Walikota Lantik Eselon II , Steaven Dandel Jabat Sekdakot Manado

Manado,GN- Walikota Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota dr Richard Sualang, melantik sejumlah  pejabat di jajaran Eselon II Pemerintah Kota Manado.

Acara pelantikan dilaksanakan di ruangan serba guna Pemerintah Kota Manado, Kamis (4/8/25) pagi.

Dalam sambutannya Walikota menyampaikan, selamat bertugas kepada pejabat yang dilantik yang merupakan Aparatur Sipil Negara dan berharap yang terbaik dalam membangun dan melayani Kota Manado.

“Selamat bertugas, melakukan tugas sebaik-baiknya, semaksimal mungkin dan selurus-lurusnya,” kata Walikota

Pejabat yang baru dilantik kata Walikota, untuk mengikuti semua peraturan yang ada serta mempelajari bidang masing-masing.

“Semoga Tuhan selalu menuntun kita untuk bekerja semaksimal untuk masyarakat Kota Manado dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.

Berikut ini nama – nama pejabat yang di lantik oleh Walikota Manado.

– dr Steaven Dandel MPh Sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Manado (definitif)
– Constantin Doadly SPt, Kepala Badan Keuangan dan Asset
– Bart Assa,Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado
– Fadly Kasim SH, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Manado
– Novianti Mongkau, Kepala Komunikasi dan Informatika
– Nivly Welly MSi, Kepala Satuan Pol-PP Kota Manado
– Sonny Takumansang.MSi, Kepala Kesbangpol Kota Manado

– Steven Tumiwa sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).
– Meyske Lantu, Staf Ahli Walikota.
(sisco)




Walikota Manado Andrei Angouw Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

Manado,GN- Walikota Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota dr Richard Sualang, melantik sejumlah  pejabat di jajaran Eselon II Pemerintah Kota Manado.

Walikota Manado Andrei Angouw Melantik Pejabat Eselon II (foto: ist)

Acara pelantikan dilaksanakan di ruangan serba guna Pemerintah Kota Manado, Kamis (4/8/25) pagi.

Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan, selamat kepada pejabat yang dilantik yang merupakan Aparatur Sipil Negara dan berharap yang terbaik dalam membangun dan melayani Kota Manado.

“Selamat bertugas, melakukan tugas sebaik-baiknya, semaksimal mungkin dan selurus-lurusnya,” kata Walikota.

Pejabat yang baru dilantik diharapkan untuk mengikuti semua peraturan yang ada serta mempelajari bidang masing-masing.

“Semoga Tuhan selalu menuntun kita untuk bekerja semaksimal untuk masyarakat Kota Manado dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.

Berikut ini nama – nama pejabat yang di lantik oleh Walikota Manado.

– dr Steaven Dandel,MPh, Sekretaris Daerah Kota Manado (definitif)

– Constantin Doadly SPt, Kepala Badan Keuangan dan Asset
– Bart Assa,Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado
– Fadly Kasim SH, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Manado
– Yanti Mongkau, Kepala Komunikasi dan Informatika
– Nivly Welly MSi, Kepala Satuan Pol-PP Kota Manado
– Sonny Takumansang.MSi, Kepala Kesbangpol Kota Manado

– Steven Tumiwa sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).
– Meyske Lantu, Staf Ahli Walikota.
(sisco)




Dinas Kesehatan Kota Manado Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H

Manado,GN- Dinas Kesehatan Kota Manado Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H




Pasien Covid-19 Di RSUP Kandou Manado Melandai

Sulut,GN- Masalah kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat. Hingga Saat ini Indonesia bahkan provinsi Sulawesi Utara (Sulut) serius menangani kasus pandemi covid-19. Dengan upaya dan keseriusan pemerintah jumlah pasien covid-19 mengalami penurunan secara drastis.

Direktur Utama RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD (foto : gemparnews)

Hal ini sesuai data pasien covid-19 yang ada di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado mulai melandai. “Pasien covid-19 di RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Saat ini mulai menurun. Sekitar tiga puluh persen pasien covid-19 di ruangan Intensive Care Unit (ICU) sementara ruangan isolasi tinggal dua puluh persen. Jadi mengalami penurunan pasien covid-19 di RSUP Kandou Manado,”jelas Direktur Utama Dr dr Jimmy Panelewen,SpB-KBD saat di hubungi media ini, Rabu (22/9/2021) melalui telephone selular.

Sementara, juru bicara covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, MPH menjelaskan pemerintah tetap konsisten menangani kasus covid-19 ini, sehingga terbukti Provinsi Sulut sudah masuk level dua. ” Meskipun ada kelonggaran dari pemerintah terkait aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat, namun pemerintah tetap menghimbau agar masyarakat memperhatikan Protokol kesehatan,” ujar dr Steaven.

Lanjut juru bicara covid-19 ini mengatakan khusus pendidikan untuk belajar tatap muka masih di batasi. ” Khusus kegiatan belajar mengajar bagi anak sekolah, pemerintah masih membatasi aktivitas tatap muka,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut yang membidangi kesejahteraan masyarakat Melky J Pangemanan angkat bicara. Pangemanan mengapresiasi langkah dan upaya pemerintah dalam menangani kasus pandemi covid-19 di Sulut.

Melky Pangemanan (Foto: gemparnews.com)

“Apresiasi saya kepada pemerintah Sulut bapak Gubernur beserta jajarannya dalam menangani masalah kesehatan kasus covid-19 di Sulut sambil berharap pemerintah tetap mengontrol protokol kesehatan di tengah aktivitas masyarakat,” katanya. (sisco)




Satgas Covid-19 Nyatakan Hasil Pemeriksaan Pejabat Dan Staf Sekretariat DPRD Sulut Negatif Corona

Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Steaven Dandel,MPH (foto:gemparnews)

Sulut,GN- Rapid Tes yang dilakukan Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke sejumlah pejabat dan staf di Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang masuk kriteria Kontak Erat Resiko Tinggi Korona, Jumat (27/3/2020) sebanyak 30 orang semuanya dinyatakan negatif.

Dalam konferensi pers bersama sejumlah media, Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel,MPH menjelaskan bahwa satgas tadi sudah melakukan pemeriksaan rapid tes.

“Ada 30 yang kami periksa, semuanya menunjukan hasil negatif. Tetapi kemudian sesuai dengan SOP dimana sepuluh hari kemudian mereka harus dilakukan pemeriksaan kembali,” kata Dandel.

Lanjut Dia, untuk pemeriksaan rapid tes ini satgas harus menyiapkankan perangkat-perangkat tenaga kesehatan yang kualified.

“Ketika kami melakukan uji coba tadi, rapid tes ini tidak bisa dilakukan oleh masyarakat awam, karena prosedurnya lebih rumit dari yang kita bayangkan,” ujarnya.

Lebih jauh di jelaskannya, untuk pengambilan sampel darah harus di lakukan pengambilan melalui pembulu darah.

“Darahnya tidak bisa diambil hanya melalui tusuk jari, tapi harus diambil dari pembulu darah dengan jarum suntik. Nanti akan dimasukan ke alatnya baru bisa diketahui hasilnya,” tutup dandel.
Penulis: (*/sisco)