Kepala KSOP Letkol Mar. B Ginting Sidak di atas Kapal Penumpang Di Pelabuhan Manado

Manado,GN- Untuk menjamin keselamatan penumpang yang akan melakukan pelayaran ke wilayah kepulauan Nusa Utara dan Kepulauan Maluku Utara, Jumat (23/6/2023) Kepala KSOP Manado Letkol Mar. B Ginting melakukan pengawasan di setiap kapal yang akan melakukan keberangkatan.

Pantauan media ini, Kepala KSOP Manado Letkol Mar.B Ginting didampingi kepala Sub Tata Usaha Agustinus Mabuka bersama staf, turun langsung memantau kapal Gregorius yang akan melakukan pelayaran menuju ke Kabupaten Kepulauan Talaud.

Usai melakukan Sidak, Kepala KSOP Manado Letkol Mar. B Ginting menegaskan pihaknya melakukan sidak tersebut untuk memastikan jumlah penumpang diatas kapal dan juga mengecek penempatan barang yang ada di atas kapal.

” Jadi poin pertama kita memastikan bahwa jumlah penumpang diatas kapal itu semua tercatat di manifes dan kesesuaian antara jumlah dan menifes yang dilaporkan kepada kita dengan yang kita cek sendiri sama nggak dengan mereka laporkan. Karena manifes yang di laporkan kepada kita berdasarkan dengan jumlah yang mereka jual. Ada nggak dengan orang yang tidak bertiket diatas kapal, itu yang kita catat, nanti dibandingkan dengan manifes yang dilaporkan sesuai atau tidak.

Selain itu, Kepala KSOP Manado juga menjelaskan terkait penempatan barang yang ada diatas kapal. “Yang kedua kita juga memastikan penempatan barang jangan sampai penempatan barang mengganggu aktivitas orang dan juga jangan sampai barang ditempatkan diatas tempat tidur malah orangnya di bawah itu yang menghambat jalan lorong, seharusnya barang ada ditempatnya bukan di tempat tidur. Ini kan budaya barangnya di taruh di atas tempat tidur, orangnya dimana tidurnya?. Nanti di lorong kelihatannya penuh, nah kita harus pastikan itu,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu sumber juga penumpang yang akan menuju ke Kabupaten Kepulauan Talaud menjelaskan bahwa sebelumnya ada dua kapal yang beroperasi ke Talaud, namun akhir- akhir ini tinggal satu kapal yang melakukan pelayaran ke kabupaten paling Utara Indonesia. Dia pun berharap nantinya ada kapal yang bisa melayani penumpang menuju ke Kabupaten yang di kenal dengan sebutan Porodisa.

” Kami juga berharap sebaiknya dua armada kapal penumpang melakukan pelayaran ke Talaud, agar supaya tidak terjadi penumpukan penumpang,” ujar sumber yang enggan menyebutkan namanya.(sisco)

 




Kepala KSOP Letkol Mar. B Ginting Sidak di atas Kapal Penumpang Di Pelabuhan Manado

Manado,GN- Untuk menjamin keselamatan penumpang yang akan melakukan pelayaran ke wilayah kepulauan Nusa Utara dan Kepulauan Maluku Utara, Jumat (23/6/2023) Kepala KSOP Manado Letkol Mar. B Ginting melakukan pengawasan di setiap kapal yang akan melakukan keberangkatan.

Pantauan media ini, Kepala KSOP Manado Letkol Mar.B Ginting didampingi kepala Sub Tata Usaha Agustinus Mabuka, Kepala seksi lalu lintas laut Subur Raharjo bersama staf, turun langsung memantau kapal Gregorius yang akan melakukan pelayaran menuju ke Kabupaten Kepulauan Talaud.

Usai melakukan Sidak, Kepala KSOP Manado Letkol Mar. B Ginting menegaskan pihaknya melakukan sidak tersebut untuk memastikan jumlah penumpang diatas kapal dan juga mengecek penempatan barang yang ada di atas kapal.

” Jadi poin pertama kita memastikan bahwa jumlah penumpang diatas kapal itu semua tercatat di manifes dan kesesuaian antara jumlah dan menifes yang dilaporkan kepada kita dengan yang kita cek sendiri sama nggak dengan mereka laporkan. Karena manifes yang di laporkan kepada kita berdasarkan dengan jumlah yang mereka jual. Ada nggak dengan orang yang tidak bertiket diatas kapal, itu yang kita catat, nanti dibandingkan dengan manifes yang dilaporkan sesuai atau tidak.

Selain itu, Kepala KSOP Manado juga menjelaskan terkait penempatan barang yang ada diatas kapal. “Yang kedua kita juga memastikan penempatan barang jangan sampai penempatan barang mengganggu aktivitas orang dan juga jangan sampai barang ditempatkan diatas tempat tidur malah orangnya di bawah itu yang menghambat jalan lorong, seharusnya barang ada ditempatnya bukan di tempat tidur. Ini kan budaya barangnya di taruh di atas tempat tidur, orangnya dimana tidurnya?. Nanti di lorong kelihatannya penuh, nah kita harus pastikan itu,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu sumber juga penumpang yang akan menuju ke Kabupaten Kepulauan Talaud menjelaskan bahwa sebelumnya ada dua kapal yang beroperasi ke Talaud, namun akhir- akhir ini tinggal satu kapal yang melakukan pelayaran ke kabupaten paling Utara Indonesia. Dia pun berharap nantinya ada kapal yang bisa melayani penumpang menuju ke Kabupaten yang di kenal dengan sebutan Porodisa.

” Kami juga berharap sebaiknya dua armada kapal penumpang melakukan pelayaran ke Talaud, agar supaya tidak terjadi penumpukan penumpang,” ujar sumber yang enggan menyebutkan namanya.(sisco)




KSOP Manado Izinkan Kembali Kapal Melakukan Aktivitas Berlayar

Manado,GN- Setelah hampir sepekan cuaca ekstrem, akhirnya pihak otoritas pelabuhan Manado kembali mengizinkan kapal untuk berlayar kembali antar lintas kabupaten kepulauan di Sulawesi Utara dan sebagainya.

Subur Raharjo (foto: Gemparnews.com)

” Iya, kami sudah mengizinkan kembali kapal berlayar mulai malam kemarin, karena cuaca sudah membaik lagi,” kata Subur Raharjo selaku Kepala seksi keselamatan berlayar penjagaan dan patroli KSOP Manado kepada media gemparnews.com Sabtu,(14/01/2023).

Lanjut kata Subur, meskipun kondisi cuaca boleh di lintasi kapal, namun pihaknya tetap menghimbau agar setiap perusahaan kapal maupun ABK tetap waspada karena sewaktu-waktu cuaca dapat berubah. ” Tetap waspada karena sewaktu-waktu cuaca dapat berubah,” tandasnya. (sisco)




Cuaca Extrim KSOP Manado Tunda Keberangkatan Kapal Malam Ini

Manado,GN- Setelah melihat situasi dan kondisi laut yang sangat extrim, Kantor Kesyabandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado akhirnya menunda keberangkatan kapal malam ini sampai waktu yang tidak di tentukan.

Kepala KSOP Manado Capt R Sadeli (foto: gemparnews)

Hal itu, disampaikan oleh Kepala KSOP Manado melalui Kepala seksi keselamatan berlayar penjagaan dan patroli Subur Raharjo kepada media gemparnews.com Rabu,(11/01/2023) ketika ditemui di ruangan kerjanya.

” Setelah melihat situasi dan kondisi laut dan juga himbauan dari BMKG bahwa sejak hari ini cuaca yang sangat extrim sehingga kami sebagai otoritas pelabuhan menunda sementara keberangkatan kapal ke beberapa daerah kepulauan sampai cuaca kembali membaik,” kata Subur Raharjo.

Dia menambahkan, penundaan keberangkatan kapal untuk menghindari kejadian dan tentunya persoalan keselamatan dan kesehatan penumpang. ” Ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan para penumpang,” ujarnya.

Subur Raharjo (foto: Gemparnews.com)

Subur berharap, masyarakat yang sudah terlanjur membeli tiket kapal untuk tetap bersabar. ” Jadi kami menghimbau kepada masyarakat yang sudah membeli tiket kapal, di harapkan tetap bersabar sampai menunggu informasi Keberangkatan Kapal,” terangnya.

Selain itu, Subur menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dan konfirmasi setiap area pelabuhan yang ada di beberapa daerah kepulauan untuk menunda setiap keberangkatan kapal. ” Kami sudah berkoordinasi, mengingat cuaca yang buruk untuk tidak memberikan izin keberangkatan kapal. Kita menunggu saja sampai cuaca kembali membaik,” tutupnya. (sisco)