Bupati Hadir di Kecamatan Kepulauan Marore, Beri Semangat dan Dukungan Moril Bagi Korban Terdampak Gempa
SANGIHE,GN – Kehadiran Bupati Michael Thungari,SE,MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari Kepulauan Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ,kamis (11/6/2026), di Kecamatan Kepulauan Marore tidak hanya membawa bantuan logistik bagi masyarakat terdampak, tetapi juga menghadirkan dukungan moril yang sangat dibutuhkan warga, khususnya anak-anak yang hingga kini masih berada di lokasi pengungsian.
Dengan penuh keakraban, Bupati terlihat berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan berbagai keluhan serta memberikan semangat kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit. Sementara itu, kebersamaan yang terjalin bersama anak-anak melalui berbagai permainan sederhana menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pemulihan psikologis korban bencana.
Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat Marore selama masa pemulihan pascabencana. Menurutnya, selain pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan mental dan trauma masyarakat juga menjadi perhatian penting agar warga dapat kembali menjalani aktivitas dengan rasa aman dan optimisme.
“Kami berharap kehadiran kami bersama Bapak Wakil Bupati dan Forkopimda dapat memberikan kekuatan serta semangat bagi masyarakat yang terdampak. Kami ingin memastikan bahwa pemerintah selalu hadir bersama rakyat, terutama saat menghadapi situasi yang sulit seperti ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga.(RB).
Pemkab Sangihe Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa di Kecamatan Kepulauan Marore
SANGIHE,GN – Kamis, 11 Juni 2026 Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Sangihe melaksanakan kunjungan tanggap darurat bencana ke Kecamatan Kepulauan Marore, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi yang terjadi pada Senin, 8 Juni 2026.
Berdasarkan data sementara, Kampung Kawio menjadi wilayah yang mengalami dampak paling signifikan akibat gempa tersebut. Tercatat sebanyak 55 unit rumah mengalami kerusakan berat, 16 unit rusak sedang, dan 6 unit rusak ringan. Sedangkan jumlah Kepala Keluarga (KK) Kampung Kawio 177 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 483 jiwa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah yang dialami masyarakat.
“Atas nama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta seluruh masyarakat Sangihe, kami menyampaikan turut berduka dan prihatin atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Kampung Kawio dan wilayah terdampak lainnya,” kata Bupati Thungari.
Meski mengalami kerugian material yang cukup besar, Bupati mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur karena tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Di tengah situasi yang penuh duka ini, kita patut bersyukur karena Tuhan masih melindungi kita sehingga tidak ada korban jiwa. Bangunan yang rusak dapat dibangun kembali, namun keselamatan manusia adalah yang utama,” tambahnya.
Pada Kunjungan tersebut juga diisi dengan penyaluran berbagai bantuan kemanusiaan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, BUMN, BUMD, serta berbagai pihak dan donatur yang turut memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan tidur, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah memastikan bahwa seluruh masyarakat akan menerima bantuan sesuai tingkat kebutuhan dan dampak yang dialami.
“Bantuan ini diberikan tidak hanya kepada warga yang rumahnya terdampak langsung, tetapi juga kepada masyarakat yang turut membantu saudara-saudara mereka sejak hari pertama bencana terjadi. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi musibah ini,” (RB).
Program Pencegahan Dan Penanganan Stunting Serta Pemasangan Alat Kontrasepsi Terus Dilakukan Dinas DPPKBD Sangihe
SANGIHE,GN – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana daerah (DPPKBD), terus berupaya untuk melakukan pencegahan dan penanganan penderita stunting serta terus melakukan Pemasangan alat Kontrasepsi (Implant), untuk pasangan usia subur di 15 Kecamatan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Kepala Dinas DPPKB Sangihe dr Yopi F Thungari,M.Kes (foto: Gemparnews)
Kepala dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dr.Yopi.F.Thungari,M.Kes kepada media ini menyampaikan bahwa, tujuan Pemasangan alat Kontrasepsi bukan untuk melarang kehamilan Ibu,tapi untuk menunda kehamilan Ibu.
” jadi program ini bukan bertujuan untuk melarang kehamilan Ibu,tapi untuk menunda kehamilan supaya ada jarak dari kelahiran anak, sehingga Ibu tidak melahirkan tiap tahun atau jarak anak tidak terlalu dekat, jadi berapa pun anak yang dilahirkan yang penting orang tua mampu dan anak-anak dapat disekolahkan, dan kami juga berharap kedepan dalam penanganan stunting dapat dilaksanakan dengan baik,agar penderita stunting tidak ada lagi di Sangihe,anak-anak bisa bertumbuh sehat dan berkembang sehingga dapat mencerdaskan kehidupan bangsa,” Jelas Yopi Thungari.
Loesye Clodine Harindah,S.Sos Sekretaris dinas pun menjelaskan bahwa, saat Pemasangan alat Kontrasepsi dirangkaikan dengan hari ulang tahun IBI (Ikatan bidan Indonesia), hari keluarga Nasional dan hari Kontrasepsi sedunia.
Disampaikan pula bahwa,untuk Pemasangan alat Kontrasepsi sudah terlaksana di 9 Kecamatan dan sisanya 6 Kecamatan akan tetap dilaksanakan, untuk pencegahan dan penanganan stunting sementara masih dilaksanakan di tiga Kecamatan.
DPPKB Sangihe Gelar Penyuluhan Peningkatan Kapasitas Tenaga Lini Lapangan Untuk Pencegahan Stunting Di Kecamatan Tabseltra (foto: Gemparnews)
Sementara untuk program dapur sehat atasi stunting di tiga kecamatan yaitu,Kecamatan Tahuna Timur,Kecamatan Tamako dan Kecamatan Tabukan Tengah.
Lanjut Harindah bahwa, dapur sehat atasi stunting Pemerintah melalui dinas akan memberikan edukasi kepada anak-anak yang dikategorikan sebagai stunting dan memberikan edukasi gisi bagi kepada orang tua agar pemenuhan gisi kepada anak tersebut dapat diberikan secara baik,kepada anak penderita stunting atau gisi buruk.
Peserta mengikuti Penyuluhan di Kecamatan Tabseltra (foto: Gemparnews)
Terkait penanganan stunting Ia menjelaskan bahwa, petugas dari dinas langsung datang ke orang tua penderita stunting dan memberikan edukasi seperti pola asuh anak.
Pun dijelaskan oleh Harindah terkait penanganan stunting dan yang dilaporkan oleh petugas di tiap kecamatan penderita stunting bahwa, penderita stunting yang sudah dinyatakan tidak lagi stunting, bukan soal pemenuhan gisi tetapi stunting sudah lewat karena usia yaitu usia stunting dari 0-59 bulan atau 2 tahun, dan jika anak sudah lewat 2 tahun dan anak sudah 3 tahun itu sudah dinyatakan lulus dari stunting karena usia.
Pelayanan KB implan gratis dalam rangka Harganas di Kecamatan Tabukan Selatan (foto: Gemparnews)
Lebih jauh Harindah menjelaskan bahwa, dari hasil yang dilakukan oleh petugas dari dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana daerah turun langsung ke lapangan bahwa, penderita stunting di Bumi Tampungang Lawo mengalami penurunan, karena Pemerintah terus memberikan edukasi terlebih kepada Ibu-ibu hamil yang nantinya akan melahirkan.
Dalam penanganan stunting ini Ia pun menyampaikan tidak ada kendala karena tim begitu solid dan ada kerja sama yang baik, dan masyarakat antosias menyambut dan menerima kedatangan petugas.Ditambahkan pula bahwa untuk Pemasangan alat Kontrasepsi untuk wilayah yang belum dikunjungi petugas tetap akan mengunjungi dan melakukan Pemasangan alat Kontrasepsi, yang tujuannya adalah untuk menjaga jarak kehamilan tidak melahirkan tiap tahun demi untuk kesehatan Ibu-ibu.
Petugas DPPKBD Kabupaten Kepulauan Sangihe (foto: Gemparnews)
Sekretaris Loeye Clodine Harindah,S.Sos pun mengutarakan bahwa, dua program tersebut harus diselesaikan sampai tahun 2026, dan harapannya juga agar kedepan pencegahan stunting dapat dilaksanakan dengan baik, stunting ini tidak ada lagi di Sangihe dan anak-anak bisa tumbuh sehat, berkembang, sehingga dapat mencerdaskan kehidupan bangsa di kemudian hari.
” Harapan Kami juga dalam Pemasangan alat Kontrasepsi ini juga, agar supaya ibu- ibu itu bisa,dapat melakukan Pemasangan ini dengan baik, agar supaya dapat menunda kehamilan , dan angka kelahiran di Kabupaten Kepulauan Sangihe di bawa rata-rata,” tutup sekretaris dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana daerah yang murah senyum ini.(ADVE).
Demi Kedisiplinan ASN,Selain Absen Digital Bupati Tegaskan untuk Buat Absen Khusus Terkait Kehadiran Mengikuti Upacara Dan Apel Bersama
SANGIHE, GN – Pada Momentum Upacara peringatan hari lahir pancasila dan apel kerja bersama di lingkup Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe senin (1/6/2026).Pada kesempatan itu Bupati menegaskan terkait kehadiran Para ASN Pada setiap mengikuti upacara dan apel kerja bersama agar selain absen digital, Bupati meminta agar dibuatkan absen khusus terkait kehadiran Para ASN mengikuti upacara dan apel kerja bersama.
Hal ini merupakan suatu kedisiplinan kehadiran bagi para ASN untuk mengikuti upacara dan apel kerja bersama.
” Saya juga ingin berpesan kedepan atau mulai hari ini, dalam setiap Upacara ataupun apel Saya minta dibuatkan absen khusus, tidak hanya absen digital untuk setiap yang mengikuti upacara dan mohon dimonitor oleh setiap pimpinan OPD masing-masing dan juga BKPSDM,” tegas orang nomor satu di Bumi Tampungang Lawo ini.(RB).
Bupati Irup Peringatan Hari Lahir Pancasila,Bacakan Sambutan Kepala BPIP RI
SANGIHE,GN – Tanggal 1 Juni adalah hari peringatan Lahir pancasila yang diperingati dengan dilaksanakan upacara bendera di seluruh wilayah Indonesia.Seperti di Kabupaten Kepulauan Sangihe Senin, (1/6/2026) upacara peringatan hari lahir Pancasila Pemkab Sangihe melaksanakan upacara bendera, dan bertindak selaku inspektur upacara (Irup) adalah Bupati Michael Thungari,SE,MM yang dihadiri para asisten setda,Pimpinan OPD dan pegawai di lingkup Pemerintahan Kabupaten Sangihe.
Bupati Michael Thungari,SE,MM pada kesempatan itu membacakan sambutan kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP)RI menyampaikan bahwa, pada peringatan hari lahir pancasila bukan sekedar seremoni tahunan, Melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tema tahun ini adalah pancasila pemersatu bangsa,fondasi perdamaian dunia, menegaskan bahwa pancasila tidak hanya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi landasan terciptanya perdamaian dan keadilan.
Lanjut Bupati membacakan sambutan BPIP RI bahwa,ditengah ketidakpastian global dan perkembangan teknologi yang cepat pancasila tetap menjadi bintang penuntut dan jangkar moral bangsa.
“Melalui semangat musyawarah, toleransi, kemanusiaan sesuai dengan amanat undang-undang Dasar 1945, mari kita membangun Indonesia yang religius, bersatu dan berkemanusiaan dengan pancasila sebagai pedoman dan napas pengabdian kita bagi bangsa dan negara,” tutup Bupati Thungari membacakan sambutan Kepala BPIP RI.
( RB )
Bupati Thungari Resmikan Ruang Rawat Inap Jiwa RS Liun Kendage Tahuna
SANGIHE,GN – Kamis (21/5/2026), Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM meresmikan ruang rawat Inap Jiwa rumah sakit daerah (RSD) Liun Kendage Tahuna.Bupati didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari.
Pada kesempatan turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD, Direktur RSD Liun Kendage dr.Polideng Dalawir,Kapolsek Tahuna dan para undangan.
Ketika menyampaikan Sambutan Bupati menyampaikan bahwa, pada moment ini merupakan langkah yang sangat penting dan bersejarah dalam peningkatan kesehatan di Kabupaten Sangihe.
” Peresmian ruang rawat Inap Jiwa ini, bukan hanya hadirnya sebuah fasilitas yang baru , tetapi juga hadirnya kepedulian, perhatian dan harapan dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan jiwa, selama ini kesehatan mental sering dipandang sebelah mata, banyak orang takut,malu bahkan memilih memendam persoalan yang dialami, pada hal kesehatan jiwa sangat penting dengan kesehatan fisik, orang yang sehat secara jasmani, belum tentu sehat secara batin, ditengah perkembangan zaman, tekanan kehidupan yang semakin konkrit,persoalan ekonomi keuangan,.keluarga,pekerjaan , pergaulan sosial, dapat memengaruhi mental seseorang, karena itu pelayan kesehatan jiwa merupakan hal penting dalam sistem kesehatan daerah,’kata Thungari.
Lanjut Bupati bahwa masalah yang pertama memengaruhi adalah masalah ekonomi dan kedua adalah masalah keluarga atau percintaan.
” Saya berharap fasilitas yang kita resmikan hari ini, dapat dimanfaatkan dengan baik, dan didukung tenaga kesehatan yang profesional, penuh empati dan menjunjung tinggi kemanusiaan, mari kita hilangkan stigma terhadap pasien gangguan kejiwaan karena mereka ada bukan untuk dijauhi, tetapi harus didampingi ,dirangkul dan dipulihkan bersama, dan pada keluarga pasien saya berharap agar tetap memberikan kasih sayang dan dukungan, karena dukungan keluarga adalah bagian terpenting dalam proses penyembuhan, akhir kata saya menyampaikan apresiasi kepada Pak Direktur dan seluruh jajaran sehingga fasilitas ini dapat terwujud, kiranya ruang Inap kejiwaan ini menjadi berkat dan bermanfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe,”tutup Bupati.(RB).
Bupati dan Forkopimda Sambut Kajati Sulut Kunker Ke Sangihe
SANGIHE,GN – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, mengunjungi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (18/05/2026).
Tiba di Bandara Naha sekitar pukul 08.30 wita.
Kedatangan Kajati Sulut langsung dijemput Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari,SE,MM bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kajati dijemput secara adat oleh iringan musik bambu dan tarian adat budaya serta berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Kunjungan kerja Kajati ini merupakan agenda kerja sekaligus mempererat sinergitas antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan unsur Forkopimda dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta penegakan hukum di wilayah perbatasan.
Ditemui di sela penjemputan, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kajati Sulut di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kehadiran Pak Kajati di Sangihe menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ungkap Michael.
“Kami di Sangihe menyambut baik kunjungan kerja Pak Kajati Sulut, karena ini juga bagian dari sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat,”ucapnya
Kajati Sulut dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda kegiatan internal maupun agenda Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (RB)
Bupati Apresiasi dan Berikan Motivasi Kepada Empat Siswa Capas Utusan Daerah Ikut Seleksi Tingkat Propinsi
SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari,SE,MM memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada empat siswa utusan daerah yang akan mengikuti seleksi Calon Paskibraka (Capas) tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Dukungan dan apresiasi ini disampaikan Bupati Thungari saat menerima audiensi keempat siswa berprestasi tersebut di rumah dinas Bupati pada Sabtu (16/05/2026).
Dalam pertemuan tersebut, ia memotivasi para siswa utusan terbaik Sangihe agar optimis dan maksimal dalam melewati setiap tahapan seleksi.
“Selamat berjuang, bawa harum nama daerah Kabupaten Sangihe di tingkat provinsi, tunjukan yang terbaik. Jangan lupa berdoa serta jaga kesehatan,” ujar Michael Thungari memberikan semangat.
Keempat siswa utusan Sangihe ini yakni Dwi Arifin Van Grotest Tablingon utusan SMAN Marore, Stiff Heart Crisye Sawello SMAN I Kendahe untuk Capas Putra dan Kayyisah Naila Stirman Utusan SMAN I Tahuna, Gheni Beautiful Blessing Saselah utusan SMAN I Tabukan Tengah capas Putri. Keempat siswa ini dijadwalkan akan bertolak pada hari Minggu (17/05/2026), untuk mengikuti rangkaian seleksi ketat di tingkat provinsi yang akan berlangsung mulai Selasa, 19 Mei 2026.
Bupati juga mengatakan pemerintah daerah dan masyarakat Sangihe berharap para pelajar ini mampu memberikan penampilan terbaik dan lolos menjadi bagian dari tim Paskibraka provinsi, atau bahkan melaju ke tingkat Nasional.
Sementara itu Kepala Badan KesbangPol Sangihe Golfried Pella yang ikut mendampingi para siswa ini mengatakan bahwa berbagai pembekalan baik materi maupun pembekalan fisik telah diberikan kepada keempat siswa ini.
“Kami sudah melakukan berbagai persiapan pembekalan kepada keempat siswa ini. Materi fisik kami bekali. Tentunya kami berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sangihe agar ke emoat siswa ini bisa mendapafkan hasil yang baik dalam seleksi nanti,” Ujar Pella.
Pada kesempatan itu , juga sebagai bentuk perhatian Bupati. Secara pribadi memberikan sampul tambahan uang saku selama mengikuti seleksi kepada ke empat siswa tersebut.(RB).
Sebanyak 34 orang Pejabat Dilantik, Ini Pesan dan Penegasan Bupati Thungari
SANGIHE,GN – Bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati kamis,(13/5/2026), Sebanyak 34 pejabat terdiri dari 28 orang kepala sekolah SD,pengukuhan 4 orang UPTD RSUD Liun Paduli dan 2 orang pejabat administrator inspektur pembantu telah dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Sangihe Michael Thungari,SE,MM yang didampingi oleh Wakil Bupati Tendris Bulahari.
Pelantikan ditandai dengan Pembacaan SK, Pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati, Pengambilan sumpah dan janji, serta penandatanganan berita acara.
Dalam sambutannya, kepada pejabat yang dilantik Bupati menyampaikan bahwa, pengisian jabatan merupakan bagian proses penguatan organisasi Pemerintahan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.
” Jabatan adalah amanah, juga merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat,Pemerintah maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu setiap pejabat yang dilantik hari ini untuk mampu menunjukkan integritas, loyalitas,disiplin, profesionalisme dan semangat pengabdian yang tinggi,”kata Bupati
Thungari pun menegaskan bahwa, penempatan kepada pejabat dengan jabatan yang baru melalui berbagai pertimbangan baik dari aspek kompetensi, pengalaman, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi.
” Karena itu Saya berharap saudara-saudara dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta mampu bekerja secara cepat,tepat dan terukur,” harap Bupati.
Thungari pun berpesan dan mengajak kepada seluruh ASN untuk terus komitmen memperkuat pelayanan,menjaga persatuan, meningkatkan disiplin kerja dan membangun tata kelola Pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya.
” Mari kita jadikan jabatan ini, sebagai sarana pengabdian untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan hati, menghadirkan manfaat yang nyata,tunjukkan bahwa ASN mampu menjadi pelayan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” tutup orang nomor satu di Bumi Tampunganngang Lawo ini. (RB).
Bupati Thungari Buka Secara Resmi Job Fair 2026
SANGIHE,GN – Bupati Kabupaten Sangihe Michael Thungari,SE,MM membuka secara resmi Job Fair 2026.Kegiatan ini menjadi angin segar bagi para pencari kerja.
Saat membuka Job Fair Bupati , didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, di lantai 1 Politeknik Negeri Nusa Utara, Tahuna, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Tenaga Kerja bekerja sama dengan Politeknik Negeri Nusa Utara.
Dalam sambutanya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Job Fair 2026.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ucap Thungari.
Menurut Thungari, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia Sangihe yang mampu bersaing di tingkat global.
“Sebagai bagian dari upaya bersama dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja,” kata Thungari.
Pun disampaikan Bupati bahwa,pelaksanaan Job Fair tahun ini dipindahkan ke lingkungan kampus Politeknik Negeri Nusa Utara agar lebih dekat dengan dunia pendidikan dan pencetak tenaga kerja siap pakai.
“Tahun ini berubah tempatnya, kita datang langsung di tempat produksinya di Politeknik Negeri Nusa Utara. Semoga dapat lebih menyemarakan acara ini dan terbukti kalau bikin di sini lebih banyak pesertanya,” lanjutnya.
Thungari juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Bagi saya kehadiran dalam berbagai kegiatan akademik seperti ini bukan acara seremonial tetapi merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Kepulauan Sangihe lewat aksi nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, Job Fair menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia industri.
“Karena perguruan tinggi tidak boleh hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas tetapi juga harus mampu membangun jejaring dan kemitraan yang kuat dengan dunia usaha dan dunia industri baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional yang terus memperkuat pendidikan vokasi berbasis praktik dan kompetensi,” tandasnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut sangat penting agar dunia pendidikan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Ferdinand Gansalangi, juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Politeknik Negeri Nusa Utara dalam pelaksanaan Job Fair 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergitas antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Sejak tahun lalu penyelenggaranya dampaknya sudah sangat luar biasa,” kata Gansalangi. (RB)