Bupati Apresiasi dan Berikan Motivasi Kepada Empat Siswa Capas Utusan Daerah Ikut Seleksi Tingkat Propinsi

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari,SE,MM memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada empat siswa utusan daerah yang akan mengikuti seleksi Calon Paskibraka (Capas) tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Dukungan dan apresiasi ini disampaikan Bupati Thungari saat menerima audiensi keempat siswa berprestasi tersebut di rumah dinas Bupati pada Sabtu (16/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut, ia memotivasi para siswa utusan terbaik Sangihe agar optimis dan maksimal dalam melewati setiap tahapan seleksi.

“Selamat berjuang, bawa harum nama daerah Kabupaten Sangihe di tingkat provinsi, tunjukan yang terbaik. Jangan lupa berdoa serta jaga kesehatan,” ujar Michael Thungari memberikan semangat.

Keempat siswa utusan Sangihe ini yakni Dwi Arifin Van Grotest Tablingon utusan SMAN Marore, Stiff Heart Crisye Sawello SMAN I Kendahe untuk Capas Putra dan Kayyisah Naila Stirman Utusan SMAN I Tahuna, Gheni Beautiful Blessing Saselah utusan SMAN I Tabukan Tengah capas Putri. Keempat siswa ini dijadwalkan akan bertolak pada hari Minggu (17/05/2026), untuk mengikuti rangkaian seleksi ketat di tingkat provinsi yang akan berlangsung mulai Selasa, 19 Mei 2026.

Bupati juga mengatakan pemerintah daerah dan masyarakat Sangihe berharap para pelajar ini mampu memberikan penampilan terbaik dan lolos menjadi bagian dari tim Paskibraka provinsi, atau bahkan melaju ke tingkat Nasional.

Sementara itu Kepala Badan KesbangPol Sangihe Golfried Pella yang ikut mendampingi para siswa ini mengatakan bahwa berbagai pembekalan baik materi maupun pembekalan fisik telah diberikan kepada keempat siswa ini.

“Kami sudah melakukan berbagai persiapan pembekalan kepada keempat siswa ini. Materi fisik kami bekali. Tentunya kami berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sangihe agar ke emoat siswa ini bisa mendapafkan hasil yang baik dalam seleksi nanti,” Ujar Pella.

Pada kesempatan itu , juga sebagai bentuk perhatian Bupati. Secara pribadi memberikan sampul tambahan uang saku selama mengikuti seleksi kepada ke empat siswa tersebut.(RB).




Sebanyak 34 orang Pejabat Dilantik, Ini Pesan dan Penegasan Bupati Thungari

SANGIHE,GN – Bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati kamis,(13/5/2026), Sebanyak 34 pejabat terdiri dari 28 orang kepala sekolah SD,pengukuhan 4 orang UPTD RSUD Liun Paduli dan 2 orang pejabat administrator inspektur pembantu telah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM yang didampingi oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari.

Pelantikan ditandai dengan Pembacaan SK, Pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati, Pengambilan sumpah dan janji, serta penandatanganan berita acara.

Dalam sambutannya, kepada pejabat yang dilantik Bupati menyampaikan bahwa, pengisian jabatan merupakan bagian proses penguatan organisasi Pemerintahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.

” Jabatan adalah amanah, juga merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat,Pemerintah maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu setiap pejabat yang dilantik hari ini untuk mampu menunjukkan integritas, loyalitas,disiplin, profesionalisme dan semangat pengabdian yang tinggi,”kata Bupati

Thungari pun menegaskan bahwa, penempatan kepada pejabat dengan jabatan yang baru melalui berbagai pertimbangan baik dari aspek kompetensi, pengalaman, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi.

” Karena itu Saya berharap saudara-saudara dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta mampu bekerja secara cepat,tepat dan terukur,” harap Bupati.

Thungari pun berpesan dan mengajak kepada seluruh ASN untuk terus komitmen memperkuat pelayanan,menjaga persatuan, meningkatkan disiplin kerja dan membangun tata kelola Pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya.

” Mari kita jadikan jabatan ini, sebagai sarana pengabdian untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan hati, menghadirkan manfaat yang nyata,tunjukkan bahwa ASN mampu menjadi pelayan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampunganngang Lawo ini. (RB).




Bupati Thungari Buka Secara Resmi Job Fair 2026

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari,SE,MM membuka secara resmi Job Fair 2026.Kegiatan ini menjadi angin segar bagi para pencari kerja.

Saat membuka Job Fair Bupati , didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, di lantai 1 Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan Politeknik Negeri Nusa Utara.

Dalam sambutanya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Job Fair 2026.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ucap Thungari.

Menurut Thungari, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia Sangihe yang mampu bersaing di tingkat global.

“Sebagai bagian dari upaya bersama dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja,” kata Thungari.

Pun disampaikan Bupati bahwa,pelaksanaan Job Fair tahun ini dipindahkan ke lingkungan kampus Politeknik Negeri Nusa Utara agar lebih dekat dengan dunia pendidikan dan pencetak tenaga kerja siap pakai.

“Tahun ini berubah tempatnya, kita datang langsung di tempat produksinya di Politeknik Negeri Nusa Utara. Semoga dapat lebih menyemarakan acara ini dan terbukti kalau bikin di sini lebih banyak pesertanya,” lanjutnya.

Thungari juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Bagi saya kehadiran dalam berbagai kegiatan akademik seperti ini bukan acara seremonial tetapi merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe lewat aksi nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, Job Fair menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia industri.

“Karena perguruan tinggi tidak boleh hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas tetapi juga harus mampu membangun jejaring dan kemitraan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional yang terus memperkuat pendidikan vokasi berbasis praktik dan kompetensi,” tandasnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut sangat penting agar dunia pendidikan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Ferdinand Gansalangi, juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Politeknik Negeri Nusa Utara dalam pelaksanaan Job Fair 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergitas antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Sejak tahun lalu penyelenggaranya dampaknya sudah sangat luar biasa,” kata Gansalangi. (RB)




Bupati Canangkan Desa Cantik 2026 Di Tamako

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari secara resmi membuka kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan Pembinaan Statistik Sektoral Seri I Kabupaten Kepulauan Sangihe, di Kampung Pokol, Kecamatan Tamako, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari program Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada kesempatan itu turutdalam kegiatan ini Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe Eko Siswanto, S.S.T., M.S.E, unsur Forkopimca, para pejabat pimpinan tinggi pratama Pemkab Kepulauan Sangihe, Camat Tamako, para Kapitalaung, serta tokoh masyarakat setempat.

Sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam mendukung program tersebut, kegiatan ditandai dengan penandatanganan Piagam Pencanangan Program Desa Cinta Statistik, sebagai landasan peningkatan literasi statistik dan kapasitas aparatur kampung dalam pengelolaan data yang akurat, berkualitas, serta berkelanjutan.

Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Sangihe, Eko Siswanto menjelaskan bahwa program Desa Cantik telah berjalan kurang lebih tiga tahun terakhir di Sangihe.

“Pada tahun 2023 kami melaksanakan di Kampung Utaurano, Kecamatan Tabukan Utara. Kemudian tahun 2025 di Kampung Kuma I, Kecamatan Tabukan Tengah. Tahun 2026 ini kami melaksanakan Desa Cantik di tiga kampung yakni Nagha I, Bebu, dan Pokol di Kecamatan Tamako,” ungkap Eko.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab BPS sebagai lembaga statistik dalam mendukung perencanaan dan kebijakan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Menurutnya, melalui program Desa Cantik, BPS ingin meningkatkan literasi statistik di level pemerintahan terkecil agar desa mampu menyelenggarakan kegiatan pendataan serta memanfaatkan data secara tepat.

“Setiap kebijakan yang diambil pemerintah pusat maupun daerah harus didukung indikator atau data yang berkualitas dan akurat. Salah satu cara mencapainya adalah menyiapkan data dari level terkecil yaitu desa,” tambahnya.

Dalam program tahun ini, BPS akan melakukan pembinaan terkait pemutakhiran data sosial ekonomi di tiga kampung Desa Cantik tersebut.

BPS juga akan menyiapkan aplikasi pengumpulan data berbasis Android yang akan digunakan aparat kampung dalam melakukan pendataan.

“Kami akan membuat aplikasi untuk pengumpulan data berbasis android untuk Kampung Nagha I, Pokol dan Bebu. Aplikasi ini akan kami serahkan ke desa dan harapannya bisa dipakai di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” jelas Eko.

Selain itu, BPS juga akan menyediakan website bagi tiga kampung tersebut untuk menampilkan indikator-indikator yang telah dikumpulkan, sehingga data dapat diakses dan dimanfaatkan dalam mendukung pembangunan kampung.

“Kami lakukan ini sebagai bentuk tanggung jawab BPS untuk mendampingi sampai level desa dalam melakukan pengumpulan data dan tidak ada pungutan sepeser pun,” tegasnya.

Ia berharap setelah program Desa Cantik berjalan, aparat kampung memiliki pola pikir dan rancangan mandiri dalam pengelolaan data karena instrumen pendataan telah disiapkan.

Dalam sambutannya Bupati menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penguatan kapasitas desa dalam mengelola data statistik sangat penting guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan terukur.

Selain pencanangan Desa Cantik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pembinaan Statistik Sektoral Seri I, yang bertujuan memperkuat sinkronisasi data antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya Satu Data Sangihe yang terintegrasi dengan Program Satu Data Indonesia, demi memastikan data pembangunan daerah lebih valid dan dapat dipertanggungjawab (RB)




Bupati Sambangi BWS Sulawesi I dan Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Tanggul Pantai Nagha 1

SANGIHE,GN – Selasa, (5 Mei 2026) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini Bupati Sangihe, Michael Thungari,SE,MM bersama jajaran menyambangi BWS Sulawesi Utara I Manado.

Pada Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Seksi Pelaksanaan, Allanos Kawengian serta PLH. Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air, Anneke Marlina Tewal didampingi oleh para pejabat dan staf terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sangihe menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, yakni menyerahkan proposal usulan pembangunan Tanggul Pantai Nagha 1 di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Usulan ini dilatarbelakangi oleh kondisi wilayah pesisir yang mengalami abrasi cukup signifikan, mencapai 15–20 meter dalam kurun waktu 8 bulan. Selain itu, wilayah tersebut juga kerap terdampak banjir rob dan gelombang ekstrem yang berpotensi mengancam permukiman warga.

Bupati berharap dengan pertemuan tersebut dapat terwujud demi melindungi kawasan pesisir dan meningkatkan kesejateraan masyarakat di Sangihe.

” Semoga melalui koordinasi ini, langkah penanganan yang tepat dapat segera diwujudkan demi melindungi kawasan pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Kata Bupati.(RB).




Kunker Ke Pulau Kalama, Bupati Thungari Masuk Gua Panen Sarang Walet

SANGIHE,GN – Kamis, 30 April 2026, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pulau Kalama Kecamatan Tatoareng.Bupati pun langsung turun ke lokasi (goa) dan ikut memanen sarang burung walet bersama masyarakat.

Bupati terlihat sangat bersemangat menikmati panen sarang burung walet, yang menjadi pengalaman pertama bagi dirinya.

Thungari mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan panen sarang burung walet tersebut.

“Tentu ini merupakan pengalaman bagi kami mengikuti proses panen sarang burung walet langsung masuk ke gua. Menjadi sebuah pengalaman berharga juga dimana kami bisa turut andil dan merasakan langsung seperti apa perjuangan masyarakat dalam menjalankan proses panen, seperti apa resiko bahkan bahaya yang dihadapi saat melakukan panen,” terang Thungari.

Bupati berharap kiranya masyarakat bisa terus menjaga dan melestarikan habitat daripada burung walet agar terus bertahan hingga ke generasi selanjutnya.

“Harapannya sumber daya alam pemberian Tuhan yang indah ini dapat terus dijaga menjadi berkat untuk lintas generasi,” pesannya.

Kehadiran Bupati dalam panen bersama kali ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat di Desa Kalama.

“Sudah ada berapa bupati yang datang ke pulau ini namun baru Pak Bupati ini yang turun langsung ke lokasi dan ikut panen bersama masyarakat masuk ke goa bersama-sama. Tentu ini jadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami masyarakat,” ungkap Eksplandriks Kahimpong, Kepala Desa Kalama.

Dalam kunjungan kerja tersebut turut dilaksanakan juga pengobatan gratis, pemberian bantuan bagi para siswa sekolah dan pasar murah.(RB)




Bupati Berdiskusi Dengan Warga Kalama Terkait Pembagian Sarang Burung Walet

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM bertatap muka dengan masyarakat Pulau Kalama berdiskusi dan mendengarkan langsung aspirasi, harapan dan kerinduan masyarakat terkait pengelolaan keberadaan Sarang Burung Walet.

Pada kesempatan itu Masyarakat menyampaikan pembagian hasil panen sarang burung walet 60:40, untuk 60 persen bagi pemerintah dan masyarakat Desa Kalama dinilai masih kurang dikarenakan hasilnya tidak mampu memenuhi berbagai kebutuhan warga, sehingga bermohon agar Perda nomor 7 tahun 2009 terkait pembagian hasil sarang burung walet dapat ditinjau kembali.

Warga pun menyampaikan keberadaan listrik yang hanya menyuplai daya selama 6 jam saja, disementara kebutuhan masyarakat akan listrik sangatlah tinggi salah satunya untuk menyimpan hasil perikanan tangkapan dari laut.

Menanggapi beberapa penyampaian warga, Bupati pun memberikan penjelasan berdasarkan situasi dan kondisi yang kini ada dan sedang diupayakan.

“Untuk keberadaan listrik bagi masyarakat kepulauan memang menjadi prioritas dari Pak Presiden. Beliau berharap selama 5 tahun masa kepemimpinannya, masyarakat kepulauan bisa menikmati listrik selama 1×24 jam. Hal ini sedang berlangsung karena sudah ada tim survey yang hadir langsung di Pulau Kalama dan meninjau lokasi lahan yang rencananya akan dijadikan tempat pembangkit listrik tenaga hibrid, dimana pada siang hari akan disuplai melalui solar panel dan untuk malam hari dengan mesin,” jelas Thungari.

Terkait peninjauan kembali Perda nomor 7 tahun 2009 tentang Pengelolaan Goa Sarang Burung Walet dan Budidaya Sarang Burung Walet, Bupati pun memberikan penjelasan yang mampu diterima oleh warga.

“Terkait peninjauan kembali Perda ini akan kami upayakan apa bisa dibedah kembali atau tidak, sebab mengubah sebuah perda itu tidaklah mudah dikarenakan butuh kesepakatan bersama antara lembaga legislatif, eksekutif dan masyarakat. Itupun tidak bisa selesai dalam kurun waktu setahun, jadi kita akan melakukan pembedahan terlebih dahulu,” jelasnya.

Bupati pun memberikan solusi bahkan jaminan bilamana dari hasil pembagian 40 persen sarang burung walet yang masuk ke Pemda, bilamana akan membuatkan lokasi penjagaan bagi para pekerja di sekitar area sarang burung walet.

“Mungkin yang bisa kita sepakati saat ini adalah pembuatan pos jaga di sekitar lokasi sarang burung walet akan kami upayakan pembangunannya dari hasil pembagian 40 persen yang masuk ke Pemda itu,” ujarnya.

Jaminan dari Bupati pun disambut dengan antusias oleh warga masyarakat yang merasa terbantu dan dihargai dengan baik oleh bupati melalui kehadiran dan tatap muka secara langsung.(RB)




Bupati Thungari Hadiri HUT Ke 64 Tahun Jemaat GMIST Samaria Bulude

SANGIHE,GN – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari,SE,MM menghadiri ibadah syukur  (HUT) ke 64 tahun GMIST jemaat Samaria Bulude, Desa Barangkalang, Kecamatan Manganitu, Minggu (26/4/2026).

Thungari dalam sambutannya mengatakan, gereja memiliki peran yang sangat penting bukan hanya sebagai  tempat beribadah, tetapi juga Sebagai pusat pembinaan moral pendidikan karakter,Penguatan keluarga serta pemberdayaan  sosial masyarakat.

“Dalam konteks pembangunan  daerah, gereja adalah mitra strategi pemerintah dalam  menjaga kerukunan,membangun kepedulian sosial serta menanamkan  nilai-nilai kejujuran disiplin,kerja keras  dan kasih kepada Sesama sekaligus sebagai pusat  pendidikan karakter yang paling dekat bersentuhan  langsung dengan kehidupan warga jemaat” kata Thungari.
Terkait pelaksanaan pemilihan pengurus di masing-masing jemaat yang ada di lingkungan Sinode GMIST yang kini sedang berlangsung, Bupati hanya berharap kiranya berjalan dengan baik dan lancar.

“Saat ini juga tengah berlangsung pemilihan pengurus ditiap2 gereja, saya berharap seluruh mekanisme pemilihan kiranya berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang ada,” pesannya.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada jemaat yang ada, Bupati memberikan sumbangan pribadi berupa uang tunai guna menopang pembangunan gedung tersebut yang disambut dengan ucapan terimakasih yang tulus dari warga jemaat Gmist “Samaria” Bulude.

“Atas nama ketua jemaat, majelis pekerja bahkan semua jemaat yang ada, Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Bupati untuk sumbangan yang diberikan guna menopang pembangunan ditempat ini,” ucap Ketua Jemaat.

Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan juga  peletakan batu dasar pembangunan Ruang Serbaguna Jemaat GMIST Samaria Bulude oleh Bupati dan Ketua Sinode GMIST, Pendeta Welman Boba serta Ketua Jemaat, Penatua Thelma Mandalora.(RB)




Bupati Thungari Buka Tes Kompetensi Akademik Tingkat SD

SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM membuka secara simbolis kegiatan tes Kompetensi Akademik (TKA), tingkat SD bertempat di SDN 3 Tahuna, senin (20/4/2026). Bupati langsung disambut oleh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan bersama jajaran,guru-guru dan para siswa.

Dalam laporan panitia disampaikan bahwa, Peserta TKA Se- Kabupaten Kepulauan Sangihe berjumlah 1780 peserta di 64 lokasi di Sangihe,dan untuk di SDN 3 Tidore Tahuna berjumlah 30 peserta.

Pada sambutanya Bupati menyampaikan bahwa TKA merupakan bagian penting dalam upaya bersama dalam melakukan assesment nasional untuk mengukur capaian kemampuan dasar peserta didik, bukan sekedar kegiatan evaluasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk mutu pendidikan, mengidentifikasi potensi siswa serta memperkuat kualitas pembayaran di setiap satuan pendidikan.

” Kita berharap melalui kegiatan ini dapat memperoleh gambaran yang objektif mengenai kemampuan, Kompetensi yang menjadi pondasi utama bagi keberhasilan anak-anak kita dimasa yang akan datang, oleh karena itu pelaksanaan TKA harus dipandang sebagai bagian dari komitmen kita bersama dalam membangun generasi unggul di Kabupaten Kepulauan Sangihe,”Tutup orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.

Turut mendampingi Bupati,Asisten satu setda Johanis Pilat, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Julien Manangkalangi,S.Pd, Kasat Sat-Pol PP Ario Areba .(RB).




Bupati Thungari Sambut Pangdam XIII/Merdeka,Agenda Kunker Ke Wilayah Perbatasan

SANGIHE,GN – Selasa (14/4/2026), Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, SIP melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Kepulauan Sangihe .

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, sekaligus meresmikan infrastruktur strategis serta meninjau program ekonomi di wilayah perbatasan.


Setibanya di Sangihe, Pangdam beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Michael Thungari,SE,MM. dan Wakil Bupati Tendris Bulahari. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan nuansa adat khas Sangihe, diiringi musik bambu yang dibawakan oleh putra daerah.


Turut hadir jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Agenda utama dalam kunjungan ini adalah peresmian Jembatan Garuda TNI Angkatan Darat yang berlokasi di Kampung Beha, Kecamatan Tabukan Utara.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi urat nadi baru dalam menunjang mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah tersebut.

Usai itu Pangdam dijadwalkan bertolak ke Kampung Lapango, Kecamatan Manganitu Selatan, untuk meninjau lokasi Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah kepulauan.

Kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan Mayor Jenderal TNI Mirza Agus untuk memantau langsung kesiapan dan kondisi personel TNI yang bertugas di garda terdepan NKRI.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.(Adv)