Dari Atas Gunung Awu Ketinggian 1000 M Bupati Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan

SANGIHE,GN – Setelah melakukan pendakian gunung Awu selama kurang lebih 5 jam dengan proses perjalanan yang jauh dan medan jalan yang menantang akhirnya sekitar pukul 13:58 Bupati Michael Thungari,SE,MM, Dandim 1301/ Sangihe Letkol CZI Nazarudin, ST,MIP beserta rombongan tiba di titik hutan yang terbakar dengan ketinggian 1000M.

Diatas gunung awu Bupati,didampingi Dandim langsung meninjau kebakaran hutan dan lahan di area gunung Awu.

Saat memantau Bupati berdiri di lokasi kebakaran yang apinya sudah padam.Thungari Menyampaikan bahwa hutan yang terlihat terbakar di titik yang posisi ke Kampung Kendahe, maselihe dan sekitarnya.

” Seperti yang kita lihat,bahwa yang terbakar adalah tumbuh-tumbuhan yang mudah terbakar, dan ini masih jaraknya sekitar 5 km dari pemukiman penduduk jadi saya rasa masih dalam taraf aman sampai saat ini, karena kecepatan api yang menjalar pun dengan posisi kurang angin, api menjalar tidak terlalu cepat, dan kita semua berharap tentunya api cepat padam,” kata Bupati.

Turut bersama Bupati Mendaki gunung awu di titik peninjauan api yaitu, Dandim 1301/.Sangihe, Kabag Pro-Kopi Setda Kabupaten Sangihe Maya Budiman, Kepala Dinas Perindag Threenov Toufan Pontoh,Kasat Sat-Pol PP Ario Areba,anggota TNI/Polri, Media,dan masyarakat kolongan Beha .(*)




Dirut Prof Starry Rampengan Dampingi Dirjen Keslan Azhar Jaya Tinjau Gedung Oncology Center

Manado,GN – Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, M.HKes mendampingi Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Azhar Jaya, S.H., SKM., MARS, meninjau pembangunan Gedung Oncology Center RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Selasa (25/8/2026).

Turut hadir Ketua Dewan Pengawas RS Kandou, Drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, serta jajaran Dewan Direksi RSUP Kandou Manado.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan gedung pusat layanan kanker tersebut berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar yang sudah ditetapkan.

Dirjen Keslan juga meninjau kondisi struktur bangunan dan secara langsung melihat progres pekerjaan di setiap lantai, Gedung Oncology Center RSUP Kandou yang memiliki 12 lantai. Pembangunan gedung tersebut kini memasuki pada tahap akhir pembangunan.

Peninjauan secara menyeluruh untuk memastikan setiap bagian gedung dikerjakan sesuai dengan spesifikasi, sebelum digunakan untuk pelayanan kesehatan kedepannya.

Dari hasil peninjauan ini, selanjutnya akan menjadi bahan laporan kepada Menteri Kesehatan RI sebelum gedung pusat kanker tersebut difungsikan dan diresmikan.

Dirut RSUP Kandou Manado menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI yang telah melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Sulawesi Utara, khususnya di RSUP Kandou Manado.

“Terima kasih kepada Bapak Dirjen Kesehatan Lanjutan yang telah berkunjung dan melihat langsung kondisi serta perkembangan RSUP Kandou, termasuk pembangunan Gedung Oncology Center.Semua saran, masukan dan petunjuk yang diberikan untuk kemajuan RSUP Kandou tentu akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Menurutnya, arahan dari Kementerian Kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya RSUP Kandou Manado meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan sekaligus pusat pendidikan dan pelayanan kesehatan di kawasan Indonesia Timur.(SM)




Dirut Prof Starry Rampengan Tinjau Ruangan IGD RSUP Kandou Manado

Manado,GN- Meskipun disibukan dengan padatnya agenda Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS meninjau ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Kandou Manado, Jumat (26/6/2026).

Dirut Prof Starry tetap konsisten agar langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh pasien memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai standar.

Dirut Prof Starry mengecek alur pelayanan pasien, kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan tempat perawatan, serta fasilitas penunjang di IGD. Terpantau Dirut berdialog dengan tenaga medis dan petugas, mendengar langsung kondisi pelayanan serta kendala yang dihadapi.

Peninjauan lapangan oleh Dirut menjadi komitmen bagi Manajemen RSUP Kandou Manado dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan dimana ruangan IGD merupakan alur pertama dan pintu masuk pasien gawat darurat dan rujukan dari berbagai rumah sakit di Indonesia Timur.

Pengawasan langsung di lapangan kata Dirut merupakan bentuk tanggung jawab manajemen dalam memastikan pelayanan berjalan prima.

“Pemantauan langsung ke unit pelayanan merupakan hal yang penting. Kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang cepat, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien. Kehadiran pimpinan di lapangan juga menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” kata Dirut Prof Starry.

Langkah Dirut meninjau langsung menunjukkan konsistensinya agar RSUP Kandou Manado menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (sisco)

 




Kunker Komisi II DPRD Bersama Diskop dan UMKM Sulut Tinjau Gerai KDKMP

Sulut,GN- Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Koperasi dan UMKM Sulut meninjau pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kalasey Satu.

Kunker ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan fasilitas ekonomi desa berjalan sesuai perencanaan.

” Pembangunan gerai dan gudang KDKMP Kalasey Satu kini telah mencapai 100 persen. Fasilitas ini diharapkan kelak dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa melalui penguatan koperasi sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk lokal,” ungkap Kabid Alex Rompies.

Dalam tahap proses pengadaan ini PT Agrinas Pangan Nusantara tengah menyiapkan berbagai sarana pendukung. Fasilitas yang akan disalurkan meliputi 1 unit truk 6 ban, 1 unit pickup 4×4, 2 motor roda tiga, rak display, meja, AC, dan perlengkapan lainnya guna menunjang operasional gerai dan gudang.

Sebelumnya, Selasa 5 Mei 2026, Komisi II bersama Komisi IV DPRD Sulut Bidang Kesejahteraan Rakyat telah melaksanakan audiensi dengan Kementerian Koperasi RI. Rombongan tersebut terdiri dari Inggried Sondakh SE, MM selaku Ketua Komisi II dari Partai Golkar, Dhea Lumenta SE Sekretaris Komisi II dari Partai Gerindra, Ruslan Gani, S. Sos, MM dari PDIP, Seska Budiman dari Nasdem, dan Angelia Regina Wenas, S.E. dari Demokrat.

Dalam kunjungan ke Kalasey Satu, rombongan menyampaikan hasil pertemuan dengan Kementerian Koperasi RI dan PT Agrinas Pangan Nusantara kepada pengurus KDKMP dan Hukum Tua. Informasi disampaikan terkait pembangunan gerai, gudang, dan kelengkapan fasilitas yang menjadi bagian program penguatan koperasi desa.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi II DPRD Sulut Inggried Sondakh menjelaskan bahwa setiap koperasi mendapatkan pagu anggaran sebesar 3 miliar rupiah. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan gerai, gudang, serta pengadaan kendaraan dan perlengkapan lainnya.

“Pembiayaan ini dicicil dan dibayarkan oleh APBN, bukan oleh KDKMP, sesuai PMK Nomor 15 Tahun 2026,” ujar Inggried.

Dengan dukungan APBN, koperasi diharapkan dapat fokus pada pengembangan usaha tanpa terbebani beban awal investasi. Program ini juga menjadi upaya pemerintah memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

DPRD dan Dinas Koperasi Sulut optimis pembangunan gerai dan gudang KDKMP Kalasey Satu akan membawa dampak nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Kolaborasi antara legislatif, pemerintah daerah, TNI, dan kementerian diharapkan menjadi model percepatan penguatan ekonomi desa di seluruh Sulawesi Utara

Hadir pula Danramil Minahasa dan Babinsa sebagai bentuk dukungan TNI dalam pengawalan program ekonomi kerakyatan di tingkat desa. (*/sisco)




Dirut Prof Starry Rampengan Tinjau Ruangan Diklat dan Laboratorium Terpadu

Manado,GN- Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan,SpJP,(K).,FIHA.,MARS, kembali meninjau ruangan laboratorium terpadu dan ruang diklat yang baru, Senin (30/03/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengunaan ruangan laboratorium dan ruangan Diklat sebelum diresmikan.

Langkah ini tentunya menjadi harapan besar guna kemajuan pelayanan kesehatan, laboratorium yang kini tampil lebih modern mampu menunjang pemeriksaan medis dengan lebih cepat dan akurat.

Bahkan menjadikan RSUP Kandou Manado sebagai tempat pendidikan dan pelatihan yang berkualitas. Selain itu tentunya untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia tempat belajar, bertumbuh, dan berbagi pengetahuan bagi seluruh tenaga kesehatan.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, para manajer,asisten manajer dan kepala instalasi. (sisco)

 




Bupati Thungari Dan Pimpinan DPRD Tinjau RSD Liun Kendage Ada Apa?

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe yakni Ketua DPRD, Wakil Ketua I, dan Wakil Ketua II, pada Kamis, 9 Oktober 2025, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Liun Kendage Tahuna.

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kehadiran langsung Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam memastikan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan pimpinan daerah meninjau langsung sejumlah fasilitas rumah sakit serta berdialog dengan pihak manajemen dan tenaga kesehatan serta para pasien. Dari hasil peninjauan, ditemukan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan bahan evaluasi bersama, antara lain aspek kebersihan lingkungan rumah sakit, ketersediaan fasilitas yang masih perlu pembenahan, serta kinerja pelayanan tenaga medis.

Sebagai tindak lanjut dari hasil sidak, Bupati bersama pimpinan DPRD memutuskan untuk menggelar rapat koordinasi dengan pihak manajemen RSD Liun Kendage yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ketua Dewan Pengawas RSD Liun Kendage, serta perwakilan dari BPJS Kesehatan.

Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah langkah strategis untuk peningkatan pelayanan ke depan, di antaranya:

* Peningkatan kebersihan dan kenyamanan lingkungan rumah sakit,
* Perbaikan sistem pelayanan pasien, termasuk pasien rujukan,
* Usulan penempatan 1 unit mobil ambulance Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe di Manado guna mempercepat pelayanan pasien rujukan,
* Gagasan difungsikannya ex Kantor Perwakilan Kab. Kepl. Sangihe menjadi rumah singgah bagi perawat pendamping pasien rujukan, untuk meringankan beban biaya baik dari pihak rumah sakit maupun keluarga pasien.
* Pemanfaatan Anggaran BLUD secara proposional pada post Pembiayaan yaitu belanja jasa dan belanja operasional yang meliputi peningkatan sarana prasarana, ketersediaan obat-obatan dan belanja lainnya.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan bahwa sidak dan rapat koordinasi tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah untuk terus memperbaiki mutu pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.

“Sidak ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai upaya bersama untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan RSD Liun Kendage Tahuna. Rumah sakit ini adalah wajah pemerintah di mata masyarakat, sehingga sudah seharusnya memberikan pelayanan terbaik,” ujar Bupati Thungari.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan pengawasan terhadap fasilitas pelayanan publik, agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.(RB)




Respon Cepat Keluhan Pasien, Dirut Prof Starry Tinjau Instalasi Farmasi

Manado,GN- Fenomena pelayanan dan antrian panjang di instalasi farmasi mengundang berbagai macam reaksi dan komentar dari masyarakat.

Fenomena pelayanan seperti ini, tidak di inginkan oleh masyarakat, apalagi yang melakukan antrian pengambilan obat adalah pasien dan keluarganya.

Dirut RSUP Kandou Manado Turun Langsung Tinjau Instalasi Farmasi (Foto: ist)

Reaksi dan komentar masyarakat mengundang pertanyaan, sehingga masyarakat membutuhkan pelayanan yang baik dan prima.

Menanggapi keluhan warga masyarakat  tersebut, Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Prof Dr dr Starry Rampengan,  Sp.,JP (K) FIHA, MARS turun langsung memantau di lokasi antrian proses pelayanan di instalasi farmasi.

Peninjauan lapangan ini dilakukan oleh Direktur utama, untuk memastikan apakah benar keluhan masyarakat tersebut terjadi di lapangan.

Gerak cepat yang dilakukan oleh Direktur Utama bukan hanya kali ini, tetapi sering dilakukannya untuk memastikan pelayanan kesehatan di RSUP Kandou Manado berjalan dengan baik.

Dibawah kepemimpinannya, Direktur Utama memastikan agar sentuhan pelayanan kesehatan benar – benar terlayani dengan prima di rumah sakit Kandou dan menjadikan kepuasan bagi pasien dan keluarga pasien.

Bagi Dirut, kritik dan keluhan publik bukanlah sesuatu yang harus ditutup-tutupi, melainkan masukan berharga untuk membenahi sistem agar kedepannya menjadi lebih baik lagi.

Terkait hal itu, management kini sedang dalam evaluasi menyeluruh. Tim internal ditugaskan melakukan pengecekan prosedur, menilai efektivitas sistem antrean, hingga melihat ketersediaan petugas dan fasilitas.

Dirut RSUP Kandou Manado tidak menganggap remeh suara masyarakat. Dia menginginkan pasien datang ke rumah sakit dengan harapan mendapat pelayanan terbaik, dan tugas rumah sakit adalah memastikan harapan itu tidak pupus karena masalah teknis.

Management RSUP Kandou Manado terus berkomitmen menghadirkan pelayanan farmasi yang lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi pasien maupun keluarga.

Atas keluhan masyarakat ini, tentu menjadi ujian bagi institusi pelayanan publik. Hal ini juga menjadikan momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan di rumah sakit rujukan Indonesia Timur.

Sesuatu penting ditunjukan kepemimpinan Dirut Prof Dr Starry bukan hanya soal memberi arahan, melainkan keberanian untuk turun langsung, mendengar, dan memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan yang maksimal. Bagi dirinya, rumah sakit hadir bukan hanya sebagai tempat berobat, tetapi juga sebagai rumah harapan bagi masyarakat yang mencari pelayanan menuju kepada kesembuhan. (sisco)




Tinjau Pelayanan di RSUP Kandou, Felly Runtuwene Apresiasi Gerak Cepat Dirut Yuli Astuti Saripawan

Manado,GN – Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene melakukan kunjungan kerja di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado, Selasa (3/6/2025).

Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene di dampingi Plt Direktur RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes dan Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto,SpB-TKV(K) serta Dewan Pengawas (foto: Gemparnews)

Kunjungan Ketua Komisi IX DPR RI di sambut Plt Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan, MKes di dampingi Direktur Layanan Operasional dr Wega Sukanto,SpB-TKV(K) bersama Dewan Pengawas.

Kepada sejumlah media, Ketua Komisi IX mengapresiasi gerak cepat Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado bersama jajarannya dalam memajukan pelayanan di rumah sakit . “Hari ini kami dari komisi IX melihat RSUP Kandou mulai dari kelas rawat inap standartnya kemudian kami juga melihat pelayanan di apotik, juga pemeriksaan radiologi, juga IGD dan terakhir kami mengecek ruangan – ruangan. Kami melihat banyak sekali terjadi perubahan di rumah sakit ini. Saya harus berterimakasih kepada direktur RSUP Kandou Ibu Yuli Astuti Saripawan,” kata Runtuwene.

Peninjauan di RSUP Kandou Manado (foto : Gemparnews)

Runtuwene mengakui bahwa untuk merubah segala sesuatu tidak semudah apa yang dikerjakan. “Kita pahami bersama untuk merubah segala sesuatu tidak semudah kita membalikan telapak tangan,” ujarnya.

Runtuwene berharap ke depannya pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap RSUP Kandou Manado.

“Kita berharap kedepan, ini harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat karena rumah sakit ini merupakan rumah sakit pemerintah,” tandasnya. (sisco)




Gubernur Sulut Tinjau Sejumlah Titik Lokasi Banjir di Kota Manado

Sulut,GN– Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda Kota Manado, Jumat 21 Maret 2025. Titik pertama yang dikunjungi Gubernur adalah Kecamatan Singkil dan Tuminting, di mana beliau melihat langsung kondisi warga serta bangunan yang terendam banjir.

Dalam keterangannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan bahwa warga yang rumahnya tidak bertingkat akan diungsikan guna memastikan keselamatan mereka.

“Kurang lebih 5.000 kepala keluarga telah kami ungsikan, dan kami sudah menyiapkan logistik berupa makanan siap saji,” ujar Gubernur yang didampingi oleh Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langie, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan dari arah Tondano, yang kemudian mengalir melalui daerah aliran sungai hingga menyebabkan luapan air.

“Namun, saat ini kami mendapat informasi bahwa hujan di Tondano telah berhenti, dan air laut sudah pasang. Dari pantauan kami, kondisi banjir perlahan mulai surut,” tambahnya.

Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Manado sejak pagi hingga malam hari, mengakibatkan banjir di berbagai wilayah. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana ini. (*/sisco)




Tinjau Proyek Jalan Dan Tanggul Jalan Di Kampung Kalasuge, Bupati Sangihe Minta Kontraktor Kerjakan Sesuai Bestek

Sangihe,GN- Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan Kamis (29/6/2023) meninjau langsung proyek jalan sekaligus tanggul pengaman pantai Kampung Kalasuge Kecamatan Tabukan Utara.

Proyek berbandrol Rp 35 miliar ini merupakan hasil perjuangan langsung Pj Bupati Rinny Tamuntuan ketika tahun lalu dirinya baru dipercaya menahkodai tanah Tampungang Lawo.

Diketahui, kondisi ruas jalan Kampung Kalasuge ini nyaris putus akibat terjangan ombak 6 tahun silam, namun baru mendapat perhatian setelah adanya usulan proposal yang dibawa langsung oleh Bupati dr Rinny Tamuntuan.

“Seminggu setelah kunjungan saya dengan dinas PU ke Kampung Kalasuge, saya langsung mendatangi Balai Jalan Nasional Provinsi Sulut, dan mendapat tanggapan positif dari kepala balai, sehingga tahun 2023 ini langsung dianggarkan dan pengerjaanya sedang berlangsung dengan anggaran Rp 35 miliar,” ujar Tamuntuan.

Dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Balai Jalan Nasional Sulut yang begitu cepat merespon, termasuk meminta pihak kontraktor dapat bekerja sesuai bestek dan menyelesaikannya tepat waktu.

“Apalagi lokasi jalan ini rawan ombak karena berada dekat pantai, saya minta kontraktor pelaksana bekerja sesuai bestek,” tutup Tamuntuan.(ROBIN).