10 Desa di Sulut Belum Berlistrik, Maki : 2 Desa Target Tuntas Tahun Ini

Sulut,GN – Listrik penting untuk desa karena dapat meningkatkan kualitas hidup, pertumbuhan ekonomi, dan produktivitas masyarakat.  Listrik juga memberikan manfaat untuk desa terkait pengembangan usaha dan peningkatan akses informasi dan pendidikan.

Kepala Bidang Listrik Dinas ESDM Sulut Micriority Y Maki,ST (foto : Gemparnews)

Terkait itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus berupaya memaksimalkan desa yang ada di seluruh kabupaten agar teraliri pembangkit listrik.

Data yang dihimpun media ini, ada 10 desa di Sulut belum teraliri pembangkit listrik. Desa tersebut berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulut Fransiscus Maindoka, melalui Kepala Bidang Listrik Micriority Y Maki,ST saat di konfirmasi, membenarkan 10 desa di Sulut yang belum teraliri pembangkit listrik.

Kepala bidang listrik menjelaskan 6 desa di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan 4 desa berada di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

” Jadi semua ada 10 desa yang belum berlistrik. 6 desa di Sangihe yakni desa Beeng darat, desa kahakitang,desa dalako bembanahe, taleko batusaiki, desa para 1 dan desa para. Sedangkan 4 desa berada di Sitaro yakni desa tapile,desa pahepa, desa pumpente dan desa laingpatehi,” jelasnya di kantor Dinas ESDM Sulut Selasa. (11/2/2025).

Lanjut Maki menjelaskan, ada dua desa yakni desa pumpente dan laingpatehi sampai saat ini belum ada informasi, karena warga di kedua desa ini tidak kembali dan menetap di sana pasca erupsi gunung ruang di tagulandang Sitaro.

“Kami tinggal menunggu status kedua desa ini, karena sampai sekarang kami belum mendapatkan informasi terkait status kedua desa,” ucapnya.

Sementara, untuk desa pahepa dan tapile di targetkan tahun 2025 ini selesai pengerjaan pembangkit listrik. ” Rencana bulan april ini, pembangkit listrik di desa tapile dan pahepa akan segera terpasang. Jadi target 2 desa tahun ini sudah teraliri listrik,” kata Maki.

Pengerjaan pembangkit listrik kata Maki, merupakan anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) dan ditangani langsung oleh PLN. ” Ini anggaran penyertaan modal negara yang di tangani langsung oleh PLN,” tandasnya. (sisco)




Toni Supit : Komisi III DPRD Sulut Akan Kunjungi Nusa Utara

Sulut,GN- Anggota Komisi III DPRD Sulut Toni Supit kepada media gemparnews.com mengatakan pekan depan Komisi III bakal mengunjungi tiga kabupaten di wilayah Nusa Utara. Ketiga Kabupaten ini menurut Supit awalnya akan di kunjungi Kabupaten paling Utara yakni Kepulauan Talaud kemudian dilanjutkan Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Sitaro.


” Rencananya Minggu depan komisi III akan keliling mengunjungi tiga Kabupaten yang ada di Nusa Utara dimulai dari Kabupaten kepulauan Talaud kemudian Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro,” kata Supit Di Kantor DPRD Sulut Jumat, (15/7/2022).

Terkait pembangunan Bandara Pihise di Kabupaten Sitaro, Supit pun ikut menjelaskan perkembangan pembangunan Bandara tersebut. ” Kalau penyelesaiannya berapa persen saya belum tahu persis, tapi untuk sementara pembangunan bandara masih terhenti karena masih di usulkan pada tahun anggaran perubahan. Rencananya pembangunannya akan selesai tahun depan,” tutup mantan Bupati Sitaro ini. (sisco)




Ketua DPRD Sulut Serap Aspirasi Warga Di Kampung Lahopang Sitaro

Sulut,GN- Pelaksanaan masa reses I tahun 2022 pimpinan dan anggota DPRD Sulut digelar selama satu minggu 21-26 Maret 2022. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBd (FAS) melakukan reses atau serap aspirasi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Ketua DPRD Sulut Saat Menggelar Masa Reses I Tahun 2022 Di Kabupaten Kepulauan Sitaro (foto: ist)

Kampung Lahopang Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel) merupakan tempat pertama reses di tahun 2022 triwulan pertama.

Hadir dalam kegiatan aparat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

Di kesempatan itu, Silangen menyampaikan maksud dan tujuan reses serta memberikan kesempatan bagi peserta reses untuk menyampaikan apa yang menjadi usulan.

Warga Masyarakat Yang Hadir Dalam Reses Ketua DPRD Sulut (foto: ist)

Kemudian pada Sabtu (26/03/2022), reses dilanjutkan di Kelurahan Paniki Kecamatan Siau Barat (Sibar).

“Apa yang menjadi usulan-usulan dari peserta reses ini akan menjadi pokok pikiran kami DPRD,” tutupnya. (sisco)