Digelar Doa Lintas Agama Untuk Kebakaran Hutan Dan Kemarau Panjang Di Sangihe

SANGIHE,GN – Ditengah-tengah musim kemarau yang Panjang dan terjadinya Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Awu di Kabupaten Sangihe , Forum Komunikasi umat Beragama (FKUB), bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar doa Lintas Agama melalui doa bersama oleh tokoh agama dan ritual adat Sangihe oleh tokoh adat Sangihe,bertempat di Papanuhung Tampungang Lawo, Minggu (13/9/2026).


Doa Bersama dan ritual adat Sangihe digelar untuk memohon pertolongan yang maha Kuasa agar Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Awu agar apinya segera padam serta agar memohon segera turun hujan di tengah-tengah kekurangan air bersih saat ini.

Pada doa Lintas agama para tokoh agama melakukan doa bersama secara berantai, begitu juga tokoh adat melakukan ritual adat Sangihe.

Bupati Michael Thungari,SE,MM ketika membawakan sambutan menyampaikan bahwa meskipun hadir dengan keyakinan yang berbeda tetapi bersatu untuk memohon keselamatan bagi masyarakat dan alam di Bumi tanah Tampungang Lawo ini.

” Kita sedang mengalami kemarau yang Panjang,yang berdampak pada ketersediaan air, juga terjadi kebakaran hutan dan lahan di Gunung Awu, yang membakar begitu luas lahan yang terdapat di area Kecamatan kendahe,Kecamatan Tabukan Utara dan kolongan, sehingga dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, baik masyarakat, Pemerintah,Relawan, TNI/Polri yang saat ini terus berupaya melalui pos-pos pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak TNI/Polri dan relawan bekerja luar biasa siang sampai malam, dan akhirnya sebagain api sudah dinyatakan padam,” ucap Thungari.

Lanjut Bupati bahwa sebagai manusia memiliki kekurangan dan keterbatasan,sekitar 2 bulan belum turun hujan, sehingga pada kesempatan itu secara bersama untuk berdoa memohon pertolongan Tuhan agar segera turun hujan, dan bersyukur sebelum doa dilaksanakan pada sore hari, siang hari telah turun hujan di beberapa tempat di Kabupaten Sangihe.

” Tugas kita semua di sini untuk mendoakan juga para anggota TNI/Polri dan relawan yang sedang berjuang untuk memadamkan api agar mereka tetap sehat, kuat dan selamat, dan api semua dipadamkan serta segera turun hujan di Daerah kita, satu hal yang kita syukuri bahwa Tuhan menunjukkan bahwa, kita di Kabupaten Kepulauan Sangihe diberi kesempatan untuk menyatukan diri, menunjukkan kekompakan kita semua,Kepedulian masyarakat dari semua organisasi, dari semua komonitas, dan kalau kita bersatu dan memberi diri, kompak bencana kebakaran seperti ini pun pelan-pelan kita kendalikan,” tutup Thungari.

Doa Lintas Agama dan ritual adat Sangihe dihadiri oleh Bupati Michael Thungari,SE,MM,bersama Ibu,wakil Bupati Tendris Bulahari bersama Ibu, Pj Sekda Johanis Pilat, Forkopimda, Pimpinan OPD,Camat,Lurah,Tokoh agama,tokoh adat dan undangan.(RB)




Bupati Serahkan Dana Operasional Bagi Tokoh Agama Islam Se- Kabupaten Sangihe

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM menyerahkan dana Operasional bagi 227 tokoh agama islam Se- Kabupaten Kepulauan Sangihe , bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Kamis (12/3/2026).

Turut hadir Wakil Bupati Tendris Bulahari, wakil ketua DPRD Marvein Hontong,SH,Forkopimda dan Pengurus FKUB Kabupaten Sangihe

Bupati Michael Thungari,SE,MM dalam sambutannya menyampaikan pada momentum di bulan puasa ramadhan untuk semakin mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa dan daerah.

Bupati menambahkan bahwa, Pemerintah daerah akan menyerahkan dana Operasional bagi tokoh agama islam di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai bentuk perhatian dan dukungan bagi para tokoh agama yang telah membina dan menjaga kehidupan bermasyarakat.

” Dukungan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah daerah bagi tokoh agama islam yang selama ini telah menjadi sebagai pemimpin, sebagai penyejuk sekaligus menjadi teladan, karena sesungguhnya Pembangunan daerah ini, tidak bertumpuk pada pembangunan fisik semata, tapi harus beriringan dengan pembangunan spritual dan moral masyarakat kita,” Ujar Bupati.

Lanjut Thungari bahwa semangat toleransi dan kebersamaan yang telah dibangun merupakan kekuatan besar bagi daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa yang akan datang.

” Oleh karena itu kebersamaan ini harus terus kita pelihara agar Kabupaten Sangihe tetap aman, daerah yang damai serta mengjunjung tinggi nilai -nilai kerukunan antar umat beragama,” tutup Bupati.

Pada kesempatan itu usai penyerahan dana Operasional dilanjutkan dengan buka puasa bersama oleh Bupati,wakil Bupati,Forkopimda, wakil ketua DPRD,FKUB dan seluruh tokoh agama islam.(RB).