Hadiri Halal Bhihalal PHBI di Tabut, Bupati Thungari Gaungkan Pesan Toleransi Dan Persatuan

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE,MM bersama Forkopimda menghadiri acara Halal Bi halal yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) di Masjid Kholid Bin Walid Al – Awal Moronge Kampung Likuang Kecamatan Tabukan Utara, Sabtu (04/04/2026).


Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya semangat gotong royong, kebersamaan, serta sikap saling menjaga di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki masyarakat Sangihe bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekuatan besar yang mampu menyatukan.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti indahnya nilai toleransi antarumat beragama di daerah yang dipimpinnya. Ia mengungkapkan bahwa momentum Halal Bihalal kali ini bertepatan dengan peringatan Jumat Agung dan Paskah. Menurutnya, hal ini menjadi cerminan nyata identitas masyarakat Sangihe yang hidup rukun, saling menghormati, dan saling menguatkan dalam keberagaman.
“Belajarlah dari laut, sebuah perahu tidak akan pernah sampai ke tujuan jika penumpangnya tidak bergerak bersama. Begitu pula kemajuan daerah, hanya bisa dicapai jika seluruh masyarakat bersatu,” ujar Bupati.

Lanjut Bupati, Ia mengenang momen malam takbiran yang sempat viral dan ditonton lebih dari 300 ribu kali, ketika dirinya bersama jajaran Forkopimda—Kapolres, Wakapolres, dan Dandim—berkeliling menggunakan sepeda motor. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti nyata kerukunan dan kedamaian yang terjaga di Sangihe.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PHBI Kecamatan Tabukan Utara, khususnya kepada Sekretaris, Djalaluddin Salinsihe, S.Pd.I., beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras dan berdedikasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Pemerintah daerah juga berharap ke depan jadwal kegiatan PHBI di berbagai wilayah dapat diatur dengan lebih baik agar tidak saling bertabrakan, sehingga pimpinan daerah dapat hadir secara maksimal dalam setiap kegiatan masyarakat.(RB)




Di Nobatkan Sebagai Kota Toleransi Se- Indonesia, Herold V Kaawoan : Selamat Kepada Pemerintah Dan Masyarakat Kota Tomohon

Sulut,GN- Kota Tomohon di nobatkan sebagai Kota Toleransi se-Indonesia oleh Wapres KH. Maaruf Amin, ketika mengunjungi Bumi Nyiur Melambai beberapa hari lalu.

Penghargaan tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari tokoh masyarakat. Selain itu, dukungan dan apresiasi juga datang dari salah satu legislator Sulut daerah pemilihan Minahasa-Tomohon Harold V Kaawoan.

” Latar belakang kota tomohon yang memang sudah terlebih dahulu menerapkan Toleransi antar umat beragama yang tinggi bukan karna pada saat event – event tertentu. Ini merupakan salah satu tolak ukur pemerintah pusat memilih kota tomohon kota paling toleran,” kata Kaawoan.

Lanjut, Kaawoan mengatakan masyarakat Kota Tomohon jangan terlena dengan prestasi yang telah diraih ini. ” Namun di sisi lain ketika juga penghargaan ini di berikan jangan sampai kita sebagai masyarakat kota tomohon terlena atau tertidur dengan keadaan, harus tetap waspada,” tukasnya.

Sementara, dari sisi keamanan, Kaawoan mendorong masyarakat Kota Tomohon untuk terus meningkatkan Kamtibmas. ” Harus ditingkatkan, kamtibmas harus tetap jalan serta terus bekerjasama dengan pemerintah dalam upaya upaya perwujudan kerukunan antar umat beragama,” terang Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut ini.

” Selaku warga masyarakat kota tomohon patut berbangga dengan penghargaan yang di raih, dan atas nama pribadi menyampaikan banyak selamat kepada pemerintah Kota Tomohon dalam hal ini Walikota dan Wakil walikota dalam upaya perwujudan kota paling toleran di Indonesia,” tandasnya.(sisco)




Mailangkay Ajak Warga Negara Terus Menjaga Toleransi Guna Memperkokoh Dan Mengamalkan Nilai Pancasila

Sulut,GN- Hari ini 1 Juni 1020 ditetapkan sebagai hari Lahirnya Pancasila. Terkait dengan itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) Viktor Mailangkay mengajak seluruh warga negara untuk semakin menumbuh kembangkan sikap toleransi.

Menurutnya, sikap toleransi itu, sangat perlu dalam berbagai perbedaan guna memperkokoh dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Sikap toleran terhadap berbagai perbedaan yang ada, dalam upaya memperkokoh komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai ‘way of life’ bangsa Indonesia,” kata Mailangkay Senin, (1/6/2020).

Lanjut, Politisi Nasdem Sulut ini juga mengajak warga untuk mengaktualisasikan nilai-nilai persatuan Indonesia dalam situasi pandemi Covid-19.

“Dengan bersatu dan bersama-sama dalam mengikuti petunjuk pemerintah guna melawan Covid-19,” tukasnya. (*/sisco)