Tumbelaka: Olly Dondokambey Masuk Kabinet, Peluang 3 Birokrat Menjadi Pjs Gubernur Sulawesi Utara

Sulut,GN – Jelang pelantikan Presiden RI terpilih pada Oktober 2024 ini, mulai santer nama Olly Dondokambey (OD) disebut akan menjadi Menteri. Hal ini wajar dikarenakan OD dikenal orang kepercayaan Ketua Umum PDI Perjuangan disisi lain OD memiliki hubungan sangat baik dengan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Salah satu bukti kedekatannya adalah saat OD terbaring sakit di Jakarta, Prabowo Subianto datang membezuk.

Taufik Tumbelaka (foto : ist)

Lalu jika nantinya benar OD menjadi Menteri, siapa yang akan mengisi Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut). Pengamat Politik & Pemerintahan Sulut, Taufik M Tumbelaka menyatakan ada 3 birokrat yang berpeluang.

“Ada 3 birokrat berpeluang. Satu dari Pemerintah Propinsi (Pemprop) Sulut dan dua dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Dari Pemprop Sulut adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Sulut,Steve Kepel. Kalau dari Kemendagri ada Dirjen Kependudukan san Catatan Sipil (Dukcapil) Dr. Teguh Setyabudi dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Dr. Sugeng Hariyono”, ujar Taufik M Tumbelaka yang juga alumnus Fisipol UGM Yogyakarta.

Terkait siapa yang lebih berpeluang, Taufik M Tumbelaka menjawab seimbang berdasarkan plus – minus yang dimiliki masing-masing.

“Masing-masing punya kelebihan dan kelemahan. Kalau Sekda Sulut, Pak Kepel kelebihannya karena dari internal maka akan cepat beradaptasi. Kelemahannya beban kerja akan sangat besar karena tidak adanya Gubernur dan Wakil Gubernur jadi musti kerja extra, sedangkan sebagai Sekda Sulut, beban kerjanya sudah sangat tinggi. Kalau kelebihan selain eselon I/a dan Golongan tertinggi IV/e Dirjen Dukcapil, Dr Teguh Setyabudi telah penggalaan menjadi Penjabat Gubernur di Sulawesi Tenggara dan juga Kalimantan Utara. Beliau juga latar belakang pendidikan dari Ilmu Pemerintahan. Kelemahannya karena baru, maka perlu adaptasi dengan waktu tertentu sedangkan masa jabatan relatif pendek. Kalau Kepala BPSDM Kemendagri, Dr Sugeng Hariyono kelebihannya pejabat dengan jam terbang tinggi sebagai Pejabat Eselon I/a dan telah mencapai golongan tertinggi, Golongan IV/e dengan di Kemendagri, beliau latar belakang pendidikan Ilmu Pemerintahan dan sering datang ke Sulut dikarenakan isterinya orang asal Sulut. Jadi cukup mengenal daerah Sulut. Kelemahannya hampir tidak ada, paling cuma perlu sedikit beradaptasi”, pungkas Taufik M Tumbelaka yang juga putera bungsu FJ Tumbelaka yang mantan Gubernur Pertama Sulut. (sisco/*)




Sah! Tonaas Revli O Mandagie Di Kukuhkan Sebagai Dewan Penasehat DPP Barmas

Sulut,GN- Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat Barisan Adat Masyarakat (DPP Barmas) Tonaas Dicky Y Maengkom secara resmi mengukuhkan sekaligus menyerahkan SK kepada Tonaas Revli O Mandagie sebagai Dewan Penasehat DPP Barmas.

Ketum DPP Barmas Tonaas Dicky Y Maengkom menyampaikan terimakasih kepada Tonaas Revli O Mandagie yang sudah memilih dan bergabung dalam organisasi adat Barmas sebagai dewan penasehat. Dia berharap dengan bergabungnya Tonaas Revli O Mandagie dapat memberikan pemikiran dan masukan guna kemajuan organisasi adat Barmas ini. ” Tentu kita masih dapat bertemu lagi bukan hanya ini kali, akan tetapi dilain waktu kita akan berjumpa,” kata Tonaas Decky mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, di tempat yang sama Dewan Penasehat DPP Barmas Tonaas Revli O Mandagie yang baru saja di kukuhkan, menyampaikan terimakasih kembali kepada Ketum DPP Barmas yang telah menerima dan mempercayakan dirinya sebagai dewan penasehat DPP Barmas. ” Yang pasti kita punya kepentingan yang sama memajukan organisasi adat Barmas ini. Suatu keutuhan tiga etnis ikon Sulut yaitu Minahasa,Bolmong dan Nusa Utara .
Dari sisi apapun kita melihat adat dapat mempersatukan,” ujarnya.

Dia berharap kedepan untuk terus membangun organisasi adat Barmas semakin berkibar, maju dan juga terobosan yang bermanfaat untuk Barmas. Lanjutnya mengatakan tempat ini dapat dijadikan sebagai pusat traning atau pusat pengembangan dan pelatihan bagi kemajuan organisasi adat Barmas. “Saya membuka tempat ini sebagai pusat pengembangan dan pelatihan. Silahkan kepada teman-teman ditempat ini merumuskan program-program yang bermanfaat untuk Barmas yang ada di Sulawesi Utara,” tutupnya.

Diketahui Penyerahan SK dan pengukuhan Dewan Penasehat DPP Barmas kepada Tonaas Revli O Mandagie dilaksanakan di Casa Gracia Blok C Nomer 3 Winangun Satu, Manado. Acara ini di pandu oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Barmas Taufik Tumbelaka dan di hadiri sejumlah dewan pendiri serta Ketua DPD Barmas Sulut. sisco)




PEWARNA Sulut Terima Piagam Penghargaan Dari KAGAMA Kota Manado

Sulut,GN- Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA) Kota Manado Sabtu, (19/21/2020) memberikan apresiasi dalam bentuk piagam penghargaan kepada Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Sulawesi Utara (Sulut). Piagam penghargaan ini diserahkan langsung ketua KAGAMA Kota Manado Taufik Tumbelaka kepada ketua PEWARNA Sulut Sisco Manossoh di dampingi senior KAGAMA Agus Bidiarso, Lilik yuliastro dan Bendahara PEWARNA Sulut Olfiane Kapojos.

Penyerahan Piagam Penghargaan (foto : ist)

Ketua KAGAMA Kota Manado Taufik Tumbelaka dalam penyampaiannya memberikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu KAGAMA Manado salah satunya PEWARNA Sulut. ” Pemberian apresiasi piagam penghargaan ini, telah kami sampaikan kepada KAGAMA Pusat dan mendapat persetujuan untuk di berikan kepada PEWARNA Sulut. Dan hari ini juga merupakan hari ulang tahun UGM ke 71 tahun. Berbarengan dengan hari ulang tahun maka kami KAGAMA Kota Manado memberikan penghargaan kepada PEWARNA Sulut,” ujar Putra Gubernur Pertama Sulutteng ini.

Lanjut Dia mengatakan PEWARNA Sulut adalah yang pertama menerima piagam penghargaan dari KAGAMA Kota Manado. ” Organisasi PEWARNA Sulut adalah yang pertama di berikan apresiasi piagam penghargaan oleh KAGAMA Manado,” lanjutnya.

Penyerahan Piagam Penghargaan (foto : ist)

Sementara,Senior KAGAMA Kota Manado Lilik yuliarso menjelaskan bahwa selain Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang KAGAMA  ada juga pengurus komunitas. ” Dalam.komunitas ini sangat unik. Ada komunitas pencinta alam, seni dan lain-lain,” jelasnya.

Senada dengan lilik, senior KAGAMA Lainnya Agus Budiarso menyebutkan KAGAMA keluarga yang diamanatkan untuk meneruskan amanah dari kampus. ” Menjadi berkat untuk masyarakat. Selain itu, juga menjadi dinamo untuk membimbing masyarakat, merangkul seluruh masyarakat untuk tujuan Negara Kesatuan RI. KAGAMA ini menembus batas-batas tidak ada primodialisme. Membentuk KAGAMA untuk kebersamaan dalam mengabdi ke Negara Indonesia tercinta ini,” terang mas Agus sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua PEWARNA Sulut Sisco Manossoh menghaturkan terimakasih kepada pengurus dan anggota KAGAMA Kota Manado dan KAGAMA Pusat dimana telah memilih PEWARNA Sulut sebagai penerima piagam penghargaan yang pertama. ” Atas nama PEWARNA Sulut dan PEWARNA Pusat menyambut baik dan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada KAGAMA Kota Manado telah memberi kepercayaan dan apresiasi dalam bentuk piagam penghargaan kepada PEWARNA Sulut. Kiranya ke depan terus terjalin kerjasama yang baik dalam kegiatan dan pemberitaan,” tutup Manossoh di dampingi pengurus PEWARNA sulut. (Frangki Mamusung)




Aksi Kemanusiaan KAGAMA Manado Dan PEWARNA Sulut Sukses

FOTO: Kegiatan Aksi Kemanusiaan PEWARNA Sulut Bekerjasama KAGAMA Manado

Sulut,GN- Aksi sosial yang di gelar Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Sulut bekerjasama dengan Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (KAGAMA) Manado sukses dilaksanakan.
Kegiatan aksi kemanusiaan membagikan faceshield dan masker kepada para Lanjut usia (Lansia) yang dipusatkan di kantor Bank BTPN jalan samratulangi Manado, Rabu (01/07/2020).

FOTO: Ketua KAGAMA Manado Taufik Tumbelaka Ketika Diwawancarai Awak Media

Usai kegiatan, ketua KAGAMA Manado Taufik Tumbelaka kepada sejumlah media mengatakan pengurus cabang (Pengcab) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Manado, bekerjasama dengan teman-teman Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Sulawesi Utara (Sulut) untuk berbagi dalam bentuk yang lain.

“Jadi kalau yang lain ada yang bahan pokok, itu sangat bagus. Tapi ini modal sosial kami adalah berbagi yang namanya pelindung muka atau yang dibilang Faceshield dan juga berbagi masker,” kata bang taufik sapaan akrabnya.

Lanjut Tumbelaka, dalam kegiatan ini kami mencoba menerapkan protokel WHO, karena kebetulan hari ini setiap tanggal satu adalah para lansia (opa-oma), mengambil pensiun.

“Protokolnya sudah betul di bank ini, cuci tangan dan segala macam. Tapi sebetulnya yang terlupa adalah harus masker baru. Ini yang jadi usulan-usulan kita ke teman-teman yang lain. Jangan lupakan bahwa salah satu kelompok rentan adalah lansia, selain balita dan anak-anak,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam gerakan sosial dan ilmu sosial ada istilah modal sosial. Sekecil apapun yang kita perbuat tapi kalo kita bersama, gerakannya akan jadi bigbang. Gemanya besar dan akan bisa lebih bermanfaat. Selain itu, saat ini Sulawesi Utara sudah tembus 1000, sedangkan jumlah penduduk kita cuma 2.6 juta. Itu angkanya sudah cukup tinggi. Dengan ini kita mencoba kebiasaan baru (new normal) tapi tetap menjaga kesehatan tubuh.

” Ini belum banyak, tidak sampai 100. Kita uji coba pertama. Kita berharap tanggall 1 bulan depan saya ajak teman-teman Pewarna juga turun kembali. Jadi kita himbau untuk membiasakan gunakan pelindung muka atau Faceshield , ketika masuk ruangan harus pakai masker baru. Karena sirkulasi diruangan tidak menguntungkan dengan masker yg kita pakai dari luar ruangan,” terangnya.

FOTO: Ketua PEWARNA Sulut Sisco Manossoh Saat Diwawancarai Sejumlah Media

Sementara itu, Ketua PEWARNA Sulut Sisco Manossoh menyebutkan kegiatan ini sebagai bentuk aksi kemanusiaan dalam memerangi dan mencegah penyebaran pandemi. Meskipun memasuki tatanan kebiasaan baru atau yang disebut new normal,namun tetap mengikuti protokol kesehatan. “Jadi ini adalah aksi sosial dari KAGAMA Manado bekerja sama dengan pewarna sulut. Kami PEWARNA Sulut dan KAGAMA Manado bekerjasama dalam aksi sosial untuk kemanusiaan,” ungkapnya.
Disisi lain, Manossoh mengatakan aksi kemanusiaan ini sasarannya kepada para lansia. ” Kami mengambil lokasi yang ada di tempat ini untuk dibagikan kepada lansia. Kebetulan hari ini mereka sedang mengambil pensiun. Inilah momen yang kami ambil. Meskipun saat ini memasuki keadaan new normal, tapi kami laksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Kedepan kami akan tetap bekerja sama dengan KAGAMA Manado dalam bentuk aksi kemanusiaan lainnya,” tutup Manossoh.
penulis: yusak poludu