Ini Nama- nama Kepala Dinas Yang Baru Dilantik Bupati Thungari

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM melantik 68 orang pejabat manajerial dan non manajerial di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri dari 7 orang eselon dua,4 orang kepala bagian 2 orang Camat dan 44 orang kepala sekolah, Kamis (12/2/2026), bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati.

Untuk eselon dua Berikut Ini Nama- nama Kepala Dinas Yang Baru Dilantik Bupati Thungari

1.Cherry Wesselly Londo,ST, M.Ec.Dev Kepala BPKPD
2.Christine Amelia Janis Makagansa,Kepala Dinas Lingkungan hidup
3.Ronald Lumiu,SH Kepala dinas Kominfo
4.Stevi Barik,SE Kepala dinas Koperasi dan UKM
5.Muchaerany Labora,S.Pi, M.Si kepala dinas Perikanan
6.Ario Fanny Areba,SE Kepala Dinas Satpol PP dan Kebakaran
7.Sherman Williams Abast,SE Kepala dinas PUPR

Dalam sambutannya Thungari mengatakan bahwa, pelantikan bukanlah acara seremonial administratif, melainkan sebuah momentum penguatan sebuah pengabdian kepada negara,kepada daerah dan terutama kepada masyarakat.

” ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan roda pemerintahan berjalan secara efektif, efesian transparan dan akuntabel ,” kata Bupati.

Thungari pun menegaskan bahwa penempatan jabatan manajerial dan manajerial telah memelui pertimbangan kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas serta rekan jejak kinerja.

Bupati menegaskan bahwa baik dan buruknya wajah Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam memberikan pelayanan publik di mata masyarakat luas yaitu di tangan pejabat yang sudah dilantik.

” Ketika masyarakat datang ke kantor pelayanan yang mereka nilai bukan hanya regulasi dan kebijakan ,tetapi sikap ,empati kecepatan dan ketulusan saudara dalam melayani masyarakat,”Ujar Thungari.

Bupati pun menekankan bahwa, jabatan adalah seni dalam menggerakkan energi positif, seni untuk mengelolah potensi diri, seni membangun kepercayaan dan seni menyalurkan semangat kolektif kepada rekan dan seluruh jajaran kerja. (RB)




Ini Pesan Bupati Kepada Pejabat Dilantik : Sikap Empati Kecepatan Dan Ketulusan Dalam Melayani Masyarakat

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM melantik 68 orang pejabat manajerial dan non manajerial di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri dari 7orang eselon dua,4 orang kepala bagian dan 44 kepala sekolah, Kamis (12/2/2026), bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati.


Pelatikan ditandai dengan Pembacaan SK,Pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati,Pengambilan sumpah dan janji,
Penandatanganan berita acara sumpah/janji dan
Penyematan tanda jabatan.

Dalam sambutannya Thungari mengatakan bahwa, pelantikan bukanlah acara seremonial administratif, melainkan sebuah momentum penguatan sebuah pengabdian kepada negara,kepada daerah dan terutama kepada masyarakat.

” ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan roda pemerintahan berjalan secara efektif, efesian transparan dan akuntabel ,” kata Bupati.

Thungari pun menegaskan bahwa penempatan jabatan manajerial dan manajerial telah memelui pertimbangan kebutuhan organisasi, kompetensi, integritas serta rekan jejak kinerja.

Bupati menegaskan bahwa baik dan buruknya wajah Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam memberikan pelayanan publik di mata masyarakat luas yaitu di tangan pejabat yang sudah dilantik.

” Ketika masyarakat datang ke kantor pelayanan yang mereka nilai bukan hanya regulasi dan kebijakan ,tetapi sikap ,empati kecepatan dan ketulusan saudara dalam melayani masyarakat,”Ujar Thungari.

Bupati pun menekankan bahwa, jabatan adalah seni dalam menggerakkan energi positif, seni untuk mengelolah potensi diri, seni membangun kepercayaan dan seni menyalurkan semangat kolektif kepada rekan dan seluruh jajaran kerja. (RB)




Bupati Thungari Hadiri Tulude di Lesa, Panitia dan Warga Jemaat Ucapkan Terima Kasih

SANGIHE,GN – Jemaat GMIST Nazaret Lesa menggelar syukur tulude yang dilaksanakan di Pantai Lesa, Kamis (5/2/2026).Pada pelaksanaan tulude tahun ini panitia mengundang Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Bupati,wakil Bupati, Sekda dan para pimpinan OPD, Camat Tahuna Timur,Lurah Lesa dan undangan lainnya.

Kerinduan warga jemaat agar kedua pimpinan daerah dapat menghadiri pada pelaksanaan tulude, dan pada kesempatan itu terasa sangat istimewah karena langsung dihadiri Bupati Michael Thungari,SE,MM,wakil ketua DPRD Marvein Hontong,SH beserta beberapa pimpinan OPD,sementara wakil Bupati tidak hadir karena berada di luar daerah.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa ,atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jemaat GMIST Nazaret Lesa kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif serta memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan rangkaian perayaan Tulude dalam rangka HUT Daerah Kabupaten Sangihe yang ke 601 tahun, Bupati pun menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas undangan yang diberikan untuk menghadiri undangan Tulude Jemaat GMIST Nazaret Lesa.

” Kehadiran Saya di acara yang sakral ini merupakan sebuah kehormatan besar, karena Tulude yang kita rayakan saat ini merupakan hasil dari kebersamaan dan kerja tulus seluruh warga jemaat yang dengan setia menjaga dan melestarikan adat sebagai warisan iman dan budaya yang luhur,Tulude merupakan ruang perjumpaan batiniah , sakral atau manusia dengan sesamanya, manusia dengan alam ciptaan, manusia dengan para leluhur serta manusia dengan sang pencipta, didalam perayaan Tulude seluruh dimensi kehidupan dipertemukan dalam satu kesadaran, iman dan budaya sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidup yang kita lalui sekaligus sebagai doa pengharapan bagi masa depan yang akan kita singsong bersama, Tulude mengajarkan kita untuk berhenti sejenak dan merefleksikan perjalanan hidup kita semua, mengenang segala proses perjuangan dan berkat, yang telah menyertai langkah kita sepanjang waktu, dan dalam kesadaran itulah kita diajarkan untuk merendahkan hati,mengakui keterbatasan sebagai manusia, serta mensyukuri setiap anugerah Tuhan baik dalam masu suka maupun duka, lebih dari itu Tulude juga menjadi doa pengharapan kolektif bagi kehidupan yang lebih baik kedepan,masyarakat yang rukun dan sejahterah, alam yang terpelihara, serta generasi penerus yang tetap berakar kuat pada nilai iman,adat dan budaya Sangihe, nilai-nilai inilah yang diwariskan para leluhur kita agar adat tidak hanya dirayakan secara seremonial tetapi dihidupi dan diwujudkan dalam sikap, perilaku dan tindakan nyata sehari-hari,” Jelas Bupati Thungari.

Ketua Panitia JHON ALVIAN MANOSSOH, SE melalui koordinator seksi acara CH.Jeane Pasikuali,SS menyampaikan Ucapan Terima kasih yang tulus kepada Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM beserta rombongan yang sudah berkenan hadir pada pelaksanaan acara adat Tulude di Jemaat GMIST Nazaret Lesa.

” Hari ini merupakan hari yang istimewah pada pelaksanaan syukur adat tulude di Jemaat GMIST Nazaret Lesa, karena dihadiri langsung pimpinan daerah yaitu Bapak Bupati beserta rombongan, meskipun ditengah kesibukan dan padat agenda namun Bapak Bupati berkesempatan hadir saat ini pada acara syukur Tulude di saat ini, ,untuk itu atas nama panitia dan seluruh warga jemaat GMIST Nazaret Lesa kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati, dan seluruh rombongan dan undangan yang hadir ,” ujar Pasikuali .(RB)




Keakraban Wakil Gubernur  Sulut Dan Bupati Thungari  Menari Tarian Gunde di Acara Tulude 

SANGIHE,GN – Luar Biasa kecintaan wakil Gubernur Sulut DR.J.VIKTOR  Mailangkay,SH,MH dan Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM pada budaya Sangihe, Hal ini terlihat ketika wakil Gubernur dan  Bupati hadir pada pesta adat Tulude tahu 2026 sabtu (31/1/2026), dan mengikuti semua prosesi adat Tulude.

Menariknya, pada pementasan tarian gunde Wakil Gubernur dan Bupati langsung berdiri dan bergabung dengan penari tarian  gunde, dan menari bersama ,pun diikuti pejabat lainnya, pada kesempatan itu terlihat luar biasa keakraban kedua pimpinan  ini dengan  para penari gunde,dan masyarakat.

Terpantau pula saat itu Bupati Michael Thungari pun menjadi Konduktor musik bambu, dan tampil dengan  profesional memandu grop musik bambu membawakan sebuah lagu bahasa daerah, dan penampilan  Bupati  tidak kalah dengan Konduktor group musik bambu.(RB)




Tulude 2026 Sukses Digelar,Turut Dihadiri Wakil Gubernur Sulut

SANGIHE,GN – Setiap tanggal 31 januari adalah perayaan upacara adat tulude yang diselenggarakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang biasanya di hadiri Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Propinsi dan para Undangan.

Pada perayaan upacara adat tulude sabtu (31/1/2026), dibawah Pemerintahan Bupati Michael Thungari,SE,MM dan wakil Bupati Tendris Bulahari merupakan Tulude perdana dan langsung di hadiri wakil Gubernur Sulut DR.J.Viktor Mailangkay,SH,MH dan beberapa pejabat Propinsi lainnya.

 

Wakil Gubernur, Bupati,wakil Bupati dan para undangan langsung menyaksikan prosesi upacara adat tulude yaitu, Mesake Mamaeng, Memindura, Mendae Tamong Banua, Kakumbaede Tulude, Menengka Mohong, Menahulending Tembonangu wanua, anau Kawanua dingangu banua, Menuwang Tamong Banua, Mengungsi.

 

Dalam sambutannya Bupati Michael Thungari menyampaikan bahwa,sudah beberapa kali mengikuti acara Tulude ,kali ini adalah yang salah cuaca yang paling baik.

” Terima kasih kepada segenap tim doa yang telah mendoakan tempat ini, acara ini mulai dari minggu yang lalu sampai dengan hari ini, dengan penuh rasa hormat dan rasa sukacita,kita terhimpun dalam acara adat Tulude sebuah peristiwa budaya yang sakral dan bermakna bagi masyarakat Nusa Utara khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Bupati.

 

Bupati pun menyampaikan bahwa Tulude bukan merupakan sekedar tradisi tahunan,Melainkan wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas penyertaannya sepanjang perjalanan hidup yang kita lalui, sekaligus ruang perjumpaan batin, alam dan nilai-nilai luhur warisan leluhur dalam menyongsong masa depan dengan penuh harapan.

 

” Tema Tulude tahun ini mengajak kita sekalian untuk memaknai sukacita secara utuh dan dewasa , sukacita ini tidak hanya lahir dari berkat, keberhasilan dan kebaikan yang kita terima, tetapi juga dari peristiwa yang kita alami selamat satu tahun baik suka maupun duka , keberhasilan maupun tantangan karena semuanya ada dalam kasih dan penyertaan Tuhan, dalam kearifan adat dan iman setiap peristiwa hidup diyakini sebagai bagian dalam proses pembentukan dan pendewasaan tantangan, ujian bahkan kegagalan bukanlah suatu yang terpisah dari rencana Tuhan, melainkan saran untuk menumbuhkan hikmat, keteguhan dan kekuatan batin, sehingga kita dimampukan untuk terus melangkah dengan iman dan pengharapan,”kata Thungari.

 

Lanjut Bupati bahwa, Pada momentum Tulude juga menaikkan ungkapan syukur yang mendalam atas perjalanan panjang Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah memasuki usia 601 tahun.

” ini merupakan saksi perjuangan ,pengorbanan serta ketekunan para leluhur dalam membangun kehidupan bermasyarakat, beradat dan berbudaya dan beriman,usia yang panjang ini, merupakan jati diri,ketahanan dan semangat kebersaman masyarakat Sangihe dalam menghadapi dinamika zaman, upacara adat Tulude ini meneguhkan kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur kebersamaan,kerendahan hati, Penghormatan terhadap alam serta ketekunan iman pada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.

Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara DR. J.Viktor Mailangkay, SH,MH ketika membacakan sambutan Gubernur Sulut menyampaikan bahwa, menapaki angka usia ke 601 tahun usia Kabupaten Sangihe yang sangat matang ,yaitu sedang berbicara sebuah perjalanan yang telah melampaui enam abad, jika diibaratkan daerah Kepulauan Sangihe bagaikan sebuah kapal kora-kora raksasa yang kokoh.Selama lebih dari 600 tahun kapal ini telah teruji menerjang badai besar dipasifik, membelah ombak samudera yang menantang dan menaklukkan arus zaman yang kian keras.

” Kayu penyusun kapal ini adalah persatuan kita, layarnya adalah iman kita yang teguh kepada sang pencipta, dan kemudinya adalah kearifan lokal yang luhur, Sangihe tetap berdiri tegak karena memiliki jangkar yang tertanam kuat pada adat istiadat, usia ini adalah bukti ketangguhan yang luar biasa dari masyarakat Sangihe yang tetap eksis, mandiri dan terus memberikan kontribusi berharga diberanda terdepan Utara negara kesatuan Republik Indonesia,” ujar Wakil Gubernur.

Lanjut Wakil Gubernur membacakan sambutan Gubernur bahwa,perjalanan panjang tersebut yang bermakna dari tahun 2025 dan awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah mengukir catatan prestasi yang sangat membanggakan.

” Karena itu atas nama Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati,Bapak Wakil Bupati dan seluruh pihak atas dedikasi dan komitmennya sehingga mampu meraih hasil yang luar biasa,” kata Wakil Gubernur.

 

Lanjut Mailangkay bahwa Tulude bukan sekedar pesta rakyat atau rutinitas tahunan, upacara ini adalah kompas spiritual bagi masyarakat Sangihe, didalamnya terkandung nilai- nilai gotong royong, kerukunan dan ketaatan kepada Tuhan.

” Akhir kata Saya ucapkan selamat hari ulang tahun ke 601 tahun daerah Kepulauan Sangihe dan selamat merayakan upacara adat Tulude tahun 2026, Semoga Tuhan yang Maha kuasa senantiasa memberkati dan melindungi kita semua serta memberkati tanah yang kita cintai ini,” tutup wakil Gubenur membacakan sambutan Gubernur Sulut.


Ketika pelaksanaan prosesi adat semua berjalan dengan baik dan dengan penuh hikmat, sehingga acara Tulude 2026 dapat terlaksana dengan sukses, yang turut dihadiri langsung Wakil Gubernur Sulur DR.J.VIKTOR Mailangkai,SH,MH bersama rombongan Pemerintah Propinsi.
(Advetorial).




Sambutan Perdana Bupati Thungari, Di Momentum HUT Daerah Ke-601 Tahun Dan Tulude 2026

SANGIHE, Hari ini Sabtu (31/1/2026), DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati HUT daerah yang ke 601 tahun, serta Perayaan acara adat Tulude tahun 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh ketua DPRD ferdy sondakh, SE dan didampingi Wakil ketua Dewan Rizal Paul Makagansa dan Marvein Honton,SH.

Pada rapat paripurna ini di hadiri Pemerintah Propinsi, Bupati Michael Thungari,wakil Bupati Tendris Bulahari,anggota DPRD,Forkopimda, para pimpinan OPD, Camat, Lurah,Tokoh agama,tokoh masyarakat,tokoh adat dan Para Undangan.

Di Memontum HUT daerah ke 601 tahun dan Tulude 2026 merupakan sambutan perdana dari Bupati Michael Thungari berdiri menyampaikan sambutannya di hadapan anggota DPRD, dan Para Undangan setiap memperingati HUT Daerah dan upacara adat Tulude.

Sebelumnya Pada peringatan HUT daerah tahun 2025 yang berdiri menyampaikan sambutan adalah Pejabat Bupati dan setelah pemilihan kepala daerah pasangan Michael Thugari dan Tendris Bulahari menang pada pilkada Sangihe dan dilantik tahun lalu,maka pada moment hut daerah ke 601 tahun dan Tulude 2026 Bupati Michael Thungari perdana menyampaikan sambutan di setiap peringatan HUT dan upacara Adat Tulude.

Kepada media Thungari menyampaikan merasa terharu dan membanggakan dirinya sebagai Mantan anggota DPRD dan kembali berdiri sebagai seorang Bupati dengan melalui Proses dan anugerah Tuhan .

” Tentu Saya merasa terharu dan membanggakan sebagai mantan anggota DPRD Kabupaten Sangihe Kembali berdiri disini sudah sebagai Bupati dengan melewati proses dan ini adalah anugerah Tuhan, kiranya dapat membawa kemajuan dan kesejateraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe,”Kata Bupati Thungari.(RB).




Bupati Tanda Tangani MoU Dengan Kejati Sulut, Perkuat Sinergi Pemkab Dengan Lembaga Penegak Hukum

SANGIHE,GN – Bertempat di Wisma Negara Gubernuran Bumi Beringin Manado,Rabu 10 Desember Pemerintah Kabupaten Sangihe dalam hal ini , Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM bersama para bupati/wali kota se- Provinsi Sulawesi Utara menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Penandatanganan Nota Kesepahaman, Perjanjian Kerja Sama, serta Hibah Barang Rampasan Negara yang diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

‎Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum dalam rangka pemanfaatan aset negara untuk kepentingan pembangunan daerah.

‎Hadir, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Kajati Sulut Yacob Hendrik Pattipeilohy, perwakilan Jampidum Kejaksaan RI Hari Wibowo, Pj Sekprov Sulut Tahlis Galang, PT. Jamkrindo, unsur Forkopimda, Kajari Kab/Kota se-Sulut.(RB)




Pemkab Sangihe Gelar Natal Oikumene Tahun 2025

SANGIHE,GN – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar natal Oikumene Tahun 2025 bertempat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Senin (8/12/2025).

Natal Oikumene di hadiri Bupati Michael Thungari,SE,MM, Wakil Bupati Tendris Bulahari,Forkopimda,Sekda Harry Wolff,Ketua tim Penggerak Kabupaten Sangihe,Sekretaris Tim PKK Kabupaten Sangihe,Ketua DPRD Fredy Sondakh,SE,pengurus FKUB,Ketua Sinode GMIST,Ketua Resort Tahuna,Para Pimpinan OPD,Para hamba-hamba Tuhan, ASN dan Para Undangan.

Pada perayaan ibadah natal Oikumene yang membacakan firman Tuhan dan menyampaikan Khotbah adalah ketua Sinode GMIST Pdt.Dr.Welman Boba,M.Th dengan mengambil pembacaan alkitab dari Matius 1 : 21-24

Natal Oikumene turut dimeriahkan musik bambu Bethesda sesiwung, paduan suara dari gereja adven, paduan suara gereja Katolik ,dan tarian muslim Hadra, pun dihadiri warga kaum muslim, sehingga ini menandakan bahwa kerukunan bergama antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Sangihe tinggi dan terus untuk mempererat kerukunan antar umat beragama.

Dalam ibadah pada proses pemasangan lilin dilakukan oleh, Bupati bersama Ibu,wakil Bupati bersama Ibu,Sekda bersama Ibu, Ketua Sinode bersama Ibu dan beberapa tamu undangan.

Usai ibadah natal Oikumene juga dilakukan penyerahan bantuan dari Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten dengan berbagai bantuan yang di Serahkan oleh Bupati,wakil Bupati,Ketua DPRD,Sekda,Ketua tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe,Sekretaris Tim Penggerak PKK Kabupaten Sangihe dan Forkopimda.

Bupati Kabupaten Kepulauan Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa,natal merupakan moment yang mulia, moment yang mengingatkan kita agar kasih Allah yang dinyatakan kelahiran Tuhan Yesus Kristus sang jurus selamat bahwa, natal adalah menyambut Kristus bukan menyambut manusia.

” Karna natal bukan sekedar sebuah perayaan, melainkan panggilan untuk menghadirkan kasih,menghadirkan kepedulian dan damai dalam kehidupan kita setiap hari,”kata Thungari.

Lanjut Bupati bahwa perayaan Natal Oikumene yang dilaksanakan saat ini merupakan wujud nyata persaudaraan antara denominasi yang dipersatukan dalam satu iman kepada Kristus.

” Melalui perayaan ini kita belajar bahwa perbedaan tradisi dan tata ibadah tidak memisahkan kita sebab kasih Kristus menyatukan seluruh umat dalam satu tubuh,satu sukacita dan pengharapan,” ucap Bupati.

Bupati pun menambahkan bahwa, natal Oikumene juga menjadi ruang bersama bagi gereja,Pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat hubungan, mempererat kebersamaan lintas denominasi serta memperteguh komitmen, menghadirkan damai sejahtera ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

” Kita juga bersyukur bahwa natal kali ini turut dihadiri oleh ketua pengadilan agama, Ketua pengadilan negeri, Bapak Kapolres dan juga Hadra dari Santiago memperteguh, mempererat dan menjadi bukti nyata kerukunan Beragama di Kabupaten Sangihe, di sisi lain perayaan safari natal merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah dalam menyapa masyarakat tingkat pelosok Kampung dan pulau-pulau , melalui kegiatan ini Pemerintah berupaya membangun kedekatan, mempererat persaudaraan serta menghadirkan pelayanan rohani bagi seluruh umat,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.(Advetorial).




Acara Penutupan FSBS Bupati Thungari Tampil Memukau ,Bawakan Dua Lagu Hibur Ribuan Penonton

SANGIHE,GN – Spektakuler dan meriah di acara terakhir penutupan festival seni budaya Sangihe (FSBS), Sabtu (15/11/2025), Ribuan penonton datang memadati Pelabuhan tua Tahuna datang dari berbagai pelosok di Sangihe untuk menyaksikan penampilan artis lokal Sangihe dan artis bintang tamu.

Di Acara Penutupan FSBS panitia menghadirkan bintang tamu special yaitu Diego Garing dan Toton Caribo

Menariknya Sesudah penampilan Diego Bupati Sangihe Michael Thungari turut tampil dengan memukau dan menghibur ribuan penonton.Penampilan Bupati terlihat seperti penyanyi band yang profesional dengan suara yang merdu tidak kalah dengan suara artis Ibu Kota , hal ini pun terlihat ketika Bupati tampil menyanyi dengan alat musik gitar dan menggunakan kaca mata hitam didampingi tim musiknya.

Pada penampilannya Bupati membawakan dua judul lagu yaitu,lagu Sangihe Ikekendage dan lagu judul aku milikmu malam ini, selesai membawakan dua lagu orang nomor satu di Bumi Tampunganngang Lawo ini mendapat aplaus dari ribuan penonton.

Penampilan Bupati diatas panggung pada penutupan acara FSBS pun dapat pujian dari MC dan penonton .

” luar biasa suara dan penampilan Pak Bupati,beruntung orang Sangihe punya Bupati yang kren dan hebat ini,”kata MC diatas panggung Bupati katakan Orang Sangihe harus maju, Orang Sangihe harus selalu di depan.

” Sangihe harus menjadi lebih besar dari Kota lain untuk mencintai dan memajukan budaya,” kata Bupati Thungari.

Acara Penutupan FSBS bertambah lebih ramai suasa lagi ketika bintang tamu special yaitu,Toton Cribon naik di atas panggung membawakan beberapa lagu yang sudah viral sehingga membuat seluruh penonton ikut bergoyang,dan tidak ketinggalan Bupati Michael Thungari,wakil Bupati Tendris Bulahari,wakil wakil Wali kota Bitung,Wakil ketua DPRD Marvein Hontong,Forkopimda dan seluruh Undangan pun ikut bergoyang . (RB)




Di Momentum Hari Pahlawan,Bupati Lepas Kontingen Atlet Sangihe Bertanding Di Porprov 2025

SANGIHE,GN – Bertempat di lapangan gelora Santiago Tahuna, momentum hari pahlawan 10 november 2025, Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari,SE,MM melepas kontingen atlet Sangihe yang akan mengikuti pertandingan Porprov tahun 2025.

Sebanyak 330 orang kontingen Sangihe terdiri dari 240 atlet dan 90 orang pelatih dan official di 24 cabang olah raga dilepas Bupati dan didampingi Wakil Bupati sekaligus ketua Koni Sangihe Tendris Bulahari bersama Forkopimda, yang disaksikan oleh Sekda,Pimpinan OPD,Para Camat,Lurah dana Undangan.

Bupati menegaskan bahwa, atlet bukan hanya peserta lomba, tetapi juga adalah duta olah raga dan pahlawan daerah membawa nama besar Kepulauan Sangihe di panggung olah raga di Propinsi Sulawesi Utara.

” Bertandinglah dengan semangat kepahlawanan, junjung tinggi sportifitas dan yakinilah bahwa setiap keringat yang jatuh adalah bagian dari setiap perjuangan suci untuk mengharapkan nama daerah kita tercinta, dan dimomentum hari pahlawan agar dapat menanamkan nilai-nilai keberanian,disiplin dan pantang menyerah di hati setiap atlet, jadikan semangat pahlawan sebagai energi juang dalam setiap pertandingan,” ujar Bupati.(RB)