Keluarga Besar DPW PPNI Sulut Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1 Ramadhan 1446 H
“Marhaban Ya Ramadhan “selamat menunaikan ibadah puasa, semoga di bulan ini kita mendapat pahala yang melimpah.

“Marhaban Ya Ramadhan “selamat menunaikan ibadah puasa, semoga di bulan ini kita mendapat pahala yang melimpah.

Manado,GN- RSUP Prof Dr RD Kandou Manado menyelenggarakan pelatihan bagi 76 mahasiswa Program Studi Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Katolik De La Salle Manado.
Pelatihan ini berlangsung selama lima (5) hari, mulai 17 hingga 23 Oktober 2024, bertempat di aula lantai dua kantor administrasi RSUP Kandou Manado.

Materi yang diajarkan mencakup Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMPK), Pengendalian Penyakit Infeksi (PPI), Kesehatan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), hingga Pelayanan Prima.
Direktur Utama RSUP Kandou Manado drg Yuli Astuti Saripawan,MKes yang diwakili oleh Plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan, Ns Suwandi Luneto,SKep, MKes membuka kegiatan tersebut.
Luneto dalam sambutannya menegaskan bahwa RSUP Kandou Manado akan selalu menjadi tempat yang ramah bagi peserta didik.
Dia pun menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan mengingatkan akan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying).
“Selamat datang di RSUP Kandou. Kami merasa terhormat karena masih dipercaya sebagai tempat belajar. Penting bagi kita semua untuk menjaga lingkungan yang positif dan mendukung, bebas dari perundungan, seperti yang diamanatkan oleh Instruksi Menteri Kesehatan,” kata Luneto.
Lanjut, kata Luneto, sejak dikeluarkannya Instruksi Menkes No. HK.02.01/MENKES/1512/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Perundungan terhadap Peserta Didik di Rumah Sakit Pendidikan, RSUP Kandou Manado telah berkomitmen untuk mensosialisasikan pentingnya menghentikan praktik bullying.
“RSUP Kandou Manado harus menjadi rumah yang aman, di mana para peserta didik bisa tumbuh tanpa tekanan,” tegasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keperawatan Universitas De La Salle Manado, Wahyuny Langelo, BSN, MKes, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RSUP Kandou Manado.
Langelo berharap pelatihan ini mampu mempersiapkan mahasiswa untuk praktek keperawatan yang sesungguhnya, serta menjadi awal dari perjalanan mereka menjadi perawat profesional yang berdedikasi tinggi.
“Kami sangat berharap, melalui pelatihan ini tentu para mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi dan bertransformasi menjadi lulusan yang berkualitas. Kerja sama ini sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan keperawatan yang kami berikan,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Plt Manajer Pendidikan dan Pelatihan dr Judy Flora Sengkey, MKes, Plt Asisten Manajer Pelatihan dr Eny Ermawaty Samiran, serta perwakilan dari Universitas De La Salle, Wakil Dekan Fakultas Keperawatan Natalia Rakinaung, S.Kep, Ns, MNS dan Kaprodi Profesi Ners, Johanis Kerangan, SKepNs, MKep. (sisco)
Manado,GN- Bertempat di hotel Aston Manado RSUP Prof Dr R D Kandou Manado melakukan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Kamis (13/6/2024).

Perjanjian kerja sama meliputi pendidikan dan pelatihan ataupun magang, khususnya kegiatan yang terakreditasi.
Direktur Utama RSUP Kandou Manado yang diwakili Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, Ns Suwandi Luneto SKep MKes dan Kepala Dinas Kesehatan Bolmong Selatan, Saipul Botutihe SKM melakukan penandatangan MoU.
Luneto dalam sambutannya menyampaikan menyambut baik kerja sama RSUP Kandou Manado dengan Dinkes Bolsel.
“Merencanakan suatu hal yang baik itu adalah mulia. Dalam kerja sama kali ini kita buat tidak terlalu mengikat untuk satu hal saja, namun utamanya untuk kegiatan yang terakreditasi,” ungkap Direktur Suwandi Luneto.
Luneto menjelaskan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, RSUP Kandou Manado memang berkewajiban memfasilitasi, di antaranya pelatihan dan pendidikan (Diklat) untuk dinas kesehatan kabupaten/kota.
“Jadi kami wajib memfasilitasi untuk pelatihan dan pendidikan seperti ini, sesuai instruksi Kementerian Kesehatan,” ujarnya.
Pelatihan saat ini lanjut Luneto mengatakan tidak bisa lagi dilakukan asal-asalan karena memiliki kaitan erat dengan profesi.
“Bimbingan teknis (Bimtek) pun kini sudah harus diregistrasi. Ini supaya peserta pelatihan maupun bimtek akan mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP),” pungkasnya.
Diketahui SKP merupakan kewajiban dari seorang yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.
SKP harus dikumpulkan sebagai syarat dalam pengurusan Surat Izin Praktik (SIP), sesuai amanah dari UU Kesehatan No. 17 tahun 2023.
Hadir dalam acara tersebut Manager Diklat RS Kandou, dr Judy Sengkey MKes, Kabid Dinkes Bolsel, Febrial Riskal Podomi (Kabid P2) dan I Nyoman Sukawanayasa (Kabid Kesmas).(sisco)
Manado,GN- Sebanyak 582 residen RSUP Kandou Manado mengikuti pengisian screening kesehatan jiwa,Kamis (21/03/2024) di ruangan aula serbaguna lantai 2 gedung administrasi RSUP Kandou Manado.

Kegiatan ini di laksanakan secara nasional melalui zoom meeting serentak di seluruh rumah sakit Indonesia. Sebagai pelaksana kegiatan ini adalah Rumah Sakit pusat Muhammad Husein yang merupakan perpanjangan tangan dari kementerian kesehatan RI.
Kepada media Gemparnews.com plt Direktur SDM Pendidikan dan Pelatihan Ns Suwandi Luneto,MKes melalui Manager Pendidikan dan Pelatihan RSUP Kandou Manado Dr Judy F Sengkey,MKes menjelaskan terkait kegiatan tersebut.
Menurut dr Judy kegiatan ini adalah screening kesehatan jiwa yang sebenarnya di khususkan untuk SDM pemberi layanan di RSUP Kandou Manado.
“Sebenarnya tujuan dari pengisian screening ini adalah untuk menscreening kesehatan jiwa dari SDM pemberi layanan yang ada di prof RSUP Kandou Manado,” kata dr Judy.
Untuk target kegiatan ini, jelas dr Judy sesuai dengan jumlah residen yang ada di RSUP Kandou Manado.
“Target kita sesuai dengan jumlah residen yang ada di RSUP Kandou Manado yang jumlahnya ada 604 residen. Tetapi karena ada beberapa staf yang keluar dan cuti dan juga yang tidak aktif jadi total yang mendaftar ada 582 residen,” jelasnya.
Untuk gelombang satu, kata dr Judy, akan di khususkan untuk para residen di RSUP Kandou .
Sementara pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari kedepan dan sesinya di bagi 13 sesi. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari Jam delapan pagi sampai jam tiga sore.
“Jadi serentak dilaksanakan secara nasional seluruh rumah sakit pendidikan yang ada di Indonesia yang ada program PPDS yakni Spesialist satu maupun Spesialist dua,” kata dr Judy.
Diharapkan seluruh peserta screening kesehatan jiwa dari SDM khusus pemberi layanan kesehatan di RSUP Kandou dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. ” Harapan kami tentu dapat mengikutinya dengan baik,” tandasnya. (sisco)
Manado,GN- Masyarakat Sulawesi Utara antusias mengikuti lomba Fun for Run yang di selenggarakan oleh RSUP Kandou Manado. Lomba Fun for Run dilaksanakan Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun RSUP Prof Dr RD Kandou Manado ke 29 tahun.

Peserta lomba di lepas oleh Plt Direktur Utama (Dirut ) Dr dr Ivonne E Rotty,MKes, di wakili oleh Direktur SDM,Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi Luneto,S.Kep,MKes bertempat di Halaman Mantos, Sabtu (24/02/2024) pagi.
Peserta yang mengikuti lomba sebanyak 230 meliputi laki-laki dan perempuan dari peserta kategori umum dan peserta kategori internal RSUP Kandou.
Kepada media Gemparnews.com Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Manado dr Wega Sukanto,SpB TKV (K) menjelaskan Variasi peserta terutama kategori umum semakin banyak, dan jumlah peserta melebihi dari lomba tahun sebelumnya yang di laksanakan oleh RSUP Kandou Manado.
“Kita lihat sekarang variasi peserta terutama dari umum semakin banyak, lebih banyak dari tahun lalu dan kita optimis lomba selanjutnya akan lebih banyak lagi,” jelas dr Wega selaku Ketua Panitia.

Perasaan senang dan gembira terlihat dari sejumlah masyarakat yang ikut lomba Fun for Run. Begitu antusiasnya sehingga masyarakat boleh menikmati hidup sehat dengan berolahraga lari hari ini.
“Kita disini senang bahwa RSUP Kandou bisa dan ikut serta mengajak masyarakat untuk hidup sehat dengan olahraga lari seperti ini. Demikian juga antusias masyarakat begitu besar dalam mengikuti lomba Fun for Run hari ini,” kata dr Wega.
Lanjut kata dokter Wega Untuk penyerahan hadiah, akan diserahkan pada saat acara penutupan. ” Kami ingin penyerahan hadiah lomba, diserahkan pada saat acara penutupan HUT RSUP Kandou Manado sebentar sore,” tutup dr Wega. (sisco)
Manado,GN- Direksi RSUP Prof Dr RD Kandou Manado kembali mengalami perubahan pimpinan. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mempercayakan Ns, Suwandi Luneto, S,Kep, M.Kes, melalui SK Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan dan Penelitian di Rumah Sakit (RS) Kandou Manado.

Pengangkatan ini dilakukan seiring dengan upaya Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi layanan kesehatan di Indonesia.
Pengangkatan ini menunjukkan komitmen Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Dengan kepemimpinan Luneto, diharapkan RS Kandou dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Suwandi Luneto, yang sebelumnya menjabat sebagai Manager Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) RS Kandou, kini akan memimpin direktorat SDM dan Penelitian. Dalam perannya yang baru, Luneto akan bertanggung jawab atas rekrutmen, pengembangan, dan retensi tenaga kesehatan di RS Kandou, serta memimpin dan mengkoordinasikan penelitian medis dan klinis.
Suwandi Luneto, yang baru saja diangkat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian di RS R.D Kandou, Manado, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Dalam pernyataannya, Luneto mengungkapkan rasa hormat dan apresiasinya kepada Menkes Budi dan seluruh tim di Kementerian Kesehatan. “Saya merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya,” ujar Luneto.
“Saya berkomitmen untuk bekerja keras dan memberikan yang terbaik dalam memimpin dan mengembangkan Direktorat SDM dan Penelitian di RS Kandou,” tambahnya.
Luneto, mengatakan terkait komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui peningkatan sumber daya manusia pendidikan dan penelitian. Ia berharap bisa membawa perubahan positif dan memastikan RS Kandou terus berada di garis depan inovasi dan penelitian medis.
“Saya berharap dapat bekerja sama dengan seluruh tim di RS Kandou dan Kementerian Kesehatan untuk mencapai tujuan kita bersama, yaitu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” tandas Luneto. (*/sisco)