada media Gemparnews.com mengatakan Ajang pemilihan remaja kreatif GPdI tingkat Provinsi Sulawesi Utara akan dimulai tanggal 5 Oktober 2024 dan kemudian seleksi tes wawancara akan di saring menjadi 20 pasangan putra putri menjadi finalis ajang pemilihan remaja kreatif GPdI tingkat provinsi Sulawesi Utara tahun 2024.

“Setelah itu mereka akan menjalani karantina dan akan dilakukan penilaian service project, talent show dan akan berakhir di karantina hotel Luwansa Manado. Selanjutnya grand final rencananya akan dilaksanakan di aula mapalus kantor gubernur,” jelasnya pekan lalu.

“Jadi Seleksi di tingkat provinsi Sulawesi Utara adalah yang terbaik dari kabupaten dan kota. Dan setiap Kabupaten dan kota akan mengirim perwakilan terbaik sebanyak tiga (3) pasangan putra putri untuk mengikuti kembali tes tertulis dan interview ditingkat provinsi,” ujarnya.

Berikut hasil Grand Final ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Kota Tomohon tahun 2024 :

Juara I (Putra Persahabatan) di raih oleh Justin Keintjem, umur 14 tahun, utusan GPdI Victory kuranga sedangkan Juara I (Putri Photogenic) diraih oleh Hanna Lumenta umur 15 tahun, utusan GPdI Agape Woloan.

Juara II (Putra Berbakat) diraih oleh Raven Sitanggang, umur 14 tahun, utusan GPdI Elshaddai kumelembuai sedangkan Juara II (Putri Favorite) diraih oleh Hillary Senduk, umur 13 tahun, utusan GPdI Beth-Eden Lansot.

Juara III (Putra Favorite) diraih oleh Kenzo Toreh, umur 15 tahun, utusan GPdI Imanuel Kakaskasen sedangkan Juara III ( Putri Berbakat) diraih oleh Eclesia Kereh, umur 18 tahun, utusan GPdI Victory Kuranga.

Juara IV (Putra Photogenic) diraih oleh Kevin orah, umur 14 tahun, utusan GPdI Kota Tomohon sedangkan Juara IV (Putri Persahabatan) diraih oleh Carent Mait, umur 19 tahun, utusan GPdi Immanuel Kakaskasen.

Juara V ( Putra intelegence) diraih oleh Gifty Wungow, umur 15 tahun, utusan GPdI Agape Woloan dan Juara V (Putri Intelegence) diraih oleh Italia Mawei, umur 14 tahun, utusan GPdI Beth Eden Lansot. (sisco)




Ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI Se Kota Tomohon Tahun 2024, Krisan Sangari Noni Sulut 2023 Bekali Peserta Public Speaking dan Performance

Tomohon,GN- Memasuki hari kedua, Jumat (27/9/2024) ajang Pemilihan Remaja Kreatif GPdI se Kota Tomohon tahun 2024 bertempat di Wale Tua’na Resort Kota Tomohon berjalan dengan lancar.

Peserta ajang Pemilihan Remaja Kreatif menyisakan 5 pasangan (5 putra dan 5 putri). Pada hari kedua panitia menghadirkan narasumber Noni Sulut tahun 2023 Krisan Sangari menyampaikan materi public speaking dan performance.

Usai menyampaikan materi Krisan memberikan apresiasi kepada panitia yang telah merancang kegiatan pemilihan remaja kreatif tahun 2024 Kota Tomohon.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya generasi muda dan kita membantu membentuk kepribadian yang berdasarkan Alkitab. Juga kegiatan ini memacu generasi muda untuk terus semangat, dalam belajar hidup bahkan mengembangkan skill mereka untuk berdampak pada masa depan mereka nanti,” kata Krisan.

Lanjut kata Krisan, dirinya memberikan materi ini tujuannya untuk mendorong bagaimana mereka dapat berbicara dengan baik di depan umum.

“Untuk memicu skill komunikasi terus berkembang, sehingga dalam pelayanan di gereja maupun di sekolah dapat menguatkan mereka, dan juga membawa dampak bagi masyarakat,” tambah Krisan.

Krisan berharap peserta terus semangat belajar sehingga nantinya kembali ke masyarakat, mereka dapat memberikan dampak positif.

“Harapan kami semoga mereka terus semangat belajar, bukan hanya semangat di saat mereka karantina akan tetapi ketika mereka kembali di tengah – tengah masyarakat maupun bertemu dan berinteraksi dengan orang lain mereka dapat membawa dampak positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Remaja Kreatif tahun 2024 Kota Tomohon, Pdt Dani Karamoy menyampaikan terimakasih kepada narasumber yang hadir memberikan materi kepada para peserta sehingga mereka dapat menambah bekal ilmu, bagaimana cara berbicara dan tutur kata yang baik di depan umum.

Pdt Dani juga menjelaskan pada hari kedua Pemilihan Remaja Kreatif 2024 ini menyisakan 5 pasangan putra dan putri yang sudah terseleksi sebelumnya.

“Ini sudah terseleksi dari sekian banyak peserta yang ikut, hanya 5 pasangan putra dan putri yang akan masuk dalam grand final rencananya 29 September 2024 akan di laksanakan disalah satu Gereja GPdI Kota Tomohon,” tutupnya. (sisco)




Persambi Sukses Gelar Kejurda Sambo Sulut, Kontingen Kota Tomohon Jawara

Sulut,GN- Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Sulawesi Utara sukses menggelar Kejurda Sambo menuju PON Aceh Medan. Setelah satu hari menggelar kegiatan Kejuaraan daerah (Kejurda) Sambo Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya kontingen Kota Tomohon di nobatkan sebagai peringkat pertama perolehan medali di Kejurda Sambo Provinsi Sulut menuju PON Aceh Medan bulan Oktober 2023.

Kontingen Kota Tomohon menyingkirkan 8 Kabupaten dan Kota lainnya setelah memperoleh 4 medali emas dan 2 medali perak pada Kejurda Sambo Sulut kali ini.

Sementara, peringkat kedua diraih kontingen Kota Manado dengan perolehan 2 medali emas 3 medali perak dan 1 medali Perunggu. Diperingkat ketiga diraih Kabupaten Minahasa dengan perolehan 1 medali emas 2 medali perak dan 2 medali Perunggu dan peringkat keempat ditempati Kabupaten Minahasa Utara dengan perolehan 2 medali perunggu, dan untuk Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Bitung masing-masing memperoleh 1 medali Perunggu.

Untuk atlit terbaik putra diraih kontingen Kabupaten Minahasa atas nama Novan Kaunang dan atlit terbaik putri diraih kontingen Kota Tomohon atas nama Silvana.

Penutupan sekaligus penyerahan medali dan piala serta uang pembinaan akan di serahkan pekan depan di gedung kantor DPRD Sulut.

Berikut ini peringkat dan hasil perolehan medali Kejurda Sambo Provinsi Sulut.

Kelas 53 KG Putra
1 Nova Kaunang Minahasa (Emas)
2.Santa Kumaladewa Tomohon (Perak)
3.Viktor Paruntu Minahasa (Perunggu)

Kelas 58 KG Putra
1.Josiano Takalao Manado (Emas)
2.Patrik Tomohon (Perak)
3.Reivan Regar Manado (Perunggu)

Kelas 64 KG Putra
1.Pascalino Kuntika Tomohon (Emas)
2.Reinold Kundimang Manado (Perak)
3.Jagad Sumapouw Tomohon (Perunggu)

Kelas 71 KG Putra
1.Alfrits Mantako Manado (Emas)
2.Virgiansyah Minahasa (Perak)
3.Renly Masyando Minsel (Perunggu)

Kelas Under 98 KG Putra
1.M Azi Mawikere Tomohon (Emas)
2.Reynaldo Kaope Minahasa (Perak)
3.Zainal Abidin Minut (Perunggu)

Kelas 50 KG Putri
1.Silvana Tomohon (Emas)
2.Chelsie Paath Manado (Perak)
3.Pricilia Rori Manado (Perunggu)

Kelas 59 KG Putri
1.Ericke Warung Tomohon (Emas)
2.Qenester S Manado (Perak)
3.Grace T Minahasa (Perunggu)

Terbaik Putri Silvana Tomohon
Terbaik Putra Novan Kaunang Minahasa

Perolehan Medali :
1. Tomohon 4 Emas 2 Perak
2. Manado 2 Emas 3 Perak 1 Perunggu
3. Minahasa 1 Emas 2 Perak 2 Perunggu
4. Minahasa Utara 2 Perunggu
5. Bitung 1 Perunggu
6.Minahasa Selatan 1 Perunggu

(Sisco)