Tim TP-PKK Propinsi Lakukan Penilaian Lomba PKK di Sangihe

SANGIHE,GN- Tim penilai dari TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (22/08/2025) tiba di Pelabuhan Tahuna hari ini, dan langsung menuju Rumah Jabatan Bupati sebelum melaksanakan agenda resmi, yaitu melakukan penilaian Lomba PKK di Kabupaten Sangihe.

Cherry Thungari Soeyoenus, sebagai penggerak utama TP-PKK Sangihe, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah memperlihatkan kerja nyata kader PKK di tingkat kampung.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kerja PKK adalah kerja kolektif yang lahir dari ketulusan dan pengabdian,” ujarnya.

Cherry menambahkan, persiapan panjang yang dilakukan seluruh kader adalah bukti nyata dedikasi perempuan Sangihe dalam menggerakkan keluarga dan masyarakat. “Kami sadar semua yang ditampilkan mungkin belum sempurna, tetapi semua sudah dilakukan dengan sepenuh hati. Semoga ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sangihe,” katanya.

Penilaian PKK tahun ini mencakup sejumlah bidang, mulai dari Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), UP2K, pemanfaatan halaman rumah untuk ketahanan pangan (HATINYA PKK), hingga pencegahan stunting dan tertib administrasi.

Terpantau, Ketua TP PKK Kepulauan Sangihe bergerak menuju Kampung Tawoali dalam penilaian HATINYA PKK Pokja III, kemudian lanjut memantau penilaian Pola Asuh Anak dan Remaja Pokja I yang dilaksanakan di Kampung Kuma, dan penilaian Sekretariat PKK di Kampung Utaurano. Sedangkan Sekretaris TP-PKK Kab. Kepulauan Sangihe menuju ke Kampung Mala Penilaian Pokja 2 terkait UP2K

Kehadiran tim provinsi diharapkan bukan hanya menghasilkan catatan penilaian, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan inovasi kader PKK di Kabupaten Kepulauan Sangihe.(RB)




Berhasil Lakukan Tindakan Penyelamatan Jiwa Anak Balita, Tim Jantung Anak : Puji Tuhan, Terimakasih Atas Dukungan Semua Pihak

Manado,GN- Tindakan penyelamatan jiwa yang berhasil di lakukan oleh tim Jantung Anak RSUP Prof Dr R D Kandou Manado, pada anak usia satu (1) tahun Kamis (18/01/2024).

Tim Jantung Anak yang terdiri dari Dr David Waworuntu Sp A(K), Dr dr David Kaunang, Sp A(K), Dr Sandro, Dr Thomas, Dr Fikri, Dr Claresta, Dr Avi dan Tim Anestesi, Dr Eka Lantang Sp An KIC, Dr Junior, Tim keperawatan penunjang Suster Florence, Janry, Ferry, Edmond, Stephen, serta Tim.

Anak Balita (Bawah Lima Tahun) tersebut didiagnosis mengalami Pulmonary Atresia-Intact Ventricular Septum (monopartie) ASD bidirectional shunt PDA L-R shunt Sianotic spell + Bronkopneumonia.

Pulmonary Atresia-Intact Ventricular Septum (PA-IVS) adalah kondisi di mana katup yang mengontrol aliran darah dari jantung kanan ke paru-paru (katup pulmonal) tidak terbentuk dengan baik sehingga menyebabkan aliran darah ke paru-paru terhambat.

Tim dokter melakukan prosedur PDA Stenting, sebuah tindakan untuk membuka dan mempertahankan pembukaan pada duktus arteriosus, sebuah pembuluh darah penting yang biasanya menutup sendiri setelah bayi lahir.

Pada beberapa kondisi, seperti PA-IVS, pembukaan ini perlu dipertahankan untuk memastikan aliran darah ke paru-paru.

Prosedur ini dilakukan sebagai tindakan darurat (CITO) untuk menyelamatkan jiwa anak tersebut yang juga mengalami Sianotic spell.

Sianotic spell adalah kondisi yang ditandai dengan penurunan tiba-tiba kadar oksigen dalam darah, dan Bronkopneumonia, infeksi paru-paru yang mempengaruhi bronkus dan jaringan paru-paru sekitarnya.

Terkait keberhasilan ini, tim Jantung Anak RSUP Kandou merasa bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari semua pihak yang telah membantu, termasuk pasien dan keluarga.

“Terima kasih banyak Kepada Plt Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Dr dr Ivonne E Rotty MKes, beserta Dewan Direksi yang telah memfasilitasi tindakan intervensi jantung sehingga Puji Tuhan karena kasih karunia-Nya, Tim Jantung Anak berhasil melakukan tindakan penyelamatan ini. Terima kasih juga kepada pasien, orang tua, keluarga dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan,”kata dr David Kaunang.(*/sisco)