RSUP Kandou Manado dan Pemkab Minsel Jalin Kerjasama Pemenuhan Dokter Spesialis di RSUD Amurang

Manado,GN- Kunjungan kerja Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, SH, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minsel, Rabu (3/6/2026) di terima langsung Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Prof Dr dr Starry H. Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, MH.Kes.

Dalam pertemuan penting di ruang kerja Dirut RSUP Kandou Manado ini dengan agenda utama pembahasan kerja sama strategis serta permintaan bantuan pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) dokter spesialis dari RSUP Kandou Manado.

Permintaan tenaga kesehatan dokter spesialis ini, untuk ditempatkan di RSUD Amurang, Minahasa Selatan. Kerjasama Pemkab Minsel dengan RSUP Kandou ini guna mengoptimalkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami menyambut baik kehadiran Pak Bupati bersama jajaran. Sebagai rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara, RSUP Kandou berkomitmen penuh untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah, termasuk dalam hal pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di RSUD Amurang,” kata Dirut Prof. Starry.

Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat dari pihak manajemen RSUP Kandou. Bupati berharap kolaborasi ini dapat segera terealisasi demi menjawab kebutuhan masyarakat Minsel akan pelayanan medis yang lebih spesifik dan berkualitas kedepannya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Direktur Layanan Operasional, Dr. Erwin Sondang Siagian, SSTP, M.Si, serta Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS. (sisco)




RSUP Kandou Manado Miliki Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Tersertifikasi Level Atas dari London Inggris

Manado,GN- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Dr RD Kandou Manado kini resmi memiliki Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah berkompetensi ‘Konsultan Pencitraan Kardiovaskular’ tersertifikasi Level III Cardiovascular Magnetic Resonance (CMR) dari Royal Brompton Hospital, London, Inggris.

Tentu ini merupakan perhatian khusus dari Direktur Utama RSUP Kandou Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP(K) FIHA MARS untuk peningkatan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) di rumah sakit rujukan Indonesia timur.

Dr Janeline RS Tengor SpJP Subsp PKv(K) yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Unit Fungsional Pendidikan RSUP Kandou Manado yang memiliki sertifikat level kompetensi tertinggi dalam pemeriksaan MRI jantung.

Keberadaan dokter dengan sertifikasi Level III CMR memiliki nilai sangat tinggi. Karena hingga kini jumlah dokter dengan kompetensi tersebut masih sangat terbatas di seluruh Indonesia.

Perlu diketahui, sertifikasi Level III CMR menandakan kemampuan tertinggi dalam interpretasi, pengembangan protokol, hingga perencanaan klinis MRI jantung dan pembuluh darah.Kompetensi ini diperoleh melalui Program Fellowship Dokter Spesialis di Luar Negeri di Royal Brompton Hospital, London, Inggris.

Yang terkenal sebagai salah satu pusat rujukan kardiovaskular terkemuka dunia karena merupakan pusat unggulan pengembangan teknologi dan riset kardiologi berbasis imaging.

Program fellowship tersebut didukung melalui pendanaan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI.

Dirut RSUP Kandou Manado Prof Starry Rampengan,menyampaikan program fellowship dimaksud adalah bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat kapasitas dan pemerataan SDMK nasional.

Dirut Prof Starry Rampengan menyambut baik serta memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.

“Investasi terbesar rumah sakit adalah pada sumber daya manusianya. Kami berkomitmen penuh mendukung dokter-dokter RSUP Kandou untuk meraih kompetensi terbaik, agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berbasis teknologi kedokteran terkini,” kata Dirut.

Sementara, dr Janeline Tengor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI, Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof Starry Rampengan, juga Dewan Direksi.

“Dukungan pimpinan RSUP Kandou sangat besar dalam mendorong penguatan SDM Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah berbasis Cardiovascular Imaging, guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat serta mewujudkan RSUP Kandou yang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya. (sisco)




Dr dr Ivonne E Rotty,MKes Buka Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan Peserta PPDS 1 FK Unsrat Manado

Manado,GN- Bertempat di ruang aula lantai dua gedung administrasi RSUP Kandou Manado, Rabu (28/2/2024) dilaksanakan kegiatan penyerahan serta orientasi pendidikan dan pelatihan BHD,PMKP,PPI,K3RS dan COVID-19 bagi peserta program dokter spesialis satu (PPDS-1) Fakultas Unsrat (FK) Manado.

Acara di buka langsung Plt Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes di dampingi Plt Direktur SDM,Pendidikan dan Penelitian Ns Suwandi I Luneto,S.Kep,MKes.

Turut hadir Rektor Unsrat Manado di wakili Dekan Fakultas Kedokteran Prof.Dr.dr Nova Kapantouw dan undangan lainnya.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Ns James Timbel,S.Kep menyebutkan bahwa jumlah peserta yang hadir sebanyak 85 orang dan di bagi menjadi dua kelas yakni kelas A berjumlah 43 orang dan kelas B sebanyak 42 orang.

Untuk tim pengajar, menurut laporan panitia berasal dari RSUP Prof Dr RD Kandou Manado, Universitas Sam ratulangi, Dinas Kesehatan Kota Manado, BPJS Regional X dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado.

Plt Dirut RSUP Prof Dr RD Kandou Manado Dr dr Ivonne E Rotty,MKes dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan orientasi pendidikan dan pelatihan.

Dirut Ivonne berharap dari 85 orang yang ikut pelatihan bisa keluar dan menyandang predikat sebagai dokter spesialis di masing – masing.

“Ketika Fakultas Kedokteran menyerahkan adik – adik di sini mengikuti orientasi pendidikan dan pelatihan BHD,PMKP,PPI,K3RS dan COVID-19 bagi peserta program dokter spesialis satu Universitas Unsrat Manado menjadi tanggung jawab RSUP Kandou Manado,” ucapnya.

” Kami juga berharap dari 85 orang yang ikut bisa keluar menyandang predikat sebagai dokter spesialis di masing-masing,” tandasnya. (sisco)




Pelantikan Dan Pengambilan Janji Dokter Spesialis, Berikut Pesan Rektor Unsrat Manado

Manado,GN- Acara Pelantikan dan Pengambilan Janji Dokter Spesialis di pimpin oleh Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng. IPU, Jumat (22/06/2023).

Kegiatan ini dipusatkan di aula di gedung Fakultas Kedokteran, Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Manado.

Dalam sambutannya Rektor Unsrat mengatakan, Fakultas Kedokteran mempunyai reputasi unggul. “Mengabdilah di tengah-tengah masyarakat, karena saudara tumbuh dari almamater Fakultas Kedokteran Unsrat yang bereputasi Unggul, “kata Rektor.

Pada kesempatan itu Rektor berharap, selain pengetahuan, keterampilan, faktor dedikasi, sikap sosial dan moralitas harus di kedepankan dalam keseharian ketika nanti melayani masyarakat.

“Profesionalisme, rasa kemanusiaan serta etika selalu melekat pada semua pribadi di setiap langkah, “ujar Prof. Sompie.

Selain itu Rektor berpesan, jangan berhenti belajar dan selalu mengupdate ilmu kedokteran, bekal yang diperoleh ini dapat membawa manfaat bagi pribadi, keluarga dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Kedokteran, guru besar, dosen, keluarga. dan undangan. (*/sisco)




Berikut Ini Hasil Rekomendasi Komisi IV DPRD Sulut Terkait Aspirasi Calon Dokter spesialis Unsrat Manado

Sulut,GN- Polemik yang terjadi di Unsrat Manado terkait UKT akhirnya terjawab. DPRD Sulut melalui komisi 4 memberikan rekomendasi atas aspirasi yang disampaikan para dokter residen atau calon dokter spesialis Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang meminta pengurangan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Pertemuan yang di gelar di kantor DPRD Sulut Rabu,(29/7/20) yang dihadiri langsung Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado Prof DR Ir Ellen Kumaaat MSc DEA, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Grevo S Gerung, MSc, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr Ronny Adrie Maramis, SH,MH, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan alumni Drs Ronny Gosal, MSi, Wakil Rektor Bidang Bidang Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama Prof Dr Ir Sangkertadi, DEA, Dekan fakultas Kedokteran Dr dr Billy J Kepel,MMedSc serta ratusan dokter residen menyepakati rekomendasi tersebut akan dikawal dan diperjuangkan bersama sampai ke Kementerian Pendidikan.

Berikut Hasil Rekomendasi DPRD Sulut yang diserahkan langsung ppke Rektor Unsrat Prof DR Ir Ellen Kumaat serta Koordinator Forum Komunikasi Residen Fakultas Kedokteran Unsrat Jacob Pajan.

1. Agar Rektor Menyurat Ke Kementerian Pemdidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia perihal aspirasi tentang keringanan Uang Kuliah di masa pandemic covid19.

2. Agar Rektor menetapkan standard minimum UKT sesuai perundang-undangan, Komisi 4 DPRD Sulut akan mengawal apirasi tersebut.

3. Mengusulkan kepada pimpinan DPRD Sulut agar mengirim surat kepada Menteri Pendidikan dan kebudayaan terkait masalah ini.

Sementara ketua Komisi 4 Braien Waworuntu didampingi wakil ketua Careig Runtu, Sekretaris Andi Silangen, Melky Pangemanan, Yusra Alhabsy, Richard Sualang dan Melisa Gerungan menegaskan, rekomendasi yang merupakan keputusan politik DPRD Sulut tersebut secepatnya akan ditindak lanjuti agar persoalan tidak sampai berlarut sehingga para dokter residen bisa mendapatkan kepastian apa yang menjadi keluhan mereka.

“DPRD Sulut khususnya komisi 4 memberikan apresiasi kepada Rektor Unsrat dan jajarannya yang merespon undangan DPRD bahkan sepakat menerima bahkan bersama-sama akan mengawal rekomendasi yang kita buat untuk meringankan beban para dokter residen di tengah pandemic covid 19, dimana mereka terus melaksanakan tugas di garda terdepan penanganan pasien, bahkan banyak diantara mereka ikut terpapar.” kata Waworuntu.

Sementara itu, Rektor Unsrat Prof, DR Ir, Ellen Kumaaat menyambut positif rekomendasi tersebut. Dirinya berkomitmen untuk bersama-sama DPRD Sulut menuntaskan persoalan tersebut sampai ke Pusat.

“ Kita akan sama-sama bareng dengan DPRD kapan pun DPRD siap kami-pun siap, mau esok atau lusa kami siap. Artinya jangan kami menyurat sendiri-sendiri harus bareng,“ tandas Prof Ellen.(sisco/*)