Upacara Peringatan HUT Ke 599 Tahun Kabupaten Kepulauan Sangihe Terlaksana Dengan Sukses 

SANGIHE,GN – Tanggal 31 Januari adalah peringatan hari ulang tahun (HUT), Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Untuk memeriahkan HUT Daerah Tampungang Lawo ini, sebelumnya digelar berbagai kegiatan dan lomba kebersihan, kerja bakti dan acara puncak digelar upacara bendera.

Meski cuaca hujan di lokasi lapangan gesit Tahuna, pelaksanaan upacara kali ini Rabu (31/01/2024) tidak menurunkan semangat para petugas dan Peserta upacara mengikuti upacara sampai selesai, sehingga pelaksanaan Upacara tetap terlaksana dengan baik.

Bertindak selaku inspektur upacara yaitu, Sekda Melanchton Harry Wolff,ST, ME yang dihadiri Forkopimda, Pimpinan OPD,Pimpinan BUMN,BUMD Para Camat, Lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Para Undangan.

Sekda saat membacakan sambutan Penjabat Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para pemimpin pendahulu yang telah berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Lanjut Sekda mengatakan dalam perjalanan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan di daerah kita telah menghadapi berbagai tantangan dan persoalan tetapi juga ada peluang dan keberhasilan sekalipun di tengah berbagai keterbatasan kita di mampukan dalam melaksanakan pembangunan daerah yang terus menunjukkan sinergitas antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

” kita harus sepakat bahwa untuk melanjutkan perjuangan bagi daerah ini, cita-cita di antara semua pelaku pembangunan perlu untuk terus ditingkatkan untuk proses pembangunan yang berkelanjutan serta perencanaan dan berlangsung secara simultan dari waktu ke waktu ,masa lalu harus kita jadikan pijakan dan evaluasi untuk meletakkan kebijakan dan program yang semakin menyentuh kepentingan dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat ,” Kata Sekda

Selain itu, Sekda mengatakan bahwa keberhasilan yang telah diraih dari sejumlah cabang kinerja program pembangunan menjadi dasar bagi kita untuk melanjutkan proses pembangunan sekaligus melanjutkan cita-cita dan harapan masyarakat agar daerah kepulauan ini akan menjadi lebih baik dan lebih maju sebagai warisan bagi masa depan anak cucu kita, pemerintah menyadari bahwa berbagai kemajuan yang telah dicapai tidak lepas dari dukungan seluruh komponen masyarakat baik jajaran legislatif aparat penegak hukum organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan dunia usaha serta seluruh masyarakat sehingga menjadi kekuatan pendorong yang telah menciptakan percepatan pembangunan .

” Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus, semua bentuk dukungan dan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat di daerah ini, hal yang perlu mendapat perhatian kita semua dalam upaya semakin meningkatkan pencapaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan pertama untuk memperkokoh eksistensi wilayah perbatasan sebagai benteng Pancasila dan pengawal kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia, maka Saya mengajak seluruh komponen masyarakat di daerah ini untuk terus meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme mari
sehingga kita terhindar dari persoalan-persoalan yang dapat memuliakan sendiri-sendi kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara ,kedua dalam konteks penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, maka saya mengharapkan dukungan semua pihak untuk dapat mensukseskan berbagai program pemerintah di tahun 2024 yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan seiring dengan tema peringatan hari ulang tahun daerah kepulauan Sangihe ke 599 tahun,” Tutup Sekda mengakhiri sambutannya.(ROBIN).




Sekda Kota Manado Lantik 5 Pejabat Tinggi, Kakauhe Jabat Kadispora

Manado,GN- Wali Kota Manado Andrei Angouw diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Micler CS Lakat, Jumat (07/07/2023) melantik 5 pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kota Manado.

Pelantikan 5 Pejabat Tinggi Dilingkup Kota Manado (foto:ist(

Sekda Dr Micler CS Lakat, SH, MH, saat melantik menyampaikan banyak ucapan selamat dan sukses untuk pejabat yang baru saja dilantik dalam jabatan tinggi pratama.

“Tidak sembarang ASN dapat mencapai karir dengan jenjang jabatan tinggi pratama. ASN yang bersangkutan mampu tampil sebagai pemimpin yang matang, Berisi, Berwibawa dan mampu melaksanakan visi misi Pemerintah sesuai tugas kerja perangkat daerah,” kata Sekda.

Sekda berharap kepada pejabat yang baru saja dilantik, agar dapat bekerja dengan sebaik – baiknya tanpa menunda – nunda sebab semua pejabat dipilih karena kualitas dan kapabilitas.

“Kerja sesulit apapun tetap dapat di tuntaskan apabila ada sinergitas, Kekompakan, Kerja sama dan kebersamaan sebagai sebuah tim. Tidak ada One Man Show yang ada adalah Team Work dan itulah yang menjadi jalan kita untuk mewujudkan Manado Maju dan Sejahtera,” ucapnya

Untuk diketahui, dari deretan lima nama pejabat tinggi yang dilantik salah satunya adalah putra Nusa Utara Drs Pontowuisang Kakauhe dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Manado secara definitif.

Dilantiknya Drs Pontowuisang Kakauhe menjadi sebuah harapan baru bagi warga Tampungang Lawo yang berdiaspora di Kota Manado.

Salah satu warga Nusa Utara yang enggan menyebutkan nama menyampaikan rasa bangga dimana masih ada Putra Nusa Utara yang dipercayakan pejabat tinggi di lingkungan pemerintah Kota Manado. ” Saya merasa salud dan bangga,” ucapnya singkat penuh haru.

Drs Pontowuisang Kakauhe Putra Nusa Utara kelahiran Manalu, 09 Juli 1967 Kabupaten Sangihe juga merupakan ketua organisasi kemasyarakatan Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro Talaud (IKISST) Kota Manado Sulawesi Utara.

Berikut nama pejabat yang dilantik beserta jabatan baru.

1.Erwin Simson Kontu, SH Jabatan baru Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

2. Rollies Royke Rondonuwu, AP Jabatan baru Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat.

3. Drs. Heri Saptono, Jabatan baru Sekretaris DPRD.

4. Drs. Pontowuisang Kakauhe, Jabatan baru Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

5. Julises Delfie Oehlers, SH Jabatan baru Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah. (sisco/*)




Sekda lantik Suradani Sebagai Kadis Perhubungan Dan Viva Jadi Staff Ahli

SANGIHE,GN- Bertempat di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati Rabu (8/3/2023) Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Melanchton H Wolff,ST,MM melantik Dekky Suradani sebagai Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Sangihe, dan Viva Masoa sebagai staf Ahli Bidang Kemasyarakatan.

“Ini adalah hasil yang panjang yang telah diikuti dalam tahapan proses seleksi pejabat tinggi pratama, dan keputusan ini sudah sesuai peraturan yaitu melalui Kemendagri dan KASN” jelasnya. Diapun mengharapkan kedua ASN ini, bisa menyesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab, serta ikut menandatangani perjanjian kinerja dan Pakta Integritas,”kata Sekda.

Sekda menambahkan, dengan pengalaman yang ada, kedua ASN ini bisa cepat beradaptasi sesuai kondisi perubahan jabatan yang baru. “Dan kirannya pelepasan jabatan lama harus diselesaikan dengan baik, jangan kita sudah akan melaksanakan jabatan yang baru tapi pekerjaan kita yang lama tak diselesaikan dengan baik,” tambah Harry Wolff.(ROBIN).




Sekda Minahasa Lantik 18 Pejabat ASN

Tondano,GN-Pemerintah Kabupaten Minahasa, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Frits Muntu, melaksanakan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan 18 ASN dalam jabatan administrator, jabatan pengawas dan jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Minahasa, bertempat di ruang sidang kantor Bupati Minahasa, Selasa (14/2/2023).

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembacaan pakta integritas bagi mereka yang dilantik.

Muntu dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada yang baru dilantik, sembari mengingatkan bahwa jabatan yang dipercayakan adalah titipan Tuhan melalui pemerintah.

“Di penghujung tugas, saya dipercayakan melantik saudara-saudara saat ini, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan jaga nama baik institusi,” ucapnya.

“Atas nama Bupati Minahasa, Royke Octavian Roring, dan Wakil Bupati, Robby Dondokambey bersama seluruh jajaran pemerintah mengucapkan selamat, Tuhan senantiasa memberkati dan menyertai kita semua,” ujarnya. (Cipi)




Sekda Harry Wolff Buka Acara TMMD ke-112 TA 2021

SANGIHE,GN – Sekretaris daerah Kabupaten Sangihe Melanchton Harry Wolff,ST,ME membuka acara TNI manunggal membangun Desa (TMMD) ke-112 TA 2021,yang bertempat di ruang serba guna rumah jabatan Bupati (15/9/2021).

Upacara Pembukaan TMMD dihadiri Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD,ketua Sinode Pdt.Patras Madonsa, Mth ,anggota TNI AD, TNI AL dan Polri,dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebelumnya laporan singkat Komondan Kodim (Dandim) 1301/ Sangihe Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin,S.I.P, M.I.Pol melaporkan diantaranya tujuan TMMD yaitu,untuk membantu Pemerintah dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik maupun non fisik,waktu pelaksanan 15 september sampai dengan 14 oktober 2021 selama 30 hari,di Kampung Pindang kecamatan Manganitu Selatan.

” Sasaran fisik adalah perintisan jalan sepanjang 2 km,lebar 3,5m ,pembangunan tanggul jalan sepanjang 25m dan tinggin 2m serta sasarn non fisik penyuluhan bela negara,penyuluhan wawasan kebangsaan,penyuluhan kesehatan,penyuluahan radikalisme ,penyuluhan pertanian,penyuluhan narkoba dan miras,penyuluhan tentang penyakit tidak menular,” kata Dandim 1301/ Sangihe ini .

Meinardo juga melaporkan personil yang dilibatkan satuan TNI AD 119 orang, satuan TNI AL 5 orang,TNI AU 2 orang,Polres Sangihe 10 orang,Pemkab Sangihe 14 orang jumalah 150 orang dan masyarakat 25 orang dari Kampung Pindang,dengan sumber anggaran dari APBD Kabupaten Sangihe senilai 1 miliar,” ujar Meinardo

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sangihe Melanchton Harry Wolff,ST,ME dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan TMMD merupakan bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementrian maupun lembaga Pemerintah non Kementrian ,Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung upaya Pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah serta merupakan perwujudan komitmen moral TNI dan Pemerintah kepada rakyat untuk meningkatkan kesejateraan dan kemajuan masyarakat .

” Kegiatan TMMD telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,hal ini sejalan dengan upaya kita didalam percepatan pemerataan,disamping itu program TMMD ini merupakan salah satu program pemberian masyarakat yang sinergis dengan program-program Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terutama dalam penanganan dan pembangunan berbagai infrakstruktur yang dibutuhkan masyarakat di Wilayah perdesaan,” jelas Wolff

Sekda menambahkan dengan kemanunggalan TNI Pemkab Sangihe dan masyarakat mengharapakan untuk menjadi salah satu jalan terwujudnya kesejateraan masyarakat dan ketahanan di daerah kepulauan Sangihe.

“Kepada Pemerintah dan masyarakat Kampung Pindang kecamatan Manganitu Selatan yang daerahnya menjadi lokasi TMMD Saya berharap agar berpartisipasi dan mendukung sepenuhnya selama 30 hari pelaksanaan TMMD ini agar tujuan dan sasaran yang diiginkan dapat berjalan dengan baik dan optimal seseuai dengan harapan masyarakat,dan apa yang dihasilkan dalam program TMMD ini dapat berguna dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama,”harap Sekda Kabupaten Sangihe ini.(ROBIN)




Tegas! Jika Persoalan Tak Kunjung Selesai, Tuuk Minta Sekda Dan Pimpinan BPJS Di Ganti

Sulut,GN- Polemik yang berkepanjangan antara BPJS Cabang Minahasa dan Pemerintah Kabupaten Minahasa akhirnya masuk di DPRD Sulut khususnya komisi IV.
Dalam hearing komisi IV DPRD Sulut Senin,(11/01/21) sore tadi menghadirkan Pimpinan BPJS Sulut dan Cabang Minahasa juga Pemerintah Kabupaten Minahasa yang di wakili Sekretaris Daerah bersama jajarannya.

Setelah mendengar pemaparan dari kedua instansi tersebut, salah satu legislator yang di kenal sangat vokal dan peduli terhadap nasib rakyat di Sulawesi Utara Julius Jems Tuuk akhirnya angkat bicara.

“Saya berpendapat begini pimpinan. Seharusnya pimpinan BPJS dan Sekda Minahasa harus mengundurkan diri ketika persoalan ini sampe di DPRD Sulut. Sekali lagi Sekda Minahasa dan pimpinan BPJS harus mengundurkan diri ketika persoalan ini sampe di meja DPRD Sulut,” tegas Tuuk dalam penyampaiannya melalui virtual.
Penegasan tersebut menurut Tuuk sangat beralasan. “Ada beberapa alasan saya harus katakan demikian. Yang pertama adalah amanat tentang jaminan sosial bagi kesejahteraan rakyat itu di tuangkan dalam amanat undang-undang dasar Negara RI tahun 1945 kalau tidak salah ingat itu perubahan ke empat. Kemudian tentang BPJS itu diatur juga dalam Undang-Undang no 14 tahun 2011. Kemudian dalam pelaksanaan dengan mitra kerja BPJS dengan pihak rumahsakit itu diatur dalam peraturan menteri kesehatan no 28 tahun 2014, Semua itu diatur dengan rapi dan jelas,” ungkapnya.

Dia menilai, persoalan tersebut terjadi kelalaian dan komulikasi yang kurang baik. “Persoalan sekarang ada kelalaian dari Pemerintah Minahasa, dimana belum membayar tagihan dari BPJS. Padahal itu adalah urusan pemerintahan yang wajib yaitu pelayanan dasar di bidang kesehatan,” tukasnya.
Diapun tidak melihat diantara dua instansi terkait terkait siapa yang benar dalam persoalan tersebut, namun dirinya hanya melihat bahwa itu merupakan kewajiban mereka untuk mengurus kepentingan rakyat. “Hari ini saya tidak melihat si A yang benar dan si B benar. Menurut saya adalah persoalan kesombongan baik dari Pemerintah Minahasa maupun pihak BPJS. Kalau saya, saya tidak meminta supaya mereka berdamai. Itu merupakan kewajiban mereka, harus urus ini rakyat. Seribu pimpinan BPJS yang ada di Minahasa atau mau satu juta Sekda di Minahasa, pelayanan kesehatan masyarakat Minahasa wajib di lakukan, karena ini adalah amanat undang-undang,”terangnya.
Dalam penegasannya, jika persoalan ini tidak selesai dalam dua atau tiga hari,Tuuk mengusulkan kepada pimpinan untuk membuat rekomendasi kepada Gubernur untuk meminta Sekda Minahasa di ganti. Pula Pimpinan BPJS Provinsi Sulawesi Utara dan Cabang Minahasa merekomendasikan kepada Menteri Kesehatan RI untuk mencopotnya. “Saya mengusulkan saja, kalau persoalan ini tidak selesai hari ini atau sampai besok,komisi IV membuat rekomendasi kepada Gubernur Sulawesi Utara untuk mengganti Sekda Minahasa dan yang kedua merekomendasikan kepada Menteri Kesehatan untuk menggantikan pimpinan BPJS di Sulawesi Utara dan cabang kabupaten Minahasa. Saya usulkan itu saja pimpinan karena mereka telah melalaikan tugas utama mereka diangkat menjadi pimpinan BPJS dan ditunjuk sebagai Sekda untuk mengurus ini rakyat, bukan mo kase tunjung jago di sana. Kalau persoalan ini dalam dua atau tiga hari tidak akan selesai sebagai mana tupoksi mereka melayani rakyat berdasarkan amanat undang undang dasar 1945 kemudian berdasarkan perintah undang-undang no 23 tahun 2014 dan kemudian berdasarkan undang undang nomor 24 tahun 2011 dan kemudian keputusan menteri kesehatan no 28 tahun 2014, kalau itu tidak dilakukan saya merekomendasikan Sekda diganti dan pimpinan BPJS Provinsi Sulawesi Utara dan Cabang Minahasa di ganti. kita datang ke kementerian untuk di ganti. Mereka datang disini mereka cuma kase tunjung jago dan ribut sana sini,” pungkas Tuuk. (sisco)